3 Tradisi Unik Menyambut Datangnya Bulan Ramadhan di Indonesia, Nomor 3 Mirip Lomba Dayung

bandungbarat | Suara.com

Sabtu, 25 Maret 2023 | 05:49 WIB
3 Tradisi Unik Menyambut Datangnya Bulan Ramadhan di Indonesia, Nomor 3 Mirip Lomba Dayung
Tradisi munggahan, sebuah tradisi menyambut bulan Ramadhan di Jawa Barat. Tradisi ini biasanya berkumpul bersama keluarga besar dan menikmati makanan. (Akun instagram @gonebdg)

suarabandungbarat.id – Indonesia memang kaya akan budaya. Begitu juga tradisi daerahnya dalam menyambut bulan Ramadhan.

Tiap daerah di Indonesia memiliki cara unik masing-masing dalam menyambut bulan Ramadhan. Tradisi tersebut tentu saja dibuat karena terdapat makna didalamnya.

Biasanya, tradisi di tiap daerah ini dilakukan sehari sebelum memasuki bulan Ramadhan di Indonesia.

Ada begitu banyak tradisi tiap daerah di Indonesia untuk menyambut bulan Ramadhan seperti pada ketiga daerah berikut yang dikutip dari akun youtube BeeCara.

1. Tradisi Kirab Dandangan-Kudus

Tradisi dandangan merupakan tradisi yang berasal dari daerah Kudus. Dandangan diyakini sebagai sebuah tradisi peninggalan Sunan Kudus sejak 450 tahun lalu yang dilakukan untuk menyambut datangnya awal Ramadhan.

Dulunya, pengumuman awal bulan puasa dilakukan oleh Jakfar Sodiq  melalui pengeras suara di Menara Kudus sambil diiringi tabuhan bedug Masjid yang berbunyi bedug “dang dang dang”.  Itulah yang kemudian kerap disebut dandangan.

2. Tradisi Munggahan-Jawa Barat

Masyarakat sunda di Jawa Barat pada umumnya menyambut kedatangan bulan puasa melalui tradisi munggahan. Acara munggahan terdiri dari kegiatan kumpul keluarga besar, sahabat, dan teman-teman untuk saling berbagi bermaafan sambil menikmati sajian makanan khas.

Maksud tradisi ini adalah untuk mempersiapkan diri menuju puasa sebulan penuh. Munggahan dilakukan oleh hampir semua golongan masyarakat sunda menggunakan caranya masing-masing.

Sebuah acara makan bersama yang dalam istilah orang sunda disebut botram dilakukan sambil bertamasya baik di Pegunungan, Sawah, tempat wisata lainnya. 

3. Tradisi Pacu Jalur-Kabupaten Kuantan

Pacu jalur merupakan sebuah tradisi yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Jalur adalah perahu besar yang dapat memuat empat puluh sampai lima puluh orang anak pacu, sedangkan pacu artinya lomba adu cepat.

Anak pacu adalah sebutan untuk orang yang mengendarai perahu tradisional tersebut. Jalur dibuat dari batang pohon Borneo atau kuli-kulian  yang memiliki panjang 30 meter.

Tradisi ini mirip seperti lomba dayung. Tradisi pacu jalur tersebut biasanya dilakukan di Sungai Batang Kuantan yang panjang lintasannya mencapai satu kilometer yang ditandai enam tiang pancang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Finishing Pemain Timnas Indonesia Masih Jadi Masalah, Shin Tae-yong Soroti Pembinaan Usia Dini dan Klub

Finishing Pemain Timnas Indonesia Masih Jadi Masalah, Shin Tae-yong Soroti Pembinaan Usia Dini dan Klub

Bola | Jum'at, 24 Maret 2023 | 21:49 WIB

Pelatih Burundi Pastikan Cuaca di Bekasi Tak akan Jadi Kendala bagi Timnya Hadapi Timnas Indonesia

Pelatih Burundi Pastikan Cuaca di Bekasi Tak akan Jadi Kendala bagi Timnya Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 24 Maret 2023 | 19:51 WIB

Timnas Indonesia vs Burundi, Skuad Garuda Kemungkinan Tidak Berpuasa di Hari Pertandingan

Timnas Indonesia vs Burundi, Skuad Garuda Kemungkinan Tidak Berpuasa di Hari Pertandingan

Bola | Jum'at, 24 Maret 2023 | 19:41 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB

Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif

Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB

Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan

Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan

Sumut | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:48 WIB

Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total

Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:45 WIB

Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu

Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:45 WIB

Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:41 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB