SUARA BANDUNG - Seorang warga Bireuen, Aceh, bernama Imam Masykur dianiaya dan dibunuh oleh oknum anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Korban, Imam Masykur diculik pada 12 Agustus 2023 lalu dan disiksa oleh anggota Paspampres yang bernama Riswandi Manik.
Imam Masykur sempat menelepon dan meminta uang sejumlah Rp50 juta kepada keluarganya. Uang itu akan ia serahkan kepada Paspamres sebagai tebusan agar dibebaskan.
Sayangnya, Imam Masykur tewas sebelum diselamatkan. Jenazah Imam ditemukan di sebuah kali di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Kabar itu menjadi viral dan memicu emosi netizen. Identitas pelaku dan keluarganya disebar hingga akun Instagram-nya dipenuhi hujatan netizen.
Dikutip dari akun Instagram @riswandimanik pada Senin, 28 Agustus 2023, netizen mengungkapkan kekesalannya kepada pelaku.
"Jangan sombong dengan seragam dan jabatanmu. Ketika hatimu busuk dan menginjak-injak kaum lemah, maka alam semesta akan menjatuhkanmu, menghinakanmu, dan membuat hidupmu menderita," kata @mr***48.
"Coba, kami pengen tau motifnya culik korban sampe disiksa hancur lebur gitu punggungnya apa? Astaghfirullah, itu anak orang loh," ujar @po***11.
"Gaji kurang apa sampe nyulik orang?," kata @ad***ri.
"Ya Allah, sakit hati sekali melihat korban dianiaya seperti itu. Di mana hati nuranimu? Manusia berhati iblis," komentar @er***ah.
Saat ini, pelaku sudah diamankan beserta dua rekannya. Ketiganya pun sudah ditetapkan sebagai tersangka.(*/Rahadian)
Sumber: Instagram @riswandimanik