Penyebab Father Hanger Itu Apa? Waduh, Orang Tua Wajib Wanti-wanti Jangan sampai Begini Ya

bandungbarat

Senin, 10 April 2023 | 11:03 WIB
Penyebab Father Hanger Itu Apa? Waduh, Orang Tua Wajib Wanti-wanti Jangan sampai Begini Ya
Ilustrasi Penyebab Father Hanger Itu Apa? Waduh, Orang Tua Wajib Wanti-wanti Jangan sampai Begini Ya(Pixabay/Victoria_Watercolor)

SUARABANDUNGBARAT - Penyebab father hanger itu apa? waduh, orang tua wajib wanti-wanti jangan sampai begini ya.

Father hanger adalah istilah baru yang sedang menjadi viral di kalangan orangtua. Istilah ini mengacu pada perasaan yang dirasakan oleh ayah yang merasa diabaikan atau tidak diakui dalam peran sebagai seorang ayah. Istilah ini berasal dari bahasa Inggris "dad-hanger", yang secara harfiah berarti "gantungan ayah".

Perasaan father hanger ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya adalah kurangnya waktu yang dihabiskan dengan anak, kurangnya pengakuan dari pasangan atau keluarga, dan peran ayah yang sering kali dianggap kurang penting dalam mengasuh anak.

Salah satu faktor penyebab father hanger adalah kesulitan yang dihadapi oleh para ayah dalam mencari keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga.

Banyak ayah yang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan ini seringkali membuat mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.

Ketika anak-anak mulai tumbuh dan membutuhkan perhatian lebih, banyak ayah yang merasa terpinggirkan dan tidak bisa memberikan perhatian yang cukup kepada mereka.

Selain itu, peran ayah dalam mengasuh anak seringkali diabaikan atau dianggap kurang penting dalam keluarga. Banyak ibu yang seringkali mengambil alih semua tanggung jawab mengasuh anak, sehingga ayah seringkali hanya dianggap sebagai "pembantu" atau "pelengkap" dalam mengurus anak-anak.

Hal ini membuat ayah merasa tidak diakui dalam perannya sebagai orangtua.

Perasaan father hanger juga dapat disebabkan oleh kurangnya dukungan dari pasangan atau keluarga. Banyak ayah yang merasa bahwa pasangannya tidak memberikan pengakuan atau dukungan yang cukup atas peran yang mereka lakukan dalam keluarga. Ini dapat menyebabkan ayah merasa tidak dihargai dan tidak diakui dalam keluarga.

baca juga

Untuk mengatasi perasaan father hanger, para ayah dapat melakukan berbagai cara, seperti mengalokasikan waktu khusus untuk menghabiskan waktu bersama anak, berbicara dengan pasangan tentang peran mereka dalam keluarga, dan menekankan pentingnya peran ayah dalam mengasuh anak.

Dengan adanya dukungan dari pasangan dan keluarga, ayah dapat merasa lebih dihargai dan diakui dalam perannya sebagai orangtua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendadak Bisa Hadir! AG Ternyata Siap Jalani Sidang Vonis Kasus Penganiayaan David Ozora

Mendadak Bisa Hadir! AG Ternyata Siap Jalani Sidang Vonis Kasus Penganiayaan David Ozora

News | Senin, 10 April 2023 | 10:52 WIB

Bukti Kuat Aurel Hermansyah Hamil Anak Kedua, Ternyata dari Tanda-tanda Ini Lho

Bukti Kuat Aurel Hermansyah Hamil Anak Kedua, Ternyata dari Tanda-tanda Ini Lho

Bandungbarat | Senin, 10 April 2023 | 10:46 WIB

Diderita oleh Ayah Asmirandah Sebelum Wafat, Ketahui 5 Penyebab Kanker Usus

Diderita oleh Ayah Asmirandah Sebelum Wafat, Ketahui 5 Penyebab Kanker Usus

Your Say | Senin, 10 April 2023 | 10:17 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×