SUARA BANDUNG – Umat Muslim tentu tidak asing ketika melihat muazin yang mengumandangkan azan sambil menempelkan tangan ke telinga.
Dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Ustaz Buya Yahya menyampaikan bahwa meski hal tersebut hukumnya sunah, rupanya menempelkan tangan ke telinga ketika azan memiliki alasan tersendiri.
Menurut Buya Yahya, salah satu alasan utama adalah untuk membantu muazin mendengar dirinya sendiri dengan lebih baik.
Saat melafalkan azan, muazin harus memastikan bahwa suaranya terdengar jelas dan bisa didengar oleh orang yang berada dalam jarak yang cukup jauh.
Dengan meletakkan tangannya di telinga, muazin dapat memperkuat suaranya sendiri dan memastikan bahwa pelafalan azan dilakukan dengan benar.
Buya Yahya juga menjelaskan hikmah dibalik muazin yang mengumandangkan azan sambil menempelkan tangan ke telinga.
“Hikmahnya adalah bagi orang tunarungu pun akan paham kalau dia (muazin) sedang azan,” ujarnya.
Muazin yang menempelkan tangan ke telinga dapat memberi tanda kepada mereka yang mengalami tunarungu bahwa azan sedang dilakukan.
Meski begitu,, Buya Yahya mengatakan bahwa tindakan tersebut adalah sunah, sehingga tidak menjadi masalah bagi muazin yang melakukan azan, namun tidak menempelkan tangan ke telinga. (*)
Baca Juga: Yuk Terapkan! 4 Tips Meningkatkan Skill Listening untuk Persiapan Tes TOEFL