SUARA BANDUNG BARAT - Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Manik Marganamahendra yang sempat mengkritik DPR RI pada 2019 lalu, kini menjadi bcaaleg DPRD DKI dari Partai Perindo.
Manik Marganamahendra yang beberapa tahun lalu menjadi salah satu pelopor aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR RI perihal penolakan RUU KUHP dan UU KPK bahkan sempat sebut DPR RI sebagai 'Dewan Penghianat' , kini mencalonkan diri sebagai bacaleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo.
Ia mengungkapkan alasan dirinya memilih menjadi bacaleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo karena semenjak dirinya berkuliah di UI kesadaran dirinya terhadap realita sosial semakin tinggi, dan masalah sosial yang ada saat ini bukan tiba-tiba dan jauh dari pembahasan masyarakat yang harus dibawa ke dalam meja perpolitikan.
" Sejak saya duduk di bangku kuliah Universitas Indonesia, kesadaran saya akan realita sosial semakin tinggi. Sedikit banyak saya belajar bahwa masalah sosial yang kita hadapi saat ini terjadi bukan karena tiba-tiba. Ada masalah sistematik yang terjadi dan dibiarkan jauh dari pembahasan sehari-hari masyarakat, " tulis Manik Marganamahendra yang dikutip bandungbarat.suara.com dalam Instagramnya @marganamahendra, Rabu, (14/06/2023).
" Tapi bagaimana jika kemudian masyarakat secara kolektif sadar akan masalah sistemik ini? Bagaimana jika kesadaran ini juga dimobilisasi ke dalam gerakan yang sistemik pula? Hal ini akhirnya membuat saya memustuskan bahwa kesadaran politik juga harus dibawa ke dalam meja politik praktis, " tambahnya.
Mantan Ketua BEM UI ini meminta doa serta dukungan kepada masyarakat agar bisa menjadi menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo dalam pemilihan nanti.
" Saya ingin menjawab dan meminta doa serta dukungan teman-teman, Saya akan maju di Pemilu 2024, mencalonkan diri sebagai bacaleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo, " ungkapnya.
Manik Marganamahendra mengajak kepada masyarakat yang terpanggil untuk ikut andil bersama dalam gerakan sistemik yang dilakukan olehnya agar dapat bergerak bersama.
" Jika teman-teman merasa terpanggil bergerak dalam 'gerakan sistemik' ini, izinkan saya meminta kritik, masukan dan saran. Saya mengajak kita untuk bergerak bersama! " tukasnya. (*)
Baca Juga: Perempuan di Padang Sudah 2 Kali Diculik Mantan Pacar, Diselamatkan Keluarga hingga Warga