SUARA BANDUNG - Merinding! Benar gak sih, cowok yang suka Gadis Dayak akan lupa kampung halamannya?
Kemunculan Ibu Ida Dayak sangat menggegerkan publik tanah air. Keahlian ibu Ida Daya mengobati hampir semua penyakit berat, menjadikan sosok fenomenal.
Apalagi Ibu Ida Dayak ini memberikan layanan pada masyarakat umum tanpa mau memasang tarif pengobatan.
Nama Ibu Ida Dayak semakin banyak diperbincangkan setelah banyak pejabat ikut "numpang" beken pada kebaikan Ibu Ida Dayak.
Nah di luar konteks Ibu Ida Dayak, ada hal yang mungkin baru diketahui masyarakat umum tentang wanita dari Suku Dayak.
Ada satu konten Youtube OenroB RC berjudul Ini SYARATNYA Jika Memperistri Gadis DAYAK - Wawancara Eksklusif dengan Gadis DAYAK yang diunggah pada 2022.
![Wawancara dengan gadis Dayak. [Youtube OenroB RC]](https://media.suara.com/suara-partners/bandung/thumbs/1200x675/2023/04/12/1-wawancara-dengan-gadis-dayak.jpg)
Di sana tersaji percakapan seru antara pembawa acara dengan seorang gadis Dayak. Sayangnya dalam tayangan itu kedua nama yang ada dalam video tidak terdengar jelas.
Satu pertanyaan yang menarik dilontarkan pembawa acara tentang kabar atau isu jika lelaki luar Kalimantan jika sudah mencintai gadis Dayak akan lupa kampung halamannya.
Bagaimana jawaban dari gadis Dayak tersebut?
Baca Juga: Suruh Anak Kecil Hisap Lidah, Dalai Lama Meminta Maaf
Pembawa acara itu menanyakan, apa benar jika pria di luar Kalimantan akan lupa kampung halamannya jika sudah mencintai gadis Dayak.
"Pertanyaan pertama. Bener nggak sih kalau cowok dari keluar Kalimantan atau suku lain nih, yang suka atau menjalin hubungan sama gadis Dayak, bakalan lupa sama kampung halaman. Dia bakal enggak mau pulang. Benar enggak sih," kata si pembawa acara seperti dikutip pada Kamis (12/4/2023).
Kemudian gadis Dayak yang tampil dengan pakaian adat warna kuning, menjelaskan tentang kabar atau isu tersebut.
"Kalau menurut aku pribadi sih, sebenarnya nggak bener ya. Yang namanya orang menjalin hubungan itu kan kasih cinta buta," kata gadis Dayak.
"Dia pasti bakal lupa juga sama kampung halamannya. Tapi kalau untuk hal ini (semua lupa), itu enggak cuma berlaku di kami orang Dayak."
"Termasuk gini juga, berlaku untuk semua kalangan. Namanya juga jatuh cinta. Jadi menurut aku itu nggak benar yah," katanya. (*)