Performa Indeks Membangun Desa (IDM) KBB Raih Posisi Kedua Se-Jawa Barat

bandungbarat | Suara.com

Selasa, 31 Januari 2023 | 07:47 WIB
Performa Indeks Membangun Desa (IDM) KBB Raih Posisi Kedua Se-Jawa Barat
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat memimpin apel pagi di lapangan Mekarsari Komplek Pemkab Bandung Barat, belum lama ini (Dok Prokompim KBB)

SuaraBandungBarat.id- Performa Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Bandung Barat terus mengalami peningkatan signifikan. Hal tersebut terbukti dari performa IDM desa maju dan mandiri yang terus bertambah hingga tahun 2022 dan mengantarkan Kabupaten Bandung Barat menempati rangking kedua Se-Jawa Barat dengan nilai 0,8054 (MAJU).

Berdasarkan data Bapelitbangda Kabupaten Bandung Barat menyebut, dari total sebanyak 165 desa pada tahun 2021 IDM desa berkembang berjumlah 30 desa dan pada tahun 2022 angka tersebut berkurang menjadi 12 desa. Jumlah tersebut berkurang karena sejumlah desa masuk ke IDM maju dan mandiri. 

Sementara itu, untuk IDM desa maju pada tahun 2021 berjumlah 95 desa dan pada tahun 2022 angka tersebut berkurang karena sejumlah desa masuk ke IDM desa mandiri. Jika dibandingkan tahun 2021 jumlah desa mandiri di Kabupaten Bandung Barat hanya 40 desa dan pada tahun 2022 IDM desa mandiri meningkat menjadi 62.

Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menjelaskan, Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan indeks komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks yaitu indeks ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi dan indeks ketahanan ekologi/lingkungan.

“Untuk membentuk indeks ketahanan sosial Pemkab Bandung Barat memberikan yang terbaik bagi masyarakat seperti dari sisi kesehatan, pendidikan, modal sosial dan juga pemukiman,” katanya.

Ia menambahkan, untuk meningkatkan indeks ketahanan ekonomi pihaknya mengoptimalkan sejumlah upaya strategis seperti meningkatkan kualitas produksi desa, akses distribusi, akses pusat perdagangan, akses lembaga keuangan, lembaga ekonomi serta keterbukaan.

“Sementara itu untuk membentuk indeks ketahanan ekologi atau lingkungan, Pemkab Bandung Barat terus berupaya meningkatkan kualitas hidup dan melakukan mitigasi serta penanganan maksimal terhadap potensi bencana,” katanya.

Masih kata Hengky, dengan mengoptimalkan ketiga pembentukan Indeks Desa Membangun (IDM) tersebut berdampak besar terhadap nilai yang diperoleh oleh Kabupaten Bandung Barat baik indeks ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi maupun indeks ketahanan ekologi atau lingkungan,

“Alhamdulillah dengan kerja keras semua pihak nilai indeks ketahanan sosial (0,8846), indeks ketahanan ekonomi (0,7543) dan indeks ketahanan ekologi atau lingkungan (0,7770),” katanya.

Ia menegaskan, performa IDM Kabupaten Bandung Barat yang terus meningkat seiring bertambahnya desa maju dan mandiri mengantarkan wilayahnya berada di rangking kedua se- Jawa Barat dengan nilai yakni 0,8054 (MAJU).

“Alhamdulillah dengan raihan tersebut menjadi semangat bagi kami untuk terus mengantarkan seluruh desa di Bandung Barat berada pada IDM maju bahkan mandiri demi menggapai cita-cita kita menuju Bandung Barat Ekonomi Kuat 2030,” pungkasnya. (Diskominfotik KBB)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marak Isu Penculikan Anak, Ini yang Dilakukan Disdik Bandung Barat

Marak Isu Penculikan Anak, Ini yang Dilakukan Disdik Bandung Barat

| Senin, 30 Januari 2023 | 18:00 WIB

Satu Abad Amati Langit, Begini Sejarah Panjang Observatorium Bosscha

Satu Abad Amati Langit, Begini Sejarah Panjang Observatorium Bosscha

Jabar | Senin, 30 Januari 2023 | 17:51 WIB

Ribuan Warga Bandung Barat Antusias Ikuti Peringatan Isra Mi'raj, Hengky Kurniawan: Alhamdulillah ini Momentum Silaturahmi

Ribuan Warga Bandung Barat Antusias Ikuti Peringatan Isra Mi'raj, Hengky Kurniawan: Alhamdulillah ini Momentum Silaturahmi

| Minggu, 29 Januari 2023 | 15:39 WIB

Terkini

DPRD Minta Pemprov DKI Kendalikan Lonjakan Pendatang Usai Lebaran

DPRD Minta Pemprov DKI Kendalikan Lonjakan Pendatang Usai Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:13 WIB

Calon Suami Joanna Alexandra Ziarah ke Makam Raditya Oloan

Calon Suami Joanna Alexandra Ziarah ke Makam Raditya Oloan

Entertainment | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:10 WIB

Fluktuasi Kurs Rupiah, Harga Pangan Lokal Makin Tercekik Biaya Produksi

Fluktuasi Kurs Rupiah, Harga Pangan Lokal Makin Tercekik Biaya Produksi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:06 WIB

Viral Rumah Dibobol Maling saat Salat Ied, Brankas Berisi 1 Kg Emas Raib

Viral Rumah Dibobol Maling saat Salat Ied, Brankas Berisi 1 Kg Emas Raib

Entertainment | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:05 WIB

Halal Bihalal Sebaiknya Dilakukan Kapan? Ini Asal-Usulnya

Halal Bihalal Sebaiknya Dilakukan Kapan? Ini Asal-Usulnya

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:01 WIB

Tampil Feminin dengan 5 Style Mini Dress ala Kim Min Ju, Manis dan Trendi!

Tampil Feminin dengan 5 Style Mini Dress ala Kim Min Ju, Manis dan Trendi!

Your Say | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:00 WIB

5 Pilihan Setting Powder untuk Mengunci Makeup agar Tahan Lama dan Bebas Kilap

5 Pilihan Setting Powder untuk Mengunci Makeup agar Tahan Lama dan Bebas Kilap

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:56 WIB

Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi

Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:55 WIB

KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK

KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:55 WIB

Apa Itu Siklon Tropis Narelle? Ini Dampaknya di Indonesia

Apa Itu Siklon Tropis Narelle? Ini Dampaknya di Indonesia

Tekno | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:50 WIB