SUARA BANDUNG BARAT - Film “Yowis Ben” merupakan sebuah film layar lebar yang juga akan tayang di SCTV. Tepatnya, film ini tayang untuk menemani lebaran kamu di rumah.
Film “Yowis Ben” termasuk tayangan yang mengusung genre komedi yang siap menyuguhkan aksi para pemeran untuk mengisi lebaran kamu di rumah. Apalagi saat kamu menontonnya di SCTV.
Film “Yowis Ben” diketahui telah dirilis pada 22 Februari 2018. Namun, kamu juga bisa menyaksikan film komedi Indonesia yang satu ini pada lebaran tahun ini di SCTV.
Film layar lebar SCTV ini dapat menjadi opsi jika kamu ingin menyaksikan film komedi, untuk itu simaklah alur cerita “Yowis Ben” dikutip dari akun youtube Review Anyaran.
Film “Yowis Ben”
Film “Yowis Ben” menceritakan tentang anak sekolah yang tidak populer sehingga membentuk band yang bernama “Yowis Ben”.
Singkat cerita, Doni datang ke tempat Bayu. Bayu sempat mengungkapkan bahwa dirinya mempunyai mimpi untuk terkenal di sekolahnya sehingga akan banyak gadis yang menyukainya.
Bayu dan Doni berencana mendirikan sebuah grup band. Di sekolah, mereka membagi brosur dan ditempelkan di dinding untuk mencari orang-orang yang ingin bergabung di anggota grup band mereka sebagai keyboardis dan drummer.
Tak lama, datanglah seorang yang mendaftarkan diri sebagai drummer bernama Yayan. Bayu tahu siapa orang ini.
Baca Juga: 2 Doa Malam Lailatul Qadar Berdasarkan Riwayat Hadis Shahih
Saat di kampungnya, Yayan adalah seorang pemukul bedug di Masjid. Tetapi setelah di tes, malah jago dirinya bermain.
Akhirnya, Doni dan Bayu menyetujuinya untuk bergabung. Mereka kemudian menemukan seseorang yang bernama Nando yang jago bermain keyboard.
Mereka bertiga yakin kalau Nando gabung di band mereka, maka band mereka akan sukses. Yayan mempunyai rencana agar Nando bergabung bersama mereka, yaitu menyemburkan air ke muka Nando, dimana air itu sudah diisikan doa.
Saat Nando keluar dari toilet, Yayan langsung menyemburkan air ke wajah Nando. Yudha meminta maaf dan memberikan selembar kertas untuk bisa membersihkan air itu.
Kertas itu adalah selembaran brosur tadi. Saat Nando membacanya, Nando malah tertarik.
Tidak membutuhkan waktu lama lagi, mereka berangkat menuju studio band untuk melakukan latihan pertamanya. saat hendak daftar, di antrean mereka bingung mau memberi nama band mereka.