Pasca BBM Naik IG Jokowi Diserbu, Netizen: "Lanjutkan 1000 Periode"

bandungbarat

Senin, 05 September 2022 | 22:50 WIB
Pasca BBM Naik IG Jokowi Diserbu, Netizen: "Lanjutkan 1000 Periode"
Komentar Kocak di Instagram Jokowi Terkait Kenaikan Harga BBM/Instagram @jokowi (Suara,com)

SuaraBandungBarat.Id - Pasca kenaikan harga BBM, berimbas pada Instagram Presiden Joko Widodo alias Jokowi diserbu netizen. Beragam komentar disampaikan netizen kepada sang Presiden. Mereka berbondong-bondong menyuarakan rasa kecewa terhadap keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Sabtu, 3 Agustus 2022.

Sebelumnya, pemerintah telah resmi menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) pada Sabtu (3/9/2022) siang. Presiden Jokowi ikut memberikan keterangan terkait keputusan tersebut lewat akun Instagram pribadi. Salah satu video yang diunggah akun Instagram milik Jokowi dipenuhi 4.000 komentar berisi kekecewaan netizen terhadap keputusan tersebut.

Presiden Jokowi menjelaskan dalam keterangan akun instagram bahwa pemerintah sudah berupaya untuk melindungi rakyat Indonesia dari gejolak minyak dunia. Keputusan menaikkan harga BBM pun merupakan pilihan sulit yang terpaksa diambil, keputusan itu merupakan jalan terakhir.

"Saya sebetulnya ingin harga BBM di dalam negeri tetap terjangkau dengan memberikan subsidi dari APBN tetapi anggaran subsidi dan kompensasi BBM tahun 2022 telah meningkat 3 kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun dan itu akan meningkat terus," jelas  Jokowi.

Menurut Jokowi, sangat disayangkan subsidi BBM tidak tepat sasaran, lebih dari 70% justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu yaitu pemilik mobil-mobil pribadi. 

"Mestinya uang negara diprioritaskan untuk memberikan subsidi kepada masyarakat yang kurang mampu. Dan saat ini pemerintah harus membuat keputusan dalam situasi yang sulit ini adalah pilihan terakhir pemerintah," katanya.

Beragam komentar disampaikan netizen kepada sang Presiden. Mereka mengeluhkan kenaikan harga BBM yang dianggap tidak pro kepentingan rakyat. Mereka menilai kebijakan menaikkan harga BBM sangat tidak tepat dan dapat merugikan masyarakat banyak.

"Kalau APBN gak mampu, kenapa rakyat yg dikorbankan pak . Tapi anehnya bisa bangun IKN ,gaji dan tunjangan DPR serta pejabat negara luar biasa tinggi. Knpa gak tunjangan mereka dikurangi untuk meringkan beban APBN," kata komentar netizen.

"Lanjutkan 1000 periode," kata netizen lain.

"September meroket. Hadiah kemerdekaan," ucap netizen yang satunya.

"Pak bagi sepeda pak, saya mau naik sepeda aja," pinta netizen lain.*

Sumber: MataMata.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tolak Kenaikan Harga BBM, 5 Ribu Buruh Jabodetabek Geruduk Gedung DPR Senin Besok

Tolak Kenaikan Harga BBM, 5 Ribu Buruh Jabodetabek Geruduk Gedung DPR Senin Besok

News | Minggu, 04 September 2022 | 18:18 WIB

Harga Bensin di Perusahaan Swasta Ini Lebih Murah, Daftar Lokasi SPBU Vivo

Harga Bensin di Perusahaan Swasta Ini Lebih Murah, Daftar Lokasi SPBU Vivo

Tantrum | Minggu, 04 September 2022 | 18:09 WIB

Harga BBM Melejit, Lapangan Kerja Susah, Warga: Seperti Mau Mematikan Secara Perlahan

Harga BBM Melejit, Lapangan Kerja Susah, Warga: Seperti Mau Mematikan Secara Perlahan

Jakarta | Minggu, 04 September 2022 | 17:06 WIB

Terkini

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB

Daftar Harga BBM Setara Pertamax di SPBU Swasta Per 10 Juni 2026, Ikutan Naik?

Daftar Harga BBM Setara Pertamax di SPBU Swasta Per 10 Juni 2026, Ikutan Naik?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB

Tayang 2027, Serial Live Action Scooby-Doo Pamer First Look di Instagram

Tayang 2027, Serial Live Action Scooby-Doo Pamer First Look di Instagram

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jalan Siak-Pekanbaru Masih Rusak, Warga Tagih Janji SF Hariyanto

Jalan Siak-Pekanbaru Masih Rusak, Warga Tagih Janji SF Hariyanto

Riau | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:51 WIB

Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?

Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:49 WIB

Rhenald Khasali Duga Ada Pihak Luar Recoki Pemilihan Ketua Umum Hipmi

Rhenald Khasali Duga Ada Pihak Luar Recoki Pemilihan Ketua Umum Hipmi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:47 WIB

Bayar Mahal Emosi Suporter, PSM Makassar Terancam 'Lumpuh' di Awal Musim Depan

Bayar Mahal Emosi Suporter, PSM Makassar Terancam 'Lumpuh' di Awal Musim Depan

Sulsel | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:47 WIB

Kondisi Bukayo Saka Perlu Perhatian Khusus Jelang Piala Dunia 2026

Kondisi Bukayo Saka Perlu Perhatian Khusus Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:46 WIB

Aksi Mata-mata Pelatih Vietnam Dibalas Doa oleh John Herdman

Aksi Mata-mata Pelatih Vietnam Dibalas Doa oleh John Herdman

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:45 WIB

Efisiensi Anggaran tapi Gaji Tetap: Apakah Masyarakat Merasakan Manfaatnya?

Efisiensi Anggaran tapi Gaji Tetap: Apakah Masyarakat Merasakan Manfaatnya?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:45 WIB