SUARA BANDUNG - Peristiwa penembakan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat pada hari Selasa (2/5/2023) siang, menggegerkan publik.
Pelaku penembakan di Kantor MUI Pusat, diketahui adalah warga Lampung bernama Mustofa (60) yang berhasil dilumpuhkan petugas, usai melancarkan aksinya tersebut.
Mustofa nekat melakukan penembakan di Kantor MUI menggunakan senjata api jenis air gun, dan telah diamankan pula beberapa orang lain yang dianggap terlibat dalam penyediaan senjata tersebut.
Kini beredar rumor, tiga orang yang ditangkap oleh pihak kepolisian merupakan dalang dari penembakan di Kantor MUI hingga motif yang melatarbelakangi terjadinya aksi itu terungkap.
Benarkah rumor tersebut? Simak cek fakta berikut ini.
Cek Fakta
Tim bandung.suara.com menelusuri kebenaran dari kabar yang dibagikan oleh kanal YouTube Warta Informasi dengan tajuk,"Mengaku disuruh orang besar? 3 Orang Terkait Penembakan Kantor MUI Ditangkap," pada Minggu (7/5/2023).
Lengkap dengan kalimat tambahan di sampul video berbunyi,"3 dalang penembakan MUI ditangkap, motif terungkap,"
Video berdurasi 6 menit 0,4 detik itu diawali dengan cuplikan keterangan dari pihak kepolisian, saat memberikan keterangan terkait penangkapan tiga orang yang terlibat dalam penyediaan senjata api oleh pelaku.
Cuplikan tentang keterangan teman Mustofa juga ditampilkan, lantas narator membacakan terkait informasi jenis senjata api yang digunakan oleh pelaku.
Serta membacakan keterangan pihak Polda Metro Jaya yang menyebutkan inisial dari tiga orang yakni D, H dan N yang sama-sama berasal dari Lampung.
Tiga orang tersebut masing-masing memiliki profesi berbeda, yakni pegawai swasta, guru honorer hingga polisi kehutanan.
Tak sampai sana, cerita tentang rumor uang transferan yang diterima oleh Mustofa, berasal dari tiga anak pelaku yang saat ini berada di luar negeri.
Pihak keluarga juga mengaku tak tahu menahu tentang aksi Mustofa yang nekat menembak Kantor MUI, serta mendukung proses penyelidikan dari kepolisian.
Kesimpulan
Hingga video berakhir, tidak ada informasi lebih lanjut terkait motif penembakan yang dilakukan pelaku dan 'orang besar' yang menyuruh Mustofa beraksi.
Bahkan, tiga orang lain yang akhirnya ikut serta diamankan oleh kepolisian, adalah teman Mustofa serta penjual senjata api ilegal yang dianggap sebagai penyedia senjata.
Namun, tidak ditemui adanya pernyataan resmi dari pihak kepolisian bahwa ketiganya adalah dalang dari penembakan Kantor MUI.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa berita dengan tajuk tersebut di atas dari kanal YouTube Warta Informasi adalah tidak benar alias HOAX.
Catatan Redaksi:
Ini adalah salah satu artikel yang masuk dalam konten cek fakta suarabandung.com, dibuat dengan sumber yang jelas namun tidak bisa dijadikan rujukan karena masih berpotensi salah informasi.
Publik dipersilakan memberikan kritik melalui kolom komentar atau menghubungi Redaksi Suara.com melalui email [email protected]. (*)
Sumber: YouTube Warta Informasi