Korban Tewas Warga Sukabumi Sudah Firasat, Jika 2 Hari Tidak Pulang Minta Anaknya Ajak Polisi Datangi Rumah Mbah Slamet di Banjarnegara

Suara Bandung | Suara.com

Selasa, 04 April 2023 | 12:42 WIB
Korban Tewas Warga Sukabumi Sudah Firasat, Jika 2 Hari Tidak Pulang Minta Anaknya Ajak Polisi Datangi Rumah Mbah Slamet di Banjarnegara
Penangkapan dukun pengganda uang sekaligus terduga pelaku pembunuhan 10 korbannya, Mbah Slamet. (suara.com)

SUARA BANDUNG - Korban warga Sukabumi sudah firasat. Jika 2 hari tidak pulang, minta anaknya datangi rumah Mbah Slamet di Banjarnegara dan lapor polisi.

Di tengah situasi politik nasional yang carut-marut, tiba-tiba dimunculkan kasus dukun pengganda uang di Banjarnegara.

Bukan soal pekerjaan menipu menggandakan uang, tapi apa yang dilakukan pelaku Mbah Slamet adalah lebih gila dari itu.

Pria 45 tahun itu bahkan tega membunuh korban-korbannya, lantaran diduga kesal ditagih uang dengan nominal besar sebagaimana janji mampu menggandakan uang.

Korban kebiadaban lelaki berinisial TH yang populer disebut Mbah Slamet ini mencabut nyawa 10 orang.

Baru satu orang yang diduga dibunuh dengan cara diracun menggunakan sianida. Sementara korban lainnya masih didalami dengan cara apa mereka tewas.

Kebiadaban Mbah Slamet ini bukan itu saja, 10 mayat ditumpuk di satu lubang yang sama di sebidang kebun di Desa Balun, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Hingga saat ini, berita tentang pembunuhan biadab dukun pengganda uang Mbah Slamet masih dalam pendalaman polisi.

Kasus Mba Slamet ini terbongkar setelah satu di antara keluarga korban melapor pada polisi tentang ayahnya yang minta disusul ke rumah Mbah Slamet andai dua hari tidak pulang ke Sukabumi.

Kasatreskrim Polres Banjarnegara, AKP Bintoro Thio Pratama menjelaskan anggotanya bersama tim relawan telah mengevakuasi mayat-mayat yang dikubur dalam satu lubang.

Evakuasi jasad para korban ini dikatakan AKP Bintoro Thio Pratama terus dilakukan dengan cara melakukan penggalian di sekitar lokasi penemuan korban pertama yang dikubur di lahan milik pelaku pada Sabtu, 1 April 2023.

"Namun kami belum bisa pastikan jumlahnya (jumlah mayat yang dievakuasi)," katanya pada Senin, 3 April 2023, sebagaimana dikutip Suara Pekanbaru dari Antara pada Selasa (4/4/2023). (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Perbaikan Ruas Jalan di Sukabumi, Memunculkan Laporan Lain

Kabar Perbaikan Ruas Jalan di Sukabumi, Memunculkan Laporan Lain

| Rabu, 29 Maret 2023 | 12:29 WIB

Pembunuhan Berantai Cianjur, Tim Forensik: Perkiraan Kami Laki-laki

Pembunuhan Berantai Cianjur, Tim Forensik: Perkiraan Kami Laki-laki

| Jum'at, 20 Januari 2023 | 19:20 WIB

BREAKING NEWS! Gempa 5.8 Magnitudo Goyang Sukabumi, Guncangannya Terasa hingga Jakarta, Cianjur dan Bandung

BREAKING NEWS! Gempa 5.8 Magnitudo Goyang Sukabumi, Guncangannya Terasa hingga Jakarta, Cianjur dan Bandung

| Kamis, 08 Desember 2022 | 08:18 WIB

Banyak Konser Hiburan Mendadak Dibatalkan, Kali Ini Tiara Andini Kena Dampak hingga Netizen Singgung Cuma Panggung Jokowi yang Boleh Digelar

Banyak Konser Hiburan Mendadak Dibatalkan, Kali Ini Tiara Andini Kena Dampak hingga Netizen Singgung Cuma Panggung Jokowi yang Boleh Digelar

| Senin, 05 Desember 2022 | 11:40 WIB

Terkini

Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit

Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:56 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:53 WIB

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel

Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:46 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan

Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:40 WIB

Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah

Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:40 WIB

GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun

GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:40 WIB