SUARABANDUNGBARAT - Bacaan Surat Yasin Ayat 1 sampai 83 Beserta Latin dan Terjemahannya Bahasa Indonesia yang Bisa Dibaca Setiap Malam Jumat.
Membaca Surat Yasin pada malam Jumat memiliki dua keutamaan yang sangat dihargai. Pertama, membaca Surat Yasin pada malam Jumat diyakini memberikan pahala yang berlipat ganda.
Malam Jumat adalah waktu istimewa di mana pahala amal ibadah diberikan berlipat, dan membaca Surat Yasin pada malam ini meningkatkan potensi penerimaan pahala yang besar.
Kedua, membaca Surat Yasin pada malam Jumat juga dikaitkan dengan pengampunan dosa. Surat Yasin merupakan salah satu surat dalam Al-Quran yang memiliki keutamaan khusus dalam menghapus dosa-dosa.
Dengan mengamalkan amalan ini secara rutin, umat Muslim berharap untuk mendapatkan pengampunan Allah atas dosa-dosa mereka dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Berikut ini bacaan surat Yasin Ayat 1 - 83 tulisan Arab dan terjemahan bahasa Indonesia versi Kementerian Agama.
-
Ya Sin
-
Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah,
-
sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul,
-
(yang berada) di atas jalan yang lurus,
-
(sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang,
-
agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.
Baca Juga: Baca Rutin Doa Ini Pagi dan Sore Agar Terbebas dari Hutang dan Kebingungan, Abu Umamah: Benar-benar Lunas!
-
Sungguh, pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.
-
Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah.
-
Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.
-
Dan sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka atau engkau tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman juga.
-
Sesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
-
Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh).
-
Dan buatlah suatu perumpamaan bagi mereka, yaitu penduduk suatu negeri, ketika utusan-utusan datang kepada mereka;
-
(yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga (utusan itu) berkata, “Sungguh, kami adalah orang-orang yang diutus kepadamu.”
-
Mereka (penduduk negeri) menjawab, “Kamu ini hanyalah manusia seperti kami, dan (Allah) Yang Maha Pengasih tidak menurunkan sesuatu apa pun; kamu hanyalah pendusta belaka.”
-
Mereka berkata, “Tuhan kami mengetahui sesungguhnya kami adalah utusan-utusan(-Nya) kepada kamu.
-
Dan kewajiban kami hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas.”
-
Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu. Sungguh, jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami rajam kamu dan kamu pasti akan merasakan siksaan yang pedih dari kami.”
-
Mereka (utusan-utusan) itu berkata, “Kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri. Apakah karena kamu diberi peringatan? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas.”
-
Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas dia berkata, “Wahai kaumku! Ikutilah utusan-utusan itu.
-
Ikutilah orang yang tidak meminta imbalan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
-
Dan tidak ada alasan bagiku untuk tidak menyembah (Allah) yang telah menciptakanku dan hanya kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan.
-
Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya? Jika (Allah) Yang Maha Pengasih menghendaki bencana terhadapku, pasti pertolongan mereka tidak berguna sama sekali bagi diriku dan mereka (juga) tidak dapat menyelamatkanku.
-
Sesungguhnya jika aku (berbuat) begitu, pasti aku berada dalam kesesatan yang nyata.
-
Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)-ku.”
-
Dikatakan (kepadanya), “Masuklah ke surga.” Dia (laki-laki itu) berkata, “Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui,
-
apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang telah dimuliakan.”
-
Dan setelah dia (meninggal), Kami tidak menurunkan suatu pasukan pun dari langit kepada kaumnya, dan Kami tidak perlu menurunkannya.
-
Tidak ada siksaan terhadap mereka melainkan dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka mati.
-
Alangkah besar penyesalan terhadap hamba-hamba itu, setiap datang seorang rasul kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.
-
Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan. Orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tidak ada yang kembali kepada mereka.
-
Dan setiap (umat), semuanya akan dihadapkan kepada Kami.
-
Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bumi yang mati (tandus). Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari (biji-bijian) itu mereka makan.
-
Dan Kami jadikan padanya di bumi itu kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,
-
agar mereka dapat makan dari buahnya, dan dari hasil usaha tangan mereka. Maka mengapa mereka tidak bersyukur?
-
Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.
-
37. Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari (malam) itu, maka seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan,
-
38. Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.
-
39. Dan telah Kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua.
-
40. Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.
-
Wa yatul lahum ann amaln urriyyatahum fil-fulkil-masy-n
41. Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan,
-
Wa khalaqn lahum mim milih m yarkabn
42. Dan Kami ciptakan (juga) untuk mereka (angkutan lain) seperti apa yang mereka kendarai.
-
Wa in nasya` nugriq-hum fa l arkha lahum wa l hum yungqan
43. Dan jika Kami menghendaki, Kami tenggelamkan mereka. Maka tidak ada penolong bagi mereka dan tidak (pula) mereka diselamatkan,
-
Ill ramatam minn wa mat'an il n
44. Melainkan (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai waktu tertentu.
-
Wa i qla lahumuttaq m baina aidkum wa m khalfakum la'allakum tur-amn
45. Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Takutlah kamu akan siksa yang di hadapanmu (di dunia) dan azab yang akan datang (akhirat) agar kamu mendapat rahmat.”
-
Wa m ta`thim min yatim min yti rabbihim ill kn 'an-h mu'rin
46. Dan setiap kali suatu tanda dari tanda-tanda (kebesaran) Tuhan datang kepada mereka, mereka selalu berpaling darinya.
-
Wa i qla lahum anfiq mimm razaqakumullhu qlallana kafar lillana man a nu'imu mal lau yasy`ullhu a'amah in antum ill f allim mubn
47. Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Infakkanlah sebagian rezeki yang diberikan Allah kepadamu,” orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman, “Apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki Dia akan memberinya makan? Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata.”
-
Wa yaqlna mat hal-wa'du ing kuntum diqn
48. Dan mereka (orang-orang kafir) berkata, “Kapan janji (hari berbangkit) itu (terjadi) jika kamu orang yang benar?”
-
M yanurna ill aiataw widatan ta`khuuhum wa hum yakhiimn
49. Mereka hanya menunggu satu teriakan, yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.
-
Fa l yasta'na tauiyataw wa l il ahlihim yarji'n
50. Sehingga mereka tidak mampu membuat suatu wasiat dan mereka (juga) tidak dapat kembali kepada keluarganya.
-
Wa nufikha fi-ri fa i hum minal-ajdi il rabbihim yansiln
51. Lalu ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhannya.
-
Ql y wailan mam ba'aan mim marqadin h m wa'adar-ramnu wa adaqal-mursaln
52. Mereka berkata, “Celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?” Inilah yang dijanjikan (Allah) Yang Maha Pengasih dan benarlah rasul-rasul(-Nya).
-
Ing knat ill aiataw widatan fa i hum jam'ul ladain muarn
53. Teriakan itu hanya sekali saja, maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada Kami (untuk dihisab).
-
Fal-yauma l tulamu nafsun syai`aw wa l tujzauna ill m kuntum ta'maln
54. Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun dan kamu tidak akan diberi balasan, kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan.
-
Inna a-bal-jannatil-yauma f syugulin fkihn
55. Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).
-
Hum wa azwjuhum f illin 'alal-ar`iki muttaki`n
56. Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan.
-
Lahum fh fkihatuw wa lahum m yadda'n
57. Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan.
-
Salm, qaulam mir rabbir ram
58. (Kepada mereka dikatakan), “Salam,” sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
-
Wamtzul-yauma ayyuhal-mujrimn
59. Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir), “Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, wahai orang-orang yang berdosa!
-
A lam a'had ilaikum y ban dama al l ta'budusy-syain, innah lakum 'aduwwum mubn
60. Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu wahai anak cucu Adam agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagi kamu,
-
Wa ani'budn, h irum mustaqm
61. Dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.”
-
Wa laqad aalla mingkum jibillang kar, a fa lam takn ta'qiln
62. Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti?
-
Hih jahannamullat kuntum t'adn
63. Inilah (neraka) Jahanam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu.
-
Ilauhal-yauma bim kuntum takfurn
64. Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya.
-
Al-yauma nakhtimu 'al afwhihim wa tukallimun aidhim wa tasy-hadu arjuluhum bim kn yaksibn
65. Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
-
Walau nasy`u laamasn 'al a'yunihim fastabaqu-ira fa ann yubirn
66. Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat?
-
Walau nasy`u lamasakhnhum 'al maknatihim famasta' muiyyaw wa l yarji'n
67. Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami ubah bentuk mereka di tempat mereka berada; sehingga mereka tidak sanggup berjalan lagi dan juga tidak sanggup kembali.
-
Wa man nu'ammir-hu nunakkis-hu fil-khalq, a fa l ya'qiln
68. Dan barangsiapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadian(nya).
Maka mengapa mereka tidak mengerti?
-
Wa m 'allamnhusy-syi'ra wa m yambag lah, in huwa ill ikruw wa qur`num mubn
69. Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah pantas baginya. Al-Qur'an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Kitab yang jelas,
-
Liyunira mang kna ayyaw wa yaiqqal-qaulu 'alal-kfirn
70. Agar dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan agar pasti ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir.
-
A wa lam yarau ann khalaqn lahum mimm 'amilat aidn an'man fa hum lah mlikn
71. Dan tidakkah mereka melihat bahwa Kami telah menciptakan hewan ternak untuk mereka, yaitu sebagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya?
-
Wa allalnh lahum fa min-h rakbuhum wa min-h ya`kuln
72. Dan Kami menundukkannya (hewan-hewan itu) untuk mereka; lalu sebagiannya untuk menjadi tunggangan mereka dan sebagian untuk mereka makan.
-
Wa lahum fh manfi'u wa masyrib, a fa l yasykurn
73. Dan mereka memperoleh berbagai manfaat dan minuman darinya. Maka mengapa mereka tidak bersyukur?
-
Wattakha min dnillhi lihatal la'allahum yunarn
74. Dan mereka mengambil sesembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan.
-
L yasta'na narahum wa hum lahum jundum muarn
75. Mereka (sesembahan) itu tidak dapat menolong mereka; padahal mereka itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga (sesembahan) itu.
-
Fa l yazungka qauluhum, inn na'lamu m yusirrna wa m yu'linn
76. Maka jangan sampai ucapan mereka membuat engkau (Muhammad) bersedih hati. Sungguh, Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.
-
A wa lam yaral-insnu ann khalaqnhu min nufatin fa i huwa khamum mubn
77. Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata!
-
Wa araba lan maalaw wa nasiya khalqah, qla may yuyil-'ima wa hiya ramm
78. Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya; dia berkata, “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah hancur luluh?”
-
Qul yuyhalla ansya`ah awwala marrah, wa huwa bikulli khalqin 'alm
79. Katakanlah (Muhammad), “Yang akan menghidupkannya ialah (Allah) yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk,
-
Alla ja'ala lakum minasy-syajaril-akhari nran fa i antum min-hu tqidn
80. Yaitu (Allah) yang menjadikan api untukmu dari kayu yang hijau, maka seketika itu kamu nyalakan (api) dari kayu itu.”
-
A wa laisalla khalaqas-samwti wal-ara biqdirin 'al ay yakhluqa milahum, bal wa huwal-khallqul-'alm
81. Dan (Allah) yang menciptakan langit dan bumi, mampu menciptakan kembali yang serupa itu (jasad mereka yang sudah hancur itu)? Benar, dan Dia Maha Pencipta, Maha Mengetahui.
-
Innam amruh i arda syai`an ay yaqla lah kun fa yakn
82. Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menginginkan sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.
-
Fa sub-nalla biyadih malaktu kulli syai`iw wa ilaihi turja'n
83. Maka Mahasuci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas sesuatu dan kepada-Nya dikembalikan segala sesuatunya.