Dukun Penggandaan Uang dan Serial Killer, Ini Deretan Kasus yang Sempat Heboh di Indonesia!

Suara Bandung | Suara.com

Selasa, 04 April 2023 | 18:15 WIB
Dukun Penggandaan Uang dan Serial Killer, Ini Deretan Kasus yang Sempat Heboh di Indonesia!
Simak deretan serial killer kasus pembunuhan berantai dengan kedok dukun pengganda uang di Indonesia berikut ini. (Shutterstock)

SUARA BANDUNG - Kasus pembunuhan berantai oleh dukun ganda uang di Banjarnegara Jawa Tengah, bukan pertama terjadi di Indonesia. Ada banyak kasus lain serupa yang membuat geger masyarakat.

Belum lama ini, Polres Banjarnegara merilis kasus pembunuhan berantai atau serial killer di wilayahnya. Setidaknya, ada 10 korban yang jasadnya ditemukan karena dibunuh TH alias Mbah Slamet Tohari (45), yang berkedok sebagai dukun ganda uang warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jateng.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto dalam siaran persnya menjelaskan, penemuan korban Mbah Slamet terbongkar karena satu pasiennya, PO (53) asal Cibadak Sukabumi, Jawa Barat, berkomunikasi dengan anaknya sebelum tewas. PO adalah pasien dukun ganda uang dari Mbah Slamet yang terakir menjadi korban serial killer sang dukun.

Anak dari PO mengatakan, sang ayah memberi kabar bahwa dirinya sedang mendatangi Mbah Slamet untuk menagih uang senilai Rp70 juta yang digandakan. Saat menagih, PO sendirian dan merasakan firasat buruk hingga meminta anaknya untuk melapor polisi jika esoknya tak ada kabar.

Hendry menjelaskan, serial killer yang diungkap dari Mbah Slamet adalah motif dari dukun yang ingin menguasai harta pasiennya. Bahkan, cara membunuhnya cenderung sama dengan kasus dukun ganda uang lainnya, yakni dengan cara menabur racun dalam minuman.

Kejadian serupa juga terjadi di wilayah Polda Metro Jaya, Jakarta belum lama ini. Saat masih menjabat Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mengungkap kasus Wowon CS, dukun pengganda uang yang membunuh 9 pasien perdukunannya.

Motif menguasai harta orang yang ditipu, serta membunuh dengan cara diracun dilakukan Wowon dengan dibantu rekannya, Duloh dan Dede Solehudin.

Berikut kisah dukun ganda uang sadis yang haus darah di Indonesia:

1. Dukun Ahmad Suradji

Memegang rekor serial killer tersadis hingga saat ini. Ahmad Suradji alias Datuk membunuh 42 wanita di Desa Sei Semayang, Sunggal, Deli Serdang, Sumatera Utara, tahun 1986 hingga 1994.

Datuk dieksekusi mati pada 2008, usai divonis hukuman mati pada 1997. Didikan sesat orang tuanya yang juga dukun, Jogan, membawa Datuk menjadi pembunuh sadis.

Hal yang mencengangkan, Datuk diberi wasiat membunuh 70 wanita oleh ayahnya sebelum meninggal. Perintah itu adalah wejangan sesat agar ilmu kleniknya semakin sakti.

2. Dukun Asep

Tubagus Yusuf Maulana alias Asep adalah dukun yang dieksekusi mati pada 2008. Dukun ganda uang itu membunuh 8 korbannya di wilayah Rangkasbitung.

3. Dukun Wowon CS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger Mbah Slamet, Ini Sejarah Dukun yang Masih Eksis hingga Kini di +62

Geger Mbah Slamet, Ini Sejarah Dukun yang Masih Eksis hingga Kini di +62

News | Selasa, 04 April 2023 | 14:09 WIB

Sepak Terjang Slamet Tohari, Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara

Sepak Terjang Slamet Tohari, Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara

News | Selasa, 04 April 2023 | 13:30 WIB

Korban Tewas Warga Sukabumi Sudah Firasat, Jika 2 Hari Tidak Pulang Minta Anaknya Ajak Polisi Datangi Rumah Mbah Slamet di Banjarnegara

Korban Tewas Warga Sukabumi Sudah Firasat, Jika 2 Hari Tidak Pulang Minta Anaknya Ajak Polisi Datangi Rumah Mbah Slamet di Banjarnegara

| Selasa, 04 April 2023 | 12:42 WIB

Terkini

Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan

Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:09 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

Harga Setara Motor, Sepeda Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 96,5 Km

Harga Setara Motor, Sepeda Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 96,5 Km

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut

Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:05 WIB

Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup

Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup

Jogja | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:04 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Menenun Kembali Persahabatan di Ujung Cakrawala Aldebaran

Menenun Kembali Persahabatan di Ujung Cakrawala Aldebaran

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:00 WIB

Harga Bahan Melonjak, Program Tiga Juta Rumah Subsidi Presiden Prabowo Gagal?

Harga Bahan Melonjak, Program Tiga Juta Rumah Subsidi Presiden Prabowo Gagal?

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:58 WIB

Promo Erha Ultimate untuk Nasabah BRI, Perawatan Kulit Hemat Hingga Rp200.000

Promo Erha Ultimate untuk Nasabah BRI, Perawatan Kulit Hemat Hingga Rp200.000

Bri | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB