5. Klamidia
Penyakit kelamin pria yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis ini sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, beberapa penderita dapat menunjukkan gejala klamidia beberapa minggu setelah terinfeksi.
Gejala yang muncul umumnya mirip dengan gejala uretritis, seperti nyeri saat buang air kecil, rasa gatal dan terbakar pada uretra, serta keluarnya cairan bening, putih, atau keruh yang tidak biasa dari penis.
6. Kutil kelamin
Sesuai dengan namanya, kutil kelamin ditandai dengan adanya kutil pada alat kelamin. Penyakit kelamin pria ini disebabkan oleh infeksi human papillomavirus atau HPV yang menular melalui kontak langsung dengan penderita kutil kelamin, baik saat melakukan hubungan seks maupun berbagi sex toys.
7. Herpes kelamin
Virus herpes simpleks yang menjadi penyebab herpes kelamin menular melalui kontak langsung dengan penderita herpes saat melakukan hubungan seks maupun berciuman.
Penyakit kelamin pria yang satu ini ditandai dengan munculnya lepuh pada penis, serta gejala menyerupai flu, seperti demam, kurang enak badan, dan kehilangan nafsu makan.
8. Epididimitis
Epididimitis adalah penyakit kelamin pria yang menyerang epididimis, yaitu tabung melingkar di belakang testis yang menyimpan dan membawa sperma. Penyakit ini diakibatkan oleh infeksi bakteri dan umumnya dialami oleh pria berusia 14-35 tahun.
Penderita epididimitis akan mengalami pembengkakan, kemerahan, dan nyeri yang sangat hebat pada buah zakarnya, bahkan dapat menjalar sampai ke selangkangan. Penyakit kelamin pria ini juga dapat menyebabkan penderitanya mengalami nyeri saat buang air kecil, demam, dan menggigil.
9. Sifilis
Sifilis adalah penyakit kelamin pria yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit kelamin pria ini diawali dengan adanya luka yang tidak terasa sakit di alat kelamin maupun mulut, dan menular melalui kontak dengan luka tersebut.
Gejala sifilis berbeda-beda sesuai dengan tahapan keparahan penyakit ini, yaitu:
1. Sifilis primer, terdapat luka kecil (chancre) yang tidak terasa sakit di tempat awal terjadinya infeksi.