Hotman Paris Unggah Video yang Diduga Oknum TNI Melakukan Intimidasi

bandungbarat | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2022 | 21:54 WIB
Hotman Paris Unggah Video yang Diduga Oknum TNI Melakukan Intimidasi
Pengacara Kondang Hotman Paris Hutapea. ((Instagram/hotmanparisofficial))

SuaraBandungBarat.id - Pria yang diduga oknum TNI sedang mengintimidasi, kini viral setelah videonya diunggah oleh Pengacara Kondang Hotman Paris Hutapea di instragram pribadinya @Hotmanparisofficial.

Nampak dalam video tersebut, beberapa pria menggunakan masker dan jaket hitam tengah mendekati sebuah kendaraan roda empat.

Dalam keterangannya, Hotman mengatakan bahwa pria tersebut diduga adalah oknum TNI yang mengintimidasi pelapor kasus malpraktik notaris.

"Ada warga ke kopi Jhony yang bertemu dan mengadu ke Hotman Paris. Ada Notaris di Bandung yang sudah dilaporkan ke Majelis Pengawas Notaris, ia diduga kuat memanfaatkan oknum TNI," tulis Hotman.

Beberapa Oknum TNI, lanjut Hotman, mendatangi pelapor setelah sidang, saat pelapor menuju ke mobil tersebut sempat gedor-gedor kaca mobil dan berusaha ingin membuka pintu secara paksa. Kejadian tersebut berlangsung di Kantor Kemenkumham Jl.Jakarta No. 27 Bandung. 

"Pelapor diawasi sampai selesai sidang kode etik notaris kemudian diikuti 5 orang yang mengaku dari Oknum TNI Bandung dan dengan berteriak-teriak berusaha membuka pintu secara paksa. Mereka juga menggedor-gedor kaca mobil, lantas ketika ditanyakan surat tugas, mereka mengatakan tidak perlu surat perintah, ini wilayah saya, kalau tidak mau menuruti keinginan saya, Saya akan mendatangkan anggota saya lebih banyak." papar Hotman Paris.

Menurut Hotman dalam keterangannya, cara tersebut digunakan agar si pelapor tidak melanjutkan pengaduannya ke Majelis Kode Etik Notaris.

Masih papar Hotman, cara ini dipakai agar warga pelapor tidak melanjutkan pengaduan ke Majelis Kode Etik Notaris/ Pengawas Notaris, atas dugaan malpraktik dan permainan oknum notaris. Kejadian ini berlangsung 2 kali di tempat yang sama setelah sidang, pada tanggal 8 Juli 2022 dan 5 Agustus 2022.

"Sepertinya mereka masih mengikuti kami, saya lihat mobil kami difoto dan dicatat plat nomernya Bang. Saya dan anak-anak masih merasa tidak aman karena mereka sepertinya selalu mancari info kami sedang berada dimana," tutur si Pelapor kepada Hotman Paris.

Dalam keterangannya Hotman pun menyebut bahwa ia sudah membuat pengaduan ke Panglima TNI terkait hal ini.

Dalam video ungguhannya, Hotman mengaku sudah mengadukan kasus ini kepada Panglima TNI, nama dan kesatuan oknum TNI tersebut. 

"Mudah mudahan Menteri Hukum dan juga Ikatan Notaris memeriksa oknum Notaris yang memperalat oknum TNI," ucap Hotman.

Ada dua video yang diunggah Hotman terkait kasus ini. Publik pun ramai-ramai memberikan dukungan Hotman untuk membantu pelapor tersebut.

"1×24 jam akan diproses kalo Bang Hotman bersuara," tulis salah satu netizen.


Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panglima TNI Turun Langsung, Begini Nasib 6 Prajurit TNI setelah Ada Temua 2 Jasad Warga Papua Dimutilasi

Panglima TNI Turun Langsung, Begini Nasib 6 Prajurit TNI setelah Ada Temua 2 Jasad Warga Papua Dimutilasi

| Senin, 29 Agustus 2022 | 19:42 WIB

Kasus Mutilasi 2 Warga Mimika Papua, Enam Prajurit TNI Jadi Tersangka

Kasus Mutilasi 2 Warga Mimika Papua, Enam Prajurit TNI Jadi Tersangka

| Senin, 29 Agustus 2022 | 15:28 WIB

Tegas, Panglima TNI Minta Kasus Mutilasi Warga Mimika Papua Diusut Tuntas

Tegas, Panglima TNI Minta Kasus Mutilasi Warga Mimika Papua Diusut Tuntas

| Senin, 29 Agustus 2022 | 14:43 WIB

Jenderal Andika Turun Tangan, 6 Prajurit TNI Diduga Pelaku Mutilasi 2 Warga Timika Papua Jadi Tersangka

Jenderal Andika Turun Tangan, 6 Prajurit TNI Diduga Pelaku Mutilasi 2 Warga Timika Papua Jadi Tersangka

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Terkini

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan

Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan

Surakarta | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin

Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:34 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP

PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP

Jatim | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:29 WIB

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:25 WIB

Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY

Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY

Jogja | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:24 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB