Profil Ade Irma Suryani, Putri Jenderal Nasution, Jadi Korban Peristiwa G30S PKI 1965

bandungbarat Suara.Com
Jum'at, 30 September 2022 | 12:08 WIB
Profil Ade Irma Suryani, Putri Jenderal Nasution, Jadi Korban Peristiwa G30S PKI 1965
Kenang-kenangan milik Alpiah Makasebape tentang Ade Irma Suryani (Antara)

SuaraBandungBarat.Id - Profil Ade Irma Suryani Nasution tak luput menjadi perbincangan pada hari bersejarah G30S PKI 1965

Gadis kecil usia 5 tahun ini salah satu korban tewas dalam peristiwa memilukan G30S (Gerakan 30 September).

Kematian Ade Irma pada peristiwa 30 September 1965 lalu membuat publik turut berduka. 

Oleh karena itu, jelang peringatan G30S PKI, mari kita kenang kembali gadis kecil korban G30S PKI ini. 

Berikut ini profil Ade Irma Suryani

Ade Irma Suryani atau yang memiliki nama lengkap Ade Irma Suryani Nasution ini lahir pada tanggal 19 Februari 1960. 

Ade Irma adalah anak bungsu dari pasangan Jenderal Besar AH Nasution atau Dr. Abdul Harris Nasution dan Johanna Sunarti.

Ade Irma menjadi salah satu korban tewas pasukan Tjakrabirawa saat akan membawa AH Nasution di rumahnya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. 

Saat peristiwa tersebut terjadi, Ade Irma sedang tidur bersama sang ibu dan ayah di kamarnya.

Baca Juga: Pemprov DKI Ajak Berinovasi Melalui Jakarta Innovation Days

Tiba-tiba suara tembekan terdengar berasal dari rumahnya. Jenderal AH Nasution lekas keluar kamar dan kabur melalui dinding belakang.

Ade Irma yang sedang tidur lelap seketika terbangun dan langsung memeluk kaki sang ibu. 

Kemudia Ia digendong oleh bibinya, Mardiah (adik Jenderal AH Nasution) untuk menyelamatkan diri.

Namun rupanya Mardina salah membuka pintu sehingga punggung Ade Irma tertembak oleh pasukan Tjakrabirawa. 

Tubuh Ade Irma yang berlumuran darah itu langsung dipeluk oleh sang ibu.

Tertembak Tapi Tidak Menangis

Meski tertembak, gadis kecil tersebut tak menangis. Setelah pasukan Tjakrabirawa meninggalkan rumah mereka, ibu Johan lekas membawa putri kecilnya ke rumah sakit.

Selama perawatan di rumah sakit, Ade Irma tak pernah menangis maupun mengeluh. 

Gadis kecil ini sempat mendapat perawatan selama 6 hari di RS Pusat Angkatan Darat Jakarta.

Namun pada tanggal 6 Oktober 1965, nyawanya tak terselamatkan karena luka tembakan sebanyak tiga peluru di punggungnya Ade Irma.

Kemudian dimakamkan di kawasan Kebayoran Baru, tepat di sebelah Kantor Walikota Jakarta Selatan. 

Di makam tersebut tertulis kalimat mengharukan dari sang ayah yang berbunyi sebagai berikut:

"Anak saya yang tercinta, engkau telah mendahului gugur sebagai perisai ayahmu," untuk mengenangnya, nama Ade Irma Suryani digunakan untuk nama jalan, nama panti asuhan, dan nama monumen yang ada di sekitar makamnya.

Itulah ulasan mengenai profil Ade Irma Suryani, puteri dari Jenderal AH Nasution yang jadi korban tewas tertembak oleh pasukan Tjakrabirawa pada peristiwa G30S PKI.

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI