SUARA BANDUNG - Mantan kapten Timnas Indonesia era 1991-1992, Ferril Hattu berbicara soal kans Bima Sakti dan anak asuhnya di Piala Dunia U-17 2023.
Ferril Hattu menilai Timnas Indonesia U-17 akan kesulitan menghadapi lawan-lawannya, lantaran persiapan yang begitu singkat.
Bahkan menurut pendapat Ferril Hattu, sekalipun Timnas Indonesia U-17 ditangani Jose Mourinho, tetap saja akan kesulitan karena tidak ada jenjang pembinaan muda dan persiapan terbatas.
"Pertanyaan saya kembali lagi, kualitas kita ini. Di-compare, di-compite, dikompetisikan dengan tim-tim yang sudah ini (kuat), jangan nanti kita kena 12-0," ucap Ferril Hattu, dikutip dari kanal YouTube Omah Balbalan, (16/8/2023).
"Jadi siapa pun pelatihnya, sekarang you mau datengin Mourinho untuk pegang itu (Timnas U-17) atau siapa pun pelatih terbaik U-17 di dunia. Mungkin juga tidak akan ngangkat, karena waktunya mepet," imbuhnya.
Lebih lanjut, Ferril mengkritisi format turnamen usia dini yang sudah diselenggarakan PSSI.
"Karena ini (Pemain U-17) masih belum tersentuh. Yang kita sentuh itu yang katanya dibuat itu EPA(Elite Pro Academy)," jalas Ferril.
"EPA itu turnamen, satu bulan main 15 kali, yakan bagaimana, pokoknya asal jadi, yang penting ada juaranya," pungkasnya.(*)
Baca Juga: Datang Bersama Menuju Ruang Sidang, Rendy Kjaernett Dorong Kursi Roda Lady Nayoan