8 Kejanggalan Rekaman CCTV Wanita Jatuh di Lift Bandara Kualanamu Diungkap Pakar Telematika, Sudah Diedit?

Suara Bandung

Selasa, 02 Mei 2023 | 18:55 WIB
8 Kejanggalan Rekaman CCTV Wanita Jatuh di Lift Bandara Kualanamu Diungkap Pakar Telematika, Sudah Diedit?
Pakar Telematika, Abimanyu ungkap 8 kejanggalan dari rekaman CCTV wanita jatuh di lift Bandara Kualanamu, Sumatera Utawa. (Twitter/@Heraloebss)

SUARA BANDUNG - Pakar Telematika, Abimanyu ungkap 8 kejanggalan rekaman CCTV wanita jatuh di lift Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Dari rekaman CCTV wanita jatuh di lift Bandara Kualanmu yang beredar luas di dunia maya itu, Abimanyu mengatakan ada ketidaketisan yang terjadi. Bahkan, menurut kacamata pakar telematika tersebut sampai dirangkum menjadi 8 kejanggalan.

Lantas apa saja 8 kejanggalan rekaman CCTV wanita jatuh di lift Bandara Kualanamu yang beredar luas tersebut? Simak berikut di bawah ini.

8 Kejanggalan Rekaman CCTV Wanita Jatuh di Lift Bandara Kualanamu, berdasarkan pengamatan Pakar Telematika:

1. Rekaman seperti telah dipotong (Cropping)

Jika dilihat dari rekaman CCTV yang beredar luas, Abimanyu mengatakan ada ketidakwajaran saat gambar dalam video tersebut seolah telah dipotong atau cropping. 

Padahal menurutnya CCTV di sebuah lift, utamanya Bandara Internasional, seharusnya gambar yang didapat bisa meng-cover seluruh sudut dan kondisi di dalam lift.

"Seluruh kejadian di rekaman ini, framingnya itu begitu dekat. Jadi kayak di-zoom sekali. Sangat di-zoom, ampe kepalanya aja si wanita ini, badannya cuma sepotong. Ini adalah sesuatu yang tidak wajar," ungkap Abimanyu, seperti dikutip pada Selasa (2/5/2023).

"Karena rekaman untuk kejadian yang ada di dalam lift, itu covernya, kameranya itu pasti tinggi mentok di atapnya lift. Kemudian yang tercover, keseluruhan area," lanjutnya.

baca juga

Tujuan dari jangkauan cover CCTV adalah bisa memantau semua kejadian yang ada di dalam lift. Baik itu kejadian kriminal, asusila maupun kecelakaan seperti yang terjadi pada seorang wanita di Sumatera Utara tersebut.

2. Label kamera Dome

Dalam rekaman CCTV yang beredar luas, di sisi kiri bawah terdapat label "Dome." Menurut Abimanyu, label itu menandai jenis kamera CCTV yang dipakai.

"Kamera jenis Dome itu gerakannya yang bebas bergerak. Jadi dia mengcovernya juga luas. Dia menyorotnya bisa dari kiri-kanan, jadi mengcovernya lebih luas. Beda dari kamera yang hanya menyorotnya satu area, sehingga area di bawahnya tidak kelihatan," jelasnya.

Kejanggalannya adalah rekaman yang beredar, justru nampak terlalu zooming.

3. Tanggal rekaman

Abimanyu menegaskan bahwa tanggal rekaman yang tertera pada rekaman video yang beredar, bukanlah tanggal rekaman CCTV asli sewaktu kejadian. Melainkan, tanggal saat konten itu direkam ulang. 

"Rekaman yang aslinya, justru tidak kelihatan date timestamp-nya. Padahal, date timestamp ini sangat penting," tegasnya.

4. Ada celah di pintu lift belakang si wanita

Berdasarkan informasi yang beredar, si wanita yang terperosok ke bawah lift, diduga tidak menyadari bahwa pintu lift bagian belakang telah terbuka. 

Namun, Abimanyu justru menyoroti celah yang lebarnya sama dengan celah tempat wanita itu terperosok, tepat di pintu lift bagian belakang saat terbuka.

"Kalau dari bukti visual yang ada, saat pintu yang belakang terbuka lihat di bawahnya. Itu juga kelihatan ada celah. Kalau terbuka di lantai yang bener, itu bener-bener rapet. Ya celahnya hanya sedikitlah. Tapi ini celahnya lebar. Berarti, saat pintu terbuka yang di belakangnya pun, terbuka bukan di lantai yang benar," ungkapnya.

Sedangkan saat menit awal, nampak si wanita yang baru saja memasuki lift, kondisi depan pintu lift itu masih rapat tanpa celah.

"Nah kenapa yang belakangnya bisa terbuka seperti itu, itu yang menjadi tanda tanya," kata Abimanyu.

5. Kualitas CCTV di lift

Abimanyu mempertanyakan kualitas CCTV di lift dan rekaman asli saat kejadian tersebut. Sebab baginya, sekelas lift di bandara selain bisa mengcover seluruh penampakan di dalam area, juga harus bisa merekam suara.

Sehingga bisa jelas terlihat, saat si wanita jika benar mulai panik dan mencoba memencet tombol emergency atau tidak, sampai dengan suara ia berkomunikasi dengan siapapun saat menelfon dan menghubungi pihak bandara.

"Itu kelihatan dia memencet (tombol emergency) atau tidak, satu. Yang kedua, itu harusnya ada suara, audio. Nah, itu kelihatan dia menelfon siapa dan kemudian dia mencoba berbicara,'halo, halo tolong saya ada di lift,' misalnya nih. Dari rekaman yang ada suara, harusnya bisa kelihatan," katanya.

6. Kelemahan SOP kontrol digital lift

Kontrol digital di lift moderen, seharusnya ada alat-alat yang canggih pula dan bisa dikendalikan oleh seluruh pihak berkompeten di bidangnya, terkait segala sesuatu yang terjadi di dalam lift.

"Misalnya ada upaya kriminal, nah alat itu yang bisa ke operatornya lift dan juga ke lantai petugas yang terdekat dari lift itu. Tujuannya agar pihak keamanan dan pihak yang punya kompeten di sini, untuk melakukan tindakan. Pemantauan dan bantuan, maupun pengamanan," jelasnya.

Hal itu cukup aneh di mata Abimanyu, karena tidak ada tindakan apapun saat kejadian si wanita terperosok, hingga jasadnya membusuk di bawah lift di Bandara Kualanamu.

7. Tubuh Mungil Korban

Jika diperhatikan, tubuh wanita alias korban terbilang cukup mungil, dengan gerakan tangan yang tak sepenuhnya membuka pintu lift karena sambil menelfon, bisa membuka pintu lift dengan mudah.

"Apabila seorang wanita bisa membuka, berarti nanti anak kecil juga bisa membuka lift-nya ini. Nah ini lift bandara bener-bener sangat lemah dan kemudian bermasalah," kata Abimanyu.

8. Rekaman CCTV terputus-putus

"Saat momen si wanita mulai masuk saja terputus, kemudian saat momen pintunya terbuka atau tertutup dan lain sebagainya sampai terjatuh. Itu ada pihak-pihak yang mencoba memotong-motong konten ini, agar tidak terlihat secara utuh," duganya.

Padahal menurut Abimanyu, apabila tujuan dari disebarnya rekaman CCTV tersebut adalah untuk melindungi wajah si korban, maka cukup di blur bagian wajahnya.

Potongan-potongan itulah yang justru membuatnya curiga. Oleh karena itu, dibutuhkan rekaman CCTV asli yang utuh untuk membuktikan kejadian naas tersebut.

Demikian 8 kejanggalan yang ada dari rekaman CCTV wanita terjatuh di lift Bandara Kualanamu menurut analisa pakar telematika, Abimanyu.

Meski begitu, ia menegaskan hanya menelaah dari video yang beredar luas di dunia maya, karena hingga saat ini belum dihubungi oleh pihak manapun untuk memberikan analisanya terkait rekaman asli dari CCTV. (*)

Sumber: Twitter @Heraloebss

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menilik 3 Alasan Bandara Kualanamu Respons Kasus Wanita yang Tewas Jatuh ke Kolong Lift

Menilik 3 Alasan Bandara Kualanamu Respons Kasus Wanita yang Tewas Jatuh ke Kolong Lift

News | Selasa, 02 Mei 2023 | 16:10 WIB

Babak Baru Kasus Wanita Tewas di Lift Bandara Kualanamu: Hotman Paris Bergerak, Ancaman Pidana Menanti

Babak Baru Kasus Wanita Tewas di Lift Bandara Kualanamu: Hotman Paris Bergerak, Ancaman Pidana Menanti

News | Selasa, 02 Mei 2023 | 15:18 WIB

Lift Bandara Kualanamu Makan Korban, Dirut Angkasa Pura Aviasi Baru Mulai Kasak-kusuk Cari Penyebab

Lift Bandara Kualanamu Makan Korban, Dirut Angkasa Pura Aviasi Baru Mulai Kasak-kusuk Cari Penyebab

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2023 | 14:00 WIB

Terkini

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×