Tragedi Kanjuruhan, Penasihat Ahli Kapolri Duga Ada Aktor Intelektual yang Mendesain

bandungbarat | Suara.com

Minggu, 09 Oktober 2022 | 17:33 WIB
Tragedi Kanjuruhan, Penasihat Ahli Kapolri Duga Ada Aktor Intelektual yang Mendesain
Ribuan Suporter gelar Doa Bersama dan Shalat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa)

SuaraBandungBarat.id - Pasca Tragedi Kanjuruhan yang saat ini kasusnya dalam tahap penyidikan, Penasihat Ahli Kapolri, Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi mengatakan kerusuhan maut yang terjadi Stadion Kanjuruhan, diduga ada yang mendesain, ada skenario dan aktor intelektual dibalik kerusuhan tragedi Kanjuruhan.

Menurut Aryanto, pelaku yang diumumkan beberapa waktu lalu sudah seharusnya bertambah.

"Saya menjadi bertanya-tanya apakah peristiwa yang sebesar ini hanya gara-gara kelemahan pemahaman, penembakan oleh gas air mata, penutupan pintu dan sebagainya. Apakah cuman itu?" ungkap Aryanto dilihat Suara.com dalam wawancaranya bersama KOMPAS TV yang tayang di kanal YouTube.

Aryanto mengungkapkan, selama ini yang dilihat hanya sebatas permukaannya saja tanpa menelusuri akar masalah. Aryanto menilai suporter yang meninggal karena desak-desakan dan kemudian ditembakkan gas air mata. 

Serangkaian kronologi tersebut memunculkan pertanyaan dan dugaan di benak penasihat ahli Kapolri itu. Dia menduga ada sebuah skenario kerusuhan pada tragedi di stadion Kanjuruhan, Malang pada tanggal 1 Oktober 2022.

"Kemudian kalau pertanyaan saya sih kemarin, siapa yang mau bikin itu? Saya menduga pasti ada, saya menduga ini suatu skenario yang memang diciptakan kayak gitu," kata Aryanto.

"Karena masa kemudian pintu ditutup dan kemudian disuruh meninggalkan (stadion). Kemudian masa gas air mata ditembakkan ke Tribun. Saya menduga ada yang mendesain kerusuhan ini," lanjutnya.

Aryanto menegaskan, orang yang menjadi dugaan penyebab kerusuhan tersebutlah yang harus dikejar.

Lanjut Aryanto, Walaupun 6 pelaku yang telah jadi tersangka, dia setuju bahwa mereka memang salah. Namun dia tetap menilai tetap harus mengejar orang yang mendesain kasus tragis yang menewaskan ratusan orang itu.

Duga Aryanto, kasus tersebut tidak sesederhana hanya karena kelalaian 6 pelaku tersebut. Pemicu kerusuhan dinilai karena pintu yang ditutup dan penembakan gas air mata sehingga muncul korban begitu banyak. Pintu sudah semestinya dibuka karena ada kerusuhan di dalam stadion. 

Selanjutnya, dia pun menyinggung soal penembakan gas air mata yang dilakukan oleh kepolisian di lokasi kejadian.

"Kemudian penembakan gas air mata, secara nalar aja petugas di lapangan itu udah tahu kalau penembakan gas air mata akan membahayakan teman sendiri dan nggak boleh di tempat tertutup. Tapi itu kok dilakukan, ini mestinya dikasih pendalaman apa mereka memang lalai atau sengaja?" jelas Aryanto.

Bahkan, Aryanto juga menduga ada aktor intelektual dibalik insiden mengerikan tersebut.

"Belum tentu dugaan saya benar, tapi dari pengalaman saya selama jadi polisi itu ya kerusuhan yang gede tidak mungkin hanya se-simple gitu saja. Apalagi kerusakannya sangat fatal," pungkasnya.*

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kanjuruhan, Kerajaan yang Jadi Nama Stadion, Satu Zaman dengan Tarumanagara

Kanjuruhan, Kerajaan yang Jadi Nama Stadion, Satu Zaman dengan Tarumanagara

| Minggu, 09 Oktober 2022 | 17:08 WIB

Cerita Nakes di Malam Tragedi Kanjuruhan, Dipukuli Polisi saat Gendong Bocah Sekarat

Cerita Nakes di Malam Tragedi Kanjuruhan, Dipukuli Polisi saat Gendong Bocah Sekarat

Malang | Minggu, 09 Oktober 2022 | 16:48 WIB

Analisis Menohok Profesor Belanda Soal Tragedi Kanjuruhan: Sikap Represif Aparat dan Suara Akar Rumput

Analisis Menohok Profesor Belanda Soal Tragedi Kanjuruhan: Sikap Represif Aparat dan Suara Akar Rumput

Bekaci | Minggu, 09 Oktober 2022 | 16:32 WIB

Sosok-Sosok di Balik 'Selamatnya' Indonesia dari Sanksi FIFA

Sosok-Sosok di Balik 'Selamatnya' Indonesia dari Sanksi FIFA

News | Minggu, 09 Oktober 2022 | 15:43 WIB

Terkini

Cerita dari Desa Majona

Cerita dari Desa Majona

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:50 WIB

Jalan-jalan ke Semarang, Jangan Lupa Mampir ke D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie

Jalan-jalan ke Semarang, Jangan Lupa Mampir ke D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie

Lampung | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:49 WIB

Sinergi Digitalisasi dan Kearifan Lokal, Desa Tompobulu Tumbuh sebagai Desa Ekonomi Berkelanjutan

Sinergi Digitalisasi dan Kearifan Lokal, Desa Tompobulu Tumbuh sebagai Desa Ekonomi Berkelanjutan

Sumsel | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:49 WIB

Wisata Kuliner D'Kambodja Heritage by Anne Avantie di Semarang Manjakan Lidah Pengunjung

Wisata Kuliner D'Kambodja Heritage by Anne Avantie di Semarang Manjakan Lidah Pengunjung

Jabar | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:46 WIB

Desa BRILiaN Tompobulu Jadi Contoh Sukses Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal dan Teknologi

Desa BRILiaN Tompobulu Jadi Contoh Sukses Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal dan Teknologi

Bogor | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:46 WIB

D'Kambodja Heritage by Anne Avantie Sukses Bersama BRI

D'Kambodja Heritage by Anne Avantie Sukses Bersama BRI

Jawa Tengah | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:42 WIB

Transformasi Desa Tompobulu, Kolaborasi Potensi Lokal dan Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Transformasi Desa Tompobulu, Kolaborasi Potensi Lokal dan Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Riau | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:42 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Desa BRILiaN Tompobulu, Sinergi Potensi Lokal dan Digitalisasi Perkuat Ekonomi Berkelanjutan

Desa BRILiaN Tompobulu, Sinergi Potensi Lokal dan Digitalisasi Perkuat Ekonomi Berkelanjutan

Bali | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:38 WIB

PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung

PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung

Sport | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:26 WIB