Nominal Bonus Atlet Peraih Medali asal Bandung Barat Dikurangi, Ketua Perbakin KBB: Itu Keterlaluan

bandungbarat

Sabtu, 14 Januari 2023 | 20:07 WIB
Nominal Bonus Atlet Peraih Medali asal Bandung Barat Dikurangi, Ketua Perbakin KBB: Itu Keterlaluan
Ketua Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) KBB, Dedi Suprapto saat ditemui, Sabtu (14/1/2023) (Hendra H Rusdaya)

SuaraBandungBarat.id- Para atlet peraih medali pada ajang Porprov Jabar XIV asal Kabupaten Bandung Barat tengah resah. Pasalnya, nominal bonus yang dijanjikan Pemkab Bandung Barat tidak sesuai harapan.

Ketua Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) KBB, Dedi Suprapto mengatakan, sebagai Cabor pihaknya tidak ingin masuk pada ranah persoalan-persoalan kebijakan politik. Oleh karena itu, pihaknya fokus terhadap pembinaan para atlet.

"Karena kita ini tugasnya adalah membina atlet secara langsung. Jadi tentang masalah politik anggaran dan sebagainya itu adalah wilayah kerjanya KONI. Kita bergabung di KONI sebagai holding," katanya, Sabtu (14/1/2023).

Ia mengaku kecewa terhadap  persoalan dan permasalahan yang terjadi saat ini terutama yang menyangkut dengan nasib para atlet di Kabupaten Bandung Barat.

"Namun demikian, ini benar-benar membuat saya kecewa, dan ternyata permasalahan ini banyak sekali. Ada beberapa terkait masalah apa yang disampaikan oleh KONI Bandung Barat terkait eksternal atau uang kadeudeuh terhadap atlet," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya mendapatkan informasi terkait berkurangnya uang bonus bagi peraih medali yang cukup signifikan. Terlebih para peraih medali emas dijanjikan bonus sebesar Rp 50 juta rupiah.

"Kalau isu itu benar dengan nilai seperti itu saya pikir ini bukan hanya tidak konsisten tapi tidak rasional dalam berpikir memberikan anggaran dari Rp 50 juta menjadi Rp 25 juta untuk kadeudeh itu keterlaluan," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika pengurangan bonus tersebut terjadi, hal tersebut menunjukkan bahwa  Pemkab Bandung Barat tidak konsisten dengan ketetapan nominal yang dijanjikan kepada atlet berprestasi.

"Pertama mereka sudah melanggar daripada nomenklaktur yang sudah dibuat sendiri dalam ketetapan yang sudah dibuat oleh pemerintah daerah," katanya.

baca juga

"Kedua, tidak melihat dari aspek psikologisnya, Kota Bandung, Kab Bandung, Kota Cimahi bahkan yang daerah kecil itu naik kadeudeuhnya. Ini ada apa?," imbuhnya.

Ia menegaskan, jika landasan pengurangan bonus yang dilakukan oleh Pemkab Bandung Barat tersebut adalah defisit anggaran maka alasan ini tidak dapat diterima. Pasalnya, kondisi ekonomi yang sama dialami daerah lain.

"Makanya saya melihat dengan politik anggaran seperti ini saya berharap pemimpin ke depan minimal mereka kembali bergerak kepada prinsip nurani politik yang benar. Karena ini sudah tidak bernurani," katanya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miris! KONI Bandung Barat di Tahun 2023 Hanya Dapat Hibah Rp500 Juta, Ketua KONI KBB: Saya Kecewa

Miris! KONI Bandung Barat di Tahun 2023 Hanya Dapat Hibah Rp500 Juta, Ketua KONI KBB: Saya Kecewa

Bandungbarat | Sabtu, 14 Januari 2023 | 14:48 WIB

Korupsi Dana Hibah, KONI Lampung Kembalikan Kerugian Negara Rp 2,5 Miliar

Korupsi Dana Hibah, KONI Lampung Kembalikan Kerugian Negara Rp 2,5 Miliar

Lampung | Kamis, 22 Desember 2022 | 12:39 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Papua Barat Naik Penyidikan, Kerugian Negara Ditaksir Rp20 Miliar

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Papua Barat Naik Penyidikan, Kerugian Negara Ditaksir Rp20 Miliar

News | Selasa, 20 Desember 2022 | 17:17 WIB

Terkini

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:27 WIB

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:25 WIB

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:17 WIB

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:16 WIB

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:15 WIB

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:10 WIB

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

×