SUARA BANDUNG BARAT - Francesco Bagnaia mengungkapkan, bahwa kemenangan di MotoGP Indonesia 2023 adalah titik baliknya.
Balapan di Sirkuit Mandalika ini merupakan titik balik bagi pebalap Ducati Lenovo yang telah berjuang menghadapi cedera saat melakoni GP Catalunya.
"Ini adalah momen besar buat saya. Kemenangan ini berarti banyak bagi saya. Kami sangat kompetitif, dan saya cukup kesulitan beberapa waktu terakhir ini, sehingga kemenangan ini tentu menjadi sangat penting," kata Bagnaia.
"Setelah terjatuh di Barcelona, itu adalah hal yang masih sulit buat saya lalui. Tapi, tim saya selalu berusaha maksimal dan akhir pekan ini kami berhasil maju sedikit lebih jauh," sambungnya.
Kemenangan ini, dikatakan Bagnaia, juga menjadi pemantik kepercayaan dirinya untuk melewati enam putaran terakhir MotoGP 2023.
Pecco mengungkapkan, cedera akibat kecelakaan di Catalunya-Barcelona adalah cedera yang paling parah.
Belum lagi, ia juga sempat mengalami patah tulang kaki dan pergelangan, serta cedera ligamen tangan.
"Jadi, kondisi seperti ini cukup sulit. Membutuhkan waktu untuk saya agar bisa kembali membaik. Di Barcelona, saya sudah kembali membaik tapi saya terjatuh lagi," katanya.
"Itu sangat berat buat saya. Dan setelah beberapa waktu, saya akhirnya kembali dengan hasil sangat baik," sambungnya.
Baca Juga: Dikenal Sebagai Ratu Malam, Inilah 8 Manfaat Wijaya Kusuma Lengkap dengan Cara Pengolahannya
Mengenai jalannya balapan MotoGP Mandalika 2023, ia mengatakan sudah mengatur pikiran dan strateginya agar bisa lebih siap dan fokus.
Terutama, Jorge Martin (Prima Pramac) saat itu berhasil menyalip Pecco dari posisi puncak klasemen MotoGP 2023 sementara, sebelum rider asal Italia itu kembali merebutnya,
"Saya berusaha untuk mendorong diri saya lebih kencang. Di beberapa lap terakhir, saya sangat menikmatinya. Saya berusaha menyelesaikan balapan yang sangat penting ini, dan tidak membuat kesalahan," kata Pecco. (*)