Cara Menghilangkan Bau Ketek dalam Seminggu, Cuma Pakai Bahan Rahasia Ini: Deodoran Auto Langsung Gak Laku Sih?

bandungbarat Suara.Com
Senin, 06 Maret 2023 | 23:17 WIB
Cara Menghilangkan Bau Ketek dalam Seminggu, Cuma Pakai Bahan Rahasia Ini: Deodoran Auto Langsung Gak Laku Sih?
Cara Menghilangkan Bau Ketek dalam Seminggu, Cuma Pakai Bahan Rahasia Ini: Deodoran Auto Langsung Gak Laku Sih? (FREEPIK/FREEPIK)

SuaraBandungBarat.id - Cara Menghilangkan Bau Ketiak dalam Seminggu, Cuma Pakai Bahan Rahasia Ini: Deodoran Auto Langsung Gak Laku Sih?.

Bau badan terjadi karena produksi keringat oleh kelenjar keringat yang terdapat di seluruh tubuh.

Keringat itu sendiri tidak berbau, tetapi bau badan muncul ketika bakteri yang hidup di permukaan kulit Anda mencerna protein dan asam lemak dalam keringat Anda.

Reaksi kimia yang terjadi saat bakteri mencerna bahan organik tersebut menghasilkan senyawa yang berbau tidak sedap, yang kemudian menghasilkan bau badan yang tidak diinginkan.

Bau badan juga bisa dipengaruhi oleh faktor lain seperti makanan yang dikonsumsi, faktor genetik, jenis kelamin, usia, keadaan kesehatan, obat-obatan, dan lingkungan.

Beberapa makanan, seperti bawang putih dan makanan pedas, dapat meningkatkan bau badan.

Faktor genetik juga dapat mempengaruhi bau badan, di mana beberapa orang lebih rentan terhadap bau badan yang kuat karena perbedaan dalam produksi keringat dan bakteri yang hidup di kulit mereka.

Lingkungan juga dapat mempengaruhi bau badan, seperti suhu yang tinggi, kelembaban yang tinggi, dan paparan bahan kimia.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bau ketek, di antaranya:

Baca Juga: Jamu Madura United di Jatidiri, PSIS Semarang Siap Bangkit Akhiri Puasa Kemenangan

Mandi secara teratur

Mandi secara teratur dengan menggunakan sabun dapat membantu menghilangkan bakteri dan keringat di kulit yang dapat menyebabkan bau ketek.

Ganti pakaian secara teratur

Ganti pakaian secara teratur setiap hari atau bahkan dua kali sehari jika Anda mudah berkeringat atau melakukan aktivitas fisik yang intens.

Gunakan deodoran atau antiperspiran

Gunakan deodoran atau antiperspiran untuk membantu mengontrol bau ketek dan mengurangi produksi keringat.

Hindari makanan yang dapat menyebabkan bau

Makanan tertentu seperti bawang, cabai, dan makanan pedas lainnya dapat meningkatkan bau ketek, jadi hindari makanan ini jika Anda ingin mengurangi bau ketek.

Gunakan pakaian yang dapat menyerap keringat

Gunakan pakaian yang terbuat dari bahan yang dapat menyerap keringat seperti katun atau linen untuk membantu mengurangi bau ketek.

Gunakan bedak atau talcum powder

Gunakan bedak atau talcum powder pada ketiak untuk membantu menyerap kelembaban dan mencegah bau ketek.

Hindari stres

Stres dapat meningkatkan produksi keringat, sehingga hindari stres dan cobalah untuk tetap tenang dan rileks.

Jika bau ketek tidak hilang setelah melakukan tindakan di atas atau jika bau tersebut sangat kuat dan mengganggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli dermatologi untuk mendapatkan perawatan dan saran yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI