SUARA BANDUNG - Fakhri Husaini kembali mengeluarkan pendapat kontroversialnya ke publik, terkait pemain keturunan yang dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia.
Bukan tanpa sebab mengapa Fakhri Husaini tidak setuju dengan banyaknya pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.
Fakhri Husaini yang berstatus sebagai mantan pelatih Timnas Indonesia U-17, berpendapat, Indonesia memiliki jumlah pemain dengan kuantitas cukup banyak, tapi justru memilih jalan pendek, yakni menggunakan naturalisasi.
Apalagi menurut keterangan Fakhri, sebagai mantan punggawa Timnas Indonesia, ia menyebut, meski terdapat pemain naturalisasi, Tim Garuda belum kunjung mendapat prestasi.
"Nah Indonesia ini penduduknya banyak, sumber pemainnya banyak, terus mau pakai naturalisasi lagi, itu yang engga tepat buat saya," tutur Fakhri, dikutip dari kanal YouTube Omah Balbalan, (24/8/2023).
"Nah pertanyaan berikutnya, berapa banyak pemain naturalisasi? Sudah lebih dari satu tim, mulai dari eranya Gonzales, tapi prestasi apa yang kita dapatkan? Dari pemain-pemain naturalisasi," imbuhnya.
Hal itulah yang membuat Fakhri menilai kurang pantas apabila Timnas menggunakan pemain naturalisasi.
Fakhri pada saat menangani Timnas U-17, ia memang tak memanggil pemain keturunan satu pun ke dalam skuadnya, dan berhasil juara Piala AFF U-16 dan lolos 8 besar Piala AFC U-17.(*)