Terungkap, Alasan di Balik Otak Brigadir J dari Kepala Dipindah ke Perut

Suara Bestie | Suara.com

Selasa, 20 Desember 2022 | 12:17 WIB
Terungkap, Alasan di Balik Otak Brigadir J dari Kepala Dipindah ke Perut
Brigadir J Dan Ferdy Sambo ([Istimewa])

Dari sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, akhirnya terungkap alasan di balik perpindahan otak Brigadir J ke perut.

Hal ini dijelaskan oleh saksi ahli yang berjumlah 5 orang di di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Senin (19/12/2022).

Adapun saksi-saksi tersebut adalah ahli forensik, digital forensik dan Indonesia Automatic Fingerprint Indentification System (Inafis dan kriminologi).

Ternyata fakta di balik perpindahan otak Brigadir J dari kepala ke perut dilakukan oleh dokter forensik.

Ia adalah saksi Ahli Forensik dan Medikolegal, Farah Primadani Karouw yang merupakan dokter yang melakukan autopsi terhadap jenazah Brigadir J di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pemindahan otak Brigadir J tersebut dilakukan saat autopsi pertama.

Autopsi tersebut dilakukan di hari dimana Brigadir J dilaporkan tewas, yakni pada 8 Juli 2022, di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Ahli Forensik memang sengaja memindahkan otak Brigadir J karena tindakan tersebut sudah sesuai dengan prosedur standar operasi atau SOP.

"Jadi setelah pemeriksaan autopsi selesai, autopsi itu kita lakukan pemeriksaan semua organ," kata Farah saat bersaksi dalam sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/12/2022).

Tujuannya adalah supaya tim dokter bisa melakukan proses embalming setelah autopsi jenazah selesai dilakukan.

"Pada saat itu pengembalian itu masuk intinya ke dalam rongga tubuh karena akan dilakukan proses tindakan embalming pascaautopsi, sehingga untuk memaksimalkan embalming itu kami rendam ke dalam formalin, lalu kami masukan ke dalam rongga perutnya." ujar Farah.

Dan hal ini disebut merupakan tindakan yang wajar dan umum dilakukan setelah proses autopsi selesai dilakukan.

"Itu SOP kami semua organ yang sudah diperiksa itu kami masukkan ke dalam rongga tubuh. Diambil ataupun ditinggalkan di luar rongga tubuh," ucapnya.

Seperti diketahui, Brigadir J adalah ajudan mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo yang tewas setelah ditembak di rumah dinas atasannya.

Tewasnya Brigadir J pun menjadi misteri akan alasannya ditembak meski sudah banyak kesaksian muncul dari pihak-pihak yang terlibat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Putri Candrawathi Jadi Si Paling Bohong di Kasus Kematian Brigadir J

Putri Candrawathi Jadi Si Paling Bohong di Kasus Kematian Brigadir J

| Jum'at, 16 Desember 2022 | 10:37 WIB

Putri Candrawathi Kepada Ferdy Sambo : Pah, Yosua Masuk ke Kamar Saya

Putri Candrawathi Kepada Ferdy Sambo : Pah, Yosua Masuk ke Kamar Saya

| Rabu, 07 Desember 2022 | 14:33 WIB

Syarifah Ima Pengen Dipeluk Ferdy Sambo Dan Sebut I Love You

Syarifah Ima Pengen Dipeluk Ferdy Sambo Dan Sebut I Love You

| Sabtu, 03 Desember 2022 | 13:14 WIB

Terkini

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

Sawit Melimpah, Minyak Mahal: Ada Apa dengan Logika Kita?

Sawit Melimpah, Minyak Mahal: Ada Apa dengan Logika Kita?

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah

6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:15 WIB

Muak dengan Maia, Ahmad Dhani dan Keluarga Absen di Nikahan El Rumi di Bali: Ibu Saya Tersinggung

Muak dengan Maia, Ahmad Dhani dan Keluarga Absen di Nikahan El Rumi di Bali: Ibu Saya Tersinggung

Entertainment | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:15 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

Drama Korea Karma: Jalinan Dosa, Rahasia, dan Takdir yang Sulit Dihindari

Drama Korea Karma: Jalinan Dosa, Rahasia, dan Takdir yang Sulit Dihindari

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB