SuaraBandungBarat.id - Makan dan minum merupakan sebuah kebutuhan setiap seluruh ummat manusia, namun tidak bisa dipungkiri ketika sedang ingin memakan sesuatu kita lupa akan adab-adab yang telah ditentukan serta dicontohkan oleh Rasulullah. Diartikel ini akan diabahas mengenai adab sebelum makan dan minum menurut Islam.
Islam merupakan agama yang sempurna mengatur dalam hal besar maupun kecil, tak terkecuali perihal makan dan minum juga diatur. Dalam Islam ada beberapa adab yang mesti kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Berikut ini adalah adab yang dicontohkan oleh Rasuullah yang bisa kita lakukan sebelum menikmati hidangan yang telah disediakan yang kita rangkum dari berbagai sumber:
1. Kita sebagai ummat Islam hendaknya berusaha untuk memilih serta mendapatkan makanan yang baik dan halal, yang tidak mengandung unsur-unsur keharaman. Seperti yang dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 172 yang mempunyai arti “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu…”.
2. Ketika hendak makan dan minum kita meniatkannya untuk membuat badan kuat sehinggga dapat melakukan ibadah, yang nantinya makan dan minum yang kita lakukan akan diberi sebuah ganjaran pahala oleh Allah SWT.
3. Hendaknya mencuci kedua tangannya sebelum makan.
4. Meletakan makanan yang akan dihidangan diatas sufrah atau semacam alas yang dipakai utuk meletakan makanan yang dibentangkan di atas lantai dan tidak diletakan diatas meja makan sebagai bentuk ketawadhu'an. Hal ini sebagaimana hadits dari Anas Radhiyallahu anhu, dia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah makan di atas meja makan dan tidak pula di atas sukurrujah.” (HR. Al-Bukhari no. 5415)
5. Hendaknya duduk di atas kedua lutut atau duduk di atas punggung kedua kaki atau berposisi dengan kaki kanan ditegakkan dan duduk di atas kaki kiri. Hal ini sebagaimana posisi duduk Rasulullah SAW sebagaimana sabda beliau: “Aku tidak pernah makan sambil bersandar, aku hanyalah seorang hamba, aku makan sebagaimana layaknya seorang hamba dan aku pun duduk sebagaimana layaknya seorang hamba.” (HR. Al-Bukhari no. 5399)
6. Merasa ridha dengan makanan apa saja yang dihidangkan dan jangan sampai mencela makanan tersebut. Jika tidak suka dengan makanannya maka tinggalkan. Hal ini sebagaimana hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan, apabila beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berselera, (menyukai makanan yang telah dihidangkan) beliau memakannya, sedangkan kalau tidak suka (tidak berselera), maka beliau meninggalkannya.”
7. Hendaknya makan secara berbarengan dengan oran lai, mulai dari tamu, kelarga, anak-anak, dan yang lainnya. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW: “Berkumpullah kalian dalam menyantap makanan kalian , (karena) di dalam makan bersama itu akan memberikan berkah kepada kalian.” ( HR. Abu Dawud no. 3764 )
(*)