Google Buka Suara Soal Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas, Soroti 2 Dampak Negatifnya!

bandungbarat | Suara.com

Kamis, 27 Juli 2023 | 19:30 WIB
Google Buka Suara Soal Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas, Soroti 2 Dampak Negatifnya!
Ilustrasi Google Buka Suara Soal Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas, Soroti 2 Dampak Negatifnya!(Unsplash)

SUARABANDUNGBARAT - Google Indonesia mengeluarkan kritik terhadap rancangan Peraturan Presiden tentang Jurnalisme Berkualitas yang baru-baru ini diusulkan. Menurut Google, rancangan perpres tersebut dapat membatasi keragaman sumber berita dan hanya menguntungkan pihak tertentu.

Dalam blog resminya yang dirilis pada Selasa (25/7/2023), Google menjelaskan bahwa rancangan perpres tersebut memberikan kekuasaan kepada sebuah lembaga non-pemerintah untuk menentukan konten apa yang boleh muncul online dan penerbit berita mana yang boleh meraih penghasilan dari iklan. Hal ini dinilai dapat menyebabkan terbatasnya keberagaman sumber berita bagi publik Indonesia.

Google juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak negatif dari rancangan perpres tersebut. Jika disahkan, Google menganggap bahwa mereka tak akan bisa lagi menyediakan sumber informasi yang kredibel dan beragam di Indonesia. Berbagai program yang didedikasikan untuk mendukung industri media di Indonesia juga dapat menjadi sia-sia akibat adanya regulasi baru tersebut.

Lebih lanjut, Google menyoroti dua dampak negatif yang akan terjadi jika rancangan perpres disetujui.

Pertama, berita media online akan terbatas hanya pada segelintir penerbit atau media yang diuntungkan. Media-media kecil dari daerah, termasuk yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), tidak akan dapat ditampilkan oleh Google, sehingga masyarakat Indonesia tidak akan mendapatkan berbagai sudut pandang yang lengkap.

Kedua, rancangan perpres ini mengancam eksistensi media dan kreator berita sebagai sumber informasi online utama masyarakat. Pembentukan lembaga non-pemerintah dengan perwakilan Dewan Pers yang hanya menguntungkan media tradisional menjadi ancaman bagi keragaman informasi dan eksistensi media di era digital.

Google menyatakan bahwa mereka tidak percaya rancangan perpres ini akan memberikan kerangka kerja yang baik untuk industri berita yang tangguh dan ekosistem kreator yang subur di Indonesia.

Oleh karena itu, Google berharap pemerintah dapat memberikan solusi yang baik dan komitmen untuk membangun ekosistem berita yang berkualitas dan mendukung seluruh penerbit berita di Indonesia.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disuruh Bayar, Google dan Meta Blokir Konten Berita di Kanada

Disuruh Bayar, Google dan Meta Blokir Konten Berita di Kanada

Tekno | Kamis, 27 Juli 2023 | 19:26 WIB

Google Kritik Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas Ancam Kebebasan Media di Indonesia

Google Kritik Rancangan Perpres Jurnalisme Berkualitas Ancam Kebebasan Media di Indonesia

Batam | Kamis, 27 Juli 2023 | 18:54 WIB

Perpres Jurnalisme Berkualitas Dikhawatirkan Hanya Akan Untungkan Segelintir Pihak

Perpres Jurnalisme Berkualitas Dikhawatirkan Hanya Akan Untungkan Segelintir Pihak

Bali | Kamis, 27 Juli 2023 | 17:59 WIB

Terkini

7 Fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono: Dari Dokumen Elektronik Hingga Temuan Uang di Ruang Pribadi

7 Fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono: Dari Dokumen Elektronik Hingga Temuan Uang di Ruang Pribadi

Jabar | Kamis, 02 April 2026 | 18:00 WIB

Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta

Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta

News | Kamis, 02 April 2026 | 18:00 WIB

7 Rekomendasi Parfum Isi Ulang Pria, Semakin Berkeringat Semakin Wangi

7 Rekomendasi Parfum Isi Ulang Pria, Semakin Berkeringat Semakin Wangi

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 18:00 WIB

AAKI Bahas WFH ASN, Solusi Efisiensi di Tengah Krisis Energi Global

AAKI Bahas WFH ASN, Solusi Efisiensi di Tengah Krisis Energi Global

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:59 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

RRQ dan ONIC Terpilih Masuk Jajaran 40 Klub Esports Elit Dunia, Terima Suntikan Dana Segar

RRQ dan ONIC Terpilih Masuk Jajaran 40 Klub Esports Elit Dunia, Terima Suntikan Dana Segar

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 17:52 WIB

Sulut Diguncang Gempa M 7,6: Pasukan Kodam XIII/Merdeka Langsung Gempur Lokasi Terdampak

Sulut Diguncang Gempa M 7,6: Pasukan Kodam XIII/Merdeka Langsung Gempur Lokasi Terdampak

Sulsel | Kamis, 02 April 2026 | 17:51 WIB

Bantah KPK, Pengacara Ono Surono: Penyidik yang Paksa Matikan CCTV, Lalu Sita Uang Arisan!

Bantah KPK, Pengacara Ono Surono: Penyidik yang Paksa Matikan CCTV, Lalu Sita Uang Arisan!

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:47 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB