SUARA BANDUNG - Presiden gencar kampanyekan Capres PDIP Ganjar Pranowo, aktivis ke Jokowi: Menopo boten isin sih pak?
Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi dinilai tidak malu mengkampanyekan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden yang diusung PDIP untuk Pilpres 2024 mendatang.
Atas tindakan persiden ini, akhirnya menuai kecaman dari sejumlah pihak, termasuk aktivis demokrasi.
Mereka menilai presiden seharunya tidak ikut nimbrung soal calon presiden di pemilu nanti.
Apalagi persiden masih memiliki legitimasi dan kuasa penuh atas anggaran dan semua sumber daya negara ini.
Nah rupanya manuver politik Presiden Joko Widodo benar-benar disayangkan sejumlah aktivis.
Saat ini Jokowi adalah bapak bangsa, buka ketua partai yang mengkampanyekan kadernya.
Presiden Jokowi sangat tidak pantas teruse menerus mengurusi Ganjar Pranowo. Seharunya Jokowi sibuk dan fokus mengakhiri masa jabatan di periode keduanya dengan penuh tanggung jawab.
Aktivis Pro Demokrasi, Adamsyah Wahab atau Don Adam memberi penilaian negatif atas manuver politik Presiden Joko Widodo.
Dikatakannya, Jokowi sebagai seorang kepala negara yang masih menjabat, harusnya fokus pada tugas yang merupakan amanah rakyat.
Jokowi kata dia, tidak seharusnya mencampuri urusan pesta demokrasi lima tahunan.
"Ngapunten sanget (mohon maaf) Pak Jokowi. Bapak ini kelasnya sudah 'Bapak Bangsa, Guru Bangsa'. Ngapain bicara copras-capres. Menopo boten isin sih Pak? (apa bapak tidak malu)" kritik Don Adam, Minggu (23/4) seperti dikutip Selasa (25/4/2023).