Khaerunnisa, perempuan asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mengaku sempat bertemu dengan pacarnya Asib Ali di kantor polisi. Setelah lamarannya ditolak oleh orang tua Khaerunnisa.
Bahkan Ali sempat mengajak Khaerunnisa kabur dari rumah. Dalam istilah suku bugis disebut Silariang.
"Tapi saya bilang ndak bisa ka, ndak mau orang tuaku baru ndak mungkin juga kutinggalkan orang tuaku lagi sakit jantung," ujarnya.
Kisal Ali sebelumnya viral di media sosial. Ia mengaku datang jauh dari wilayah Lucknow di India untuk melamar kekasihnya bernama Khaerunnisa di Kecamatan Majauleng, Wajo.
Namun, bukannya disambut dengan bahagia, lamaran Ali ditolak oleh pihak perempuan. Alasannya karena Khaerunnisa sudah dijodohkan dengan pria lain.
Ali bahkan membawa sejumlah seserahan berupa produk kecantikan dan perhiasan dari India untuk diberikan ke pujaan hatinya.
Dalam video yang beredar, Ali mengaku sudah menjalin kasih dengan Khaerunnisa selama satu tahun. Mereka berkenalan dan berpacaran lewat media sosial.
Ali mengaku kerap mengiriminya uang hingga Rp52 juta. Ia pun datang ke Indonesia atas persetujuan pihak perempuan dengan maksud untuk menikah.
Namun setelah tiba di Indonesia, keluarga perempuan tersebut menolak dengan alasan Khaerunnisa telah dijodohkan dengan pria lain. Ia merasa dibohongi.
"Saya datang dari India ke Indonesia untuk Nisa ketika saya ingin menikahinya, kenapa dia membohongi saya," ujar Ali.
Ali Terlambat Melamar
Khaerunnisa, perempuan yang menolak lamaran pria asal India, Asib Ali, kini muncul ke publik.
Warga Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan itu mengklarifikasi kenapa menolak lamaran Ali. Setelah kisah cintanya viral di media sosial.
Khaerunnisa mengaku sudah menunggu Ali sejak tahun lalu. Ia sempat dijanji oleh kekasihnya itu untuk datang melamar ke Indonesia.
Namun, hingga tahun 2023, Ali tak kunjung datang. Khaerunnisa dan keluarganya pun merasa dibohongi.