SuaraBandung.id - Ustadz Abdul Somad menjelaskan, ada seorang yang datang ke Nabi Muhammad SAW dengan menyebutkan 'celaka aku ya Rasulallah'.
Lalu menurut Ustadz Abdul Somad celakanya orang tersebut itu, karena berhubungan dengan istrinya di bulan Ramadhan.
Ustadz Abdul Somad mengatakan maka ia harus puasa 60 hari berturut-turut, tetapi orang tersebut tidak sanggup karena hari ke 30 pun batal.
Kalau begitu beri makan 60 fakir miskin di kampung mu, jelas diapun tak sanggup.
Lalu menurut Ustadz Abdul Somad, Nabi Muhammad pergi kebelakang dengan memberinya kurma sekarung untuk diberikannya ke fakir miskin di kampungnya.
Sedangkan menurut orang yang datang ke Nabi Muhammad tersebut, ia mengatakan akulah yang paling miskin di kampung.
Sontak menurut Ustadz Abdul Somad, Nabi Muhammad itu tertawa sampai gigi grahamnya terlihat.
Lantas bagaimana harus mengatasi masalah yang terjadi tersebut?
Menurut Ustadz Abdul Somad jikalau tidak mampu untuk menebus dosa yang telah dilakukan tersebut, maka dia yang harus menerima shadaqah.
Baca Juga: Senyum dan Tawa Hiasi Pertemuan Ganjar dan Gibran
"Jadi jangan bayangkan Nabi itu serius, dikit-dikit neraka. Jadi jikalau tak ada di kampung kau itu yang lebih susah maka ambillah kurma ini kasih anak bini di rumah, jadi jikalau dia gasanggup maka dia menerima shadaqah kita," jelasnya ustadz Abdul Somad dikutip, Senin (3//4/23). (*)
Sumber: Youtube: LEGI MANIS