SuaraBandungBarat.id – Seakan baru kemarin, tanpa terasa Ramadhan telah memasuki 10 hari terakhir, umat Islam segera menemui hari raya Idul Fitri dalam waktu kurang dari 10 hari.
Tak lengkap rasanya melalui 10 hari terakhir bulan Ramadhan tanpa mengejar Lailatul Qadr atau malam yang keutamaannya lebih baik dari 1000 bulan.
Ibadah apa yang bisa dikerjakan di 10 malam tersebut agar beroleh Lailatul Qadr?
Di antara amal dan ibadah yang kita dikerjakan di antaranya:
Pertama, menjaga sholat wajib, khususnya sholat isya dan shubuh yang didirikan secara berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda, ”Barang siapa yang shalat isya berjamaah, maka ia akan mendapatkan bonus pahala shalat atau ibadah selama setengah malam dan barang siapa yang shalat isya dan shubuh berjamaah maka ia seperti shalat malam penuh.” (HR Muslim).
Kedua, menjaga sholat tarawih secara berjamaah.
Sebagaimana sabda Nabi SAW dalam hadits yang diriwayatkan Imam Tirmidzi, ”Barang siapa yang shalat tarawih bersama imam sampai selesai atau ditutup dengan witir maka ia mendapatkan pahala shalat semalam suntuk,”
Ketiga, perbanyak membaca Al-Quran atau tadarus.
Nabi Besar Muhammad SAW bersabda dalam sebuah hadits yang dishahihkan oleh Al-Imam Albani dalam Shahil Jamil, “Barang siapa yang membaca 100 ayat Al-Quran di sebuah malam maka ia mendapatkan pahala sholat atau ibadah semalam suntuk,” (HR An Nasa’i).
Keempat, perbanyak doa, khususnya doa sebagai berikut:
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Pengampun dan Menyukai ampunan, maka ampunilah diriku.” (HR Tirmidzi).
Kelima, perbanyak muhasabah atau introspeksi diri.
Hal tersebut dilakukan dengan berdoa dan istighfar, memohonkan ampunan kepada Allah SWT.
Keenam, perbanyak dzikir, khususnya di akhir tengah malam.
Rasulullah bersabda yang artinya, “Waktu terdekat Rabb dengan hambanya di saat akhir tengah malam,” (HR Tirmidzi).
Ketujuh, membaca 2 ayat terakhir dari surat Al-Baqarah.
Sebagaimana tercantum di dalam sabda Nabi SAW yang artinya, “Barang siapa membaca 2 ayat terakhir dari surat Al-Baqarah di malam hari, niscaya ayat ini akan mencukupkannya,” (HR Bukhari dan Muslim).
Kedelapan, berpenampilan baik.
“Disunnahkan untuk mandi, pakai baju terbaik, dan pewangi. Bangunkan dan ajak keluarga untuk beribadah sebagaimana Nabi membangunkan keluarga Beliau di 10 malam terakhir ini,” jelas Ustadz Muhammad Nurul Dzikri menjelaskan salah satu hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, dilansir dari kanal YouTube Muhammad Nurul Dzikri pada Kamis (13/04/2023).
Kesembilan, dirikan ibadah dengan hati yang dipenuhi keimanan dan keyakinan.
Nabi Muhammad SAW bersabda, ”Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadr karena iman dan ihtisab (berharap dan antusias terhadap pahala) niscaya dosanya yang lalu akan diampuni oleh Allah SWT,” (HR Bukhari dan Muslim).
”Selamat mencari Lailatul Qadr. Ingat, satu malam lebih baik daripada 1000 bulan dan hanya dengan cara habis-habisan beribadah di 10 malam saja,” kata Ustadz Muhammad Nurul Dzikri.
Rasulullah SAW bersabda, ”Barang siapa yang terhalang dari mendapatkan kebaikannya (Lailatul Qadr), maka ia telah terhalang dari (banyak) kebaikan,”
Dengan meneladani Nabi Muhammad SAW dan seluruh ibadah yang beliau laksanakan di 10 malam terakhir Ramadhan, niscaya umat Muslim akan memperoleh pahala yang sempurna dan ampunan menyeluruh yang diraih oleh orang-orang yang mendapatkan malam penuh kemuliaan tersebut.(*)
Sumber: YouTube Muhammad Nurul Dzikri