Cuaca Panas Ekstrem Bikin Aspal Jalan Raya Meleleh, Sepatu Pengendara Sampai Copot

Suara Bestie | Suara.com

Selasa, 25 April 2023 | 12:19 WIB
Cuaca Panas Ekstrem Bikin Aspal Jalan Raya Meleleh, Sepatu Pengendara Sampai Copot
Warga terjebak di jalan raya yang aspalnya meleleh akibat cuaca panas ekstrem

Cuaca panas ekstrem melanda sejumlah wilayah di bumi. Suhu yang melebihi 40 derajat celcius membuat masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah.

Dampak yang terlihat dari tingginya suhu udara ini, aspal jalan raya di India terlihat meleleh. Membuat pengendara memperlambat laju kendaraan.

Dalam video yang beredar, alas sepatu warga sampai copot saat menginjak aspal yang meleleh.

Sejumlah negara Asia dilanda cuaca panas yang terbilang ekstrim. Seperti Thailand, Laos, Bangladesh, India, dan lainnya.

Suhunya lebih 40 derajat Celcius, sampai aspal di India meleleh.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), telah mengeluarkan imbauan terkait gelombang panas di Asia, termasuk Indonesia.

BMKG awalnya menjelaskan perkembangan gelombang panas Asia Selatan. 

Semenjak pekan lalu hingga hari ini, hampir sebagian besar negara-negara di Asia Selatan, masih terdampak gelombang panas atau biasa disebut heatwave.

Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan dinamika atmosfer yang tidak biasa menjadi salah satu penyebab Indonesia mengalami suhu panas dalam beberapa hari terakhir.

"Suhu panas ekstrem melanda negara-negara Asia sepekan terakhir. Indonesia tidak mengalami gelombang panas, tetapi suhu maksimum udara permukaan tergolong panas," ujar Plt Deputi Bidang Klimatologi, Dodo Gunawan di Jakarta.

Ia mengemukakan terdapat lima penyebab suhu panas di Indonesia yakni dinamika atmosfer yang tidak biasa, suhu panas bulan April di wilayah Asia Selatan secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu Matahari, lonjakan panas tahun 2023 adalah yang terparah.

Selain itu, lanjutnya, tren pemanasan global dan perubahan iklim, gelombang panas heatwave semakin berisiko berpeluang terjadi 30 kali lebih sering. Kemudian dominasi monsun Australia, Indonesia memasuki musim kemarau. Dan intensitas maksimum radiasi matahari pada kondisi cuaca cerah dan kurangnya tutupan awan.

Sementara di wilayah Asia, Dodo menyampaikan Kumarkhali, kota di distrik Kusthia, Bangladesh, menjadi daerah terpanas dengan suhu maksimum harian yang tercatat sebesar 51 derajat Celcius pada 17 April 2023.

"Kota terpanas di Asia lainnya terjadi sebagian besarnya di Myanmar dan India," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyebab Cuaca Panas di Indonesia Akhir-Akhir Ini, Berikut 5 Poin Kata BMKG

Penyebab Cuaca Panas di Indonesia Akhir-Akhir Ini, Berikut 5 Poin Kata BMKG

News | Senin, 24 April 2023 | 18:22 WIB

BMKG Deteksi Ada 35 Titik Panas Baru di Kaltim, Semua Pihak Diminta Waspada

BMKG Deteksi Ada 35 Titik Panas Baru di Kaltim, Semua Pihak Diminta Waspada

Kaltim | Senin, 24 April 2023 | 16:36 WIB

Suhu Panas Landa Indonesia, BMKG Ungkap 5 Penyebabnya

Suhu Panas Landa Indonesia, BMKG Ungkap 5 Penyebabnya

Sulsel | Senin, 24 April 2023 | 16:24 WIB

Terkini

Bukan Kurang Doa, Tapi Memang Sistemnya yang Gak Rata: Curhat Kelas Proletar

Bukan Kurang Doa, Tapi Memang Sistemnya yang Gak Rata: Curhat Kelas Proletar

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 10:23 WIB

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:23 WIB

Honor Pad 10 Pro Resmi Meluncur,: Tablet Tipis 6,1mm dengan Dimensity 8350 dan Layar 144Hz

Honor Pad 10 Pro Resmi Meluncur,: Tablet Tipis 6,1mm dengan Dimensity 8350 dan Layar 144Hz

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 10:15 WIB

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 10:06 WIB

30 Link Twibbon Hari Paskah 2026 yang Menarik dan Siap Pakai Gratis

30 Link Twibbon Hari Paskah 2026 yang Menarik dan Siap Pakai Gratis

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 10:03 WIB

Pertunangan Anak-Anak di Madura dengan Seserahan Minyak Telon hingga Bedak Bayi Tuai Kritik

Pertunangan Anak-Anak di Madura dengan Seserahan Minyak Telon hingga Bedak Bayi Tuai Kritik

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 10:00 WIB

Pilih Laptop Tanpa Overbudget: 3 Varian IdeaPad yang Paling Worth It

Pilih Laptop Tanpa Overbudget: 3 Varian IdeaPad yang Paling Worth It

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 10:00 WIB

5 HP Android dengan Fitur Live Photos, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Android dengan Fitur Live Photos, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Pelajaran dari Mudik 2026: Dishub Lampung Sebut Buruh Pabrik Picu Kepadatan di Bakauheni

Pelajaran dari Mudik 2026: Dishub Lampung Sebut Buruh Pabrik Picu Kepadatan di Bakauheni

Lampung | Jum'at, 03 April 2026 | 09:48 WIB