Dinamika politik Indonesia disebut berkaitan dengan suara dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencari penerusnya. Ia pun memberikan jawaban terkait hal itu.
Ia merujuk beberapa nama yang ada dalam survei-survei. Untuk diketahui nama-nama yang kerap kali muncul di survei ialah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
"Ya Saya kira, di survei kan sudah jelas, enggak akan keluar lah dari yang di survei itu lah Saya kira, enggak akan ada tahu-tahu nongol, kandidat baru sangat sulit," ujar Jokowi saat berbicara dengan Karni Ilyas, dikutip Rabu (28/12/2022).
"Yang ada di survei itu lah yang disajikan nanti oleh partai-partai karena apa pun yang bisa mengusung kandidat ini kan dari partai, ya jadi tanyakan ke partai," imbuhnya.
Ia menyebutkan, baginya siapa saja yang jadi presiden nanti, hal terpenting yang perlu diingat dan dilakukan adalah pembangunan berkelanjutan.
"Kalau dari sisi saya yang penting program pembangunan berkesinambungan, jangan sampai ganti kepemimpinan ganti kebijakan, kalau gitu enggak akan maju jadi terus berkesinambungan itu yang kita harapkan, menangani capresnya siapa ya tunggu taggal mainnya," kata Jokowi.
"Yang menentukan kan partai, nanti yang memilih juga rakyat siapa presiden yang diinginkan tetapi dari saya kita harapkan program pembangunan ini harus bisa berkesinambungan," tambahnya.
Disinggung soal isu dukungannya kepada Ganjar Pranowo, ia justru tak memberikan tanggapan lebih. Hanya tertawa dan tak menjawab secara eksplisit.
"Saya kira ini masih jauh lah, 2024 masih jauh saya ingin masih sisa 2 tahun ini bekerja keras menyelesaikan hal-hal yang belum selesai," tandasnya.
Baca Juga: Ubah Posisi Kapten Thailand Jadi Gelandang, Alexandre Polking Bantah Copy Paste Pep Guardiola
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.