Luar Biasa, Pria Ini Ciptakan Alat Penghemat BBM

bandungbarat | Suara.com

Selasa, 06 September 2022 | 08:25 WIB
Luar Biasa, Pria Ini Ciptakan Alat Penghemat BBM
Bahar Rozikin (Suarajatim)

SuaraBandungBarat.id - Pemerintah Indonesia resmi menaikkan harga bahan bakar minyak pada Sabtu, 03 September 2022 pukul 14.30 WIB.

Di tengah ramainya kenaikan harga BBM, ada ide kreatif dari Bahar Rozikin yang perlu diacungi jempol. Bagaimana tidak, pria 45 tahun lulusan ITS Surabaya itu mencipatakan alat penghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) pada kendaraan roda empat.

Alat ini sempat memenangkan kejuaraan lomba teknologi se-Provinsi Jawa Timur. Alat penghemat BBM itu dinamakan Generator HHO Type Amphibi yang diklaim memilki cara kerja efisien, menghemat BBM hingga 30 persen.

Lalu, alat itu dilengkapi dengan panel surya, sehingga bisa menyimpan daya tahan dalam menjalankan kendaraan.

Bahar sendiri, sudah menguji kehematan alat ini saat diterapkan di kendaraanya. Ia menguji sepanjang 323 kilometer, setara perjalanan dari Gresik ke Bojonegero Ngasem, kemudian ke Gresik lagi dan ke Bojonegoro kota, hanya menghabiskan 14,56 liter solar. Jika dirupiahkan, Bahar hanya mengeluarkan dana sebesar Rp 75 ribu.

"Kalau tidak pakai alat itu dengan memakai BBM, anggaran yang dikeluarkan untuk membeli solar sebanyak Rp 172 ribu," katanya saat ditemui di rumahnya, di Perumaham Wiharta, Desa Sekarkurung, Kebomas, Gresik, beberapa waktu lalu.

Disampaikan, pengunaan alat Generator HHO Type Amphibi bisa menghemat BBM hingga 30 persen. Jika ditambah dengan panel surya, kira-kira bisa menghemat hingga 60 persen. Selain itu alat ini dirancang khusus untuk kendaraan mobil konvensional berbahan bakar solar maupun bensin.

"Memang khusus untuk kendaraan berbahan bakar bensin maupun solar. Sedangkan untuk kendaraan masa depan seperti listrik sayangnya tidak bisa," terangnya.

Namun demikian, Bahar menyebut alat buatanya memiliki jangka waktu pemakaian. Maksimal digunakan hingga satu setengah satahun harus diganti. Untuk mendapatkan alat ini, dirinya mematok harga sebesar Rp 1,5 juta. Harga tersebut tidak termasuk panel surya yang menjadi tenaga tambahan.

"Kelebihannya ada tiga, pertama sistem nikel anti air, kedua, sistem hidrogen mengikuti aturan mesin, ketiga RPM-nya, mobil tidak ada yang dirubah. Keempat, bisa dikombinasikan dengan sel surya. Hasil akhirnya, bisa dibuktikan," terangnya.

Sementara itu, dari penemuan ini, Bahar Rozikin mendapat penghargaan 'Anugerah Inotek Award' dari Balitbang Provinsi Jawa Timur sebagai pelopor inovasi bidang non ekonomi menciptakan alat generator hidrogen plus sel surya, sebagai penghemat BBM teknologi terbaru dan pertama di Indonesia.

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bentrok Mahasiswa Saat Demo BBM di Makassar Reda Setelah Tembakan Gas Air Mata

Bentrok Mahasiswa Saat Demo BBM di Makassar Reda Setelah Tembakan Gas Air Mata

Sulsel | Selasa, 06 September 2022 | 07:58 WIB

Organda Majalengka Terapkan Tarif Angkot Darurat, Ini Besarannya

Organda Majalengka Terapkan Tarif Angkot Darurat, Ini Besarannya

| Selasa, 06 September 2022 | 07:50 WIB

Tercekik Kenaikan Harga BBM, Jeritan Pedagang Pasar Minggu Lebih Pedas Dari Cabai Dagangannya

Tercekik Kenaikan Harga BBM, Jeritan Pedagang Pasar Minggu Lebih Pedas Dari Cabai Dagangannya

News | Selasa, 06 September 2022 | 07:45 WIB

Cara Cek BLT BBM 2022 dari Kemensos, Begini Tahapannya

Cara Cek BLT BBM 2022 dari Kemensos, Begini Tahapannya

| Selasa, 06 September 2022 | 07:36 WIB

Kocak Abis! Cara Pemuda Hadapi Kenaikan BBM, Lihat Aksinya

Kocak Abis! Cara Pemuda Hadapi Kenaikan BBM, Lihat Aksinya

Video | Selasa, 06 September 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dedi Mulyadi: Ratu Laut Kidul Kini 'Takluk' oleh Prabu Siliwangi

Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dedi Mulyadi: Ratu Laut Kidul Kini 'Takluk' oleh Prabu Siliwangi

Jabar | Rabu, 29 April 2026 | 15:05 WIB

Opini: Menilik Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar

Opini: Menilik Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar

Sumsel | Rabu, 29 April 2026 | 15:04 WIB

Empat Prajurit TNI Didakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus, Terancam 12 Tahun Penjara

Empat Prajurit TNI Didakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus, Terancam 12 Tahun Penjara

Foto | Rabu, 29 April 2026 | 15:03 WIB

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:02 WIB

5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Taksi Online

5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Taksi Online

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 15:01 WIB

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 29 April 2026: Sikat Luck Royale, AK47 Golden, dan Kagura

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 29 April 2026: Sikat Luck Royale, AK47 Golden, dan Kagura

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 15:01 WIB

Spesifikasi Redmi Pad 2 9.7: Tablet Murah dengan Layar 2K dan Chipset Snapdragon

Spesifikasi Redmi Pad 2 9.7: Tablet Murah dengan Layar 2K dan Chipset Snapdragon

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 15:00 WIB

Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Resminya

Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Resminya

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:58 WIB

Mahfud MD Sebut Ceramah JK di UGM 'Dimutilasi': Bahaya, Mengadu Domba Umat Beragama

Mahfud MD Sebut Ceramah JK di UGM 'Dimutilasi': Bahaya, Mengadu Domba Umat Beragama

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:57 WIB

Siapa Syekh Yusuf? Kenalan dengan Pahlawan Lintas Benua Asal Banten

Siapa Syekh Yusuf? Kenalan dengan Pahlawan Lintas Benua Asal Banten

Banten | Rabu, 29 April 2026 | 14:57 WIB