Dia mengatakan, Putri Candrawathi layak digantung lebih dulu. Hal itu lantaran gara-gara provokasi Putri, Ferdy Sambo marah dan membunuh Brigadir J.
Bukan itu saja, Kamarunddin Simanjutak menduga jika yang sebenarnya terjadi di Magelang adalah Brigadir J diminta masuk kama Putri.
Brigadir J dimintai melayani secara seksual Putri yang sedang berhasrat, akan tetapi ditolak.
kata Kamaruddin, lantaran hasratnya tidak tersalurkan pada Brigadir J, lalu terjadi dugaan pemaksaan yang membuat Brigadir J berlari.
"Karena dia (diduga Putri) hasratnya tidak terpuaskan. Tidak sampai dia (diduga Putri) mendapatkan kepuasan itu dari Joshua (Brigadir J), maka dia lapor suami dengan menuduh Barigadir J kurang ajar," kata Kamaruddin Simanjutak di acara berita TV One.
Melihat dampak apa yang dikatakan Putri, Kamaruddin menyayangkan jenderal bintang dua sekelas Ferdy Sambo langsung terpancing.
Bahkan tanpa bertanya pada Brigadir J, langsung melakukan perencanaan pembunuhan.
Kamaruddin mengatakan, yang dimaksud kurang ajar adalah sebuah kesimpulan.
Kata Kamaruddin, seharusnya Ferdy Sambo mendalami, bertanya apa yang dimaksud kurang ajar yang dilakukan Brigadir J pada Putri.
Baca Juga: Seolah Ingin Pastikan Brigadir J Benar-Benar Dihabisi, Kuat Maruf Sudah Siap Jadi Eksekutor
"Wanita dicolek, itu juga kurang ajar. Lalu kurang ajar yang mana?" kata Kamaruddin dengan bertanya pada wartawan wanita.
Seharusnya, Brigadir J ditanya terlebih dahulu. Bila benar, lalu laporkan tentang yang dimaksud kurang ajar pada istri Ferdy Sambo.
"Baru Yoshua (Brigadir J) mengatakan waktu itu aku mau diperkosa. Aku diminta memuaskan hasrat dia (diduga Putri), lalu aku berlari keluar," kata Kamaruddin.
"Itu namanya bukan kurang ajar, tapi menghindari aib. Menghindari HIV. Siapa tahu wanitanya kena AIDS," kata Kamaruddin.

Sementara itu, Kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sudah mengungkap semuanya di pengadilan saat sidang perdana Senin (17/10/2022).
Dari pengakuan Putri, kuasa hukum mengatakan jika Brigadir J masuk kamar dan langsung melakukan tindakan tidak bermoral.