SUARA BANDUNG BARAT - Kemarahan wali kota Solo, Gibran Rakabuming akhirnya mencuat setelah ia bosan dengan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang marak terjadi menuju pemilu 2024 mendatang.
Ia memberikan respon monohok pada warganet yang dinilainya memunculkan kembali istilah PKI Solo dan Pancacina.
Diketahui, bahwa istilah PKI Solo merujuk kepada Presiden Joko Widodo yang merupakan bapak dari Gibran Rakabuming.
Sedangkan, Pancacina adalah plesetan dari ideologi negara sekaligus dasar falsafah bangsa, Pancasila.
Berikut adalah narasi cuitan yang membuat Wali kota Solo itu naik pitam hingga membalas cuitannya.
"Halo turunan PKI Solo
Pancacina
1. Keatheisan Yang Maha Esa
2. Kebiadan berabad-abad
Baca Juga: Anak Hamil Tanpa Suami, Ibu Denise Chariesta Pasrah: Enggak Usah Dipusingin
3. Persatuan Cina-Cina
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Republik Rakyat Cina
5. Keadilan Sosial bagi seluruh konglomerat cina," tulis dalam cuitan @budi***
Dongkol dengan cuitan tersebut, putera sulung Joko Widodo tersebut langsung menegaskan bahwa isu SARA sudah tidak dapat menarik bagi masyarakat.
"Bilang ke korlap (Koordinator Lapangan) lu. Serangan-serangan seperti ini udah kalian lakukan di 2014 dan 2019. Sudah terbukti 2x kalah dan masyarakat tidak simpatik. Masa mau lu ulangin lagi pola seperti ini di 2024," tulis wali kota Solo tersebut. (*)