bandungbarat

Khawatir Tanaman Kanola Terkontaminasi Petani Australia Lakukan Hal ini

bandungbarat Suara.Com
Rabu, 14 September 2022 | 20:24 WIB
Khawatir Tanaman Kanola Terkontaminasi Petani Australia Lakukan Hal ini
Bunga Kanola (Shutterstock)

SuaraBandungBarat.id - Wisatawan mendapat peringatan dari pihak berwenang karena mempertaruhkan kesehatan tanaman kanola demi foto di media sosial.

Menjelang musim semi di Australia, platform media sosial seperti Instagram mulai dipenuhi dengan foto dan video warna kuning terang perkebunan canola di daerah Wheatbelt dan Great Southern, wilayah Australia Barat.

Menurut data Departemen Industri Primer dan Pembangunan Regional, negara bagian tersebut memproduksi setidaknya 40 persen tanaman kanola di Australia jumlahnya hampir 3 juta ton per tahun.

Petugas biosekuriti departemen tersebut, Jeff Russell mengatakan tanaman yang mempesona ini memang selalu menarik wisawatan untuk berfoto.

Meski berjalan menerobos ladang tersebut tidaklah berbahaya bagi manusia, Jeff mengingatkan bahwa kegiatan  yang terlihat sederhana ini berpotensi menyebarkan hama dan penyakit bagi tumbuhan kanola.

"Kanola yang ditanam tahun ini di Wheatbelt dan Great Southern jumlahnya banyak," katanya.

"Tanaman ini memang berwarna kuning cerah dan indah, tapi risiko wisatawan menyebarkan hama dan penyakit dari mobil ke ladang tetap ada."

Menurut Jeff, selama empat hingga lima tahun terakhir, jumlah pengunjung yang nekad menyusuri ladang telah meningkat.

Beberapa bahkan menerobos masuk dengan kendaraannya.

Baca Juga: 3 Hal yang Dapat Menjadi Penyebab Timbulnya Sifat Bakhil

"Pernah ada insiden pengunjung yang menyusuri jalan dengan kendaraan, sampai ke daerah yang menyerupai rawa dan tidak bisa mundur, sehingga ia harus berputar balik di ladang dan menimbulkan kerusakan pada hasil panen," katanya.

Jeff mengatakan penularan dari kendaraan bisa terjadi karena rodanya mungkin mengumpulkan lumpur dengan patogen atau gulma tanah dari pertanian lain.

"Kalau mereka pergi ke satu tempat untuk mengambil foto lalu ke tempat lain di jalan, mereka sedang memindahkan masalah dari satu padang ke padang lainnya dengan kendaraan," ujarnya.

"Petani sudah bekerja keras untuk menjauhkan hama dan penyakit dari tanaman mereka. Kami hanya ingin orang-orang menghormati usaha melindungi tanaman kami."

Ia mendesak wisatawan untuk mengambil foto dari pagar saja.

"Ibaratnya di kota, Anda tidak akan suka kan ada orang mengemudi di halaman belakang rumah Anda? Nah, ini sama saja. Ini adalah tanah pertanian dan Anda mengemudi ke halaman belakang petani," katanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI