Makna Kain Saput Poleng Hitam Pada Tradisi Hindu Bali

Suara Bestie

Kamis, 03 Agustus 2023 | 14:37 WIB
Makna Kain Saput Poleng Hitam Pada Tradisi Hindu Bali
Kain Saput Poleng ([Etnis])

Sementara Saput Poleng Sudhamala atau berwarna putih, hitam dan abu-abu adalah peralihan dari warna hitam dan putih. Saput poleng Tridatu dengan warna putih, hitam dan merah mengajarkan tiga sifat manusia.

Merah berarti keras, hitam malas dan putih bijak. Jika dikaitkan dengan Dewa Tri Murti, menurut kepercayaan umat Hindu, merah melambangkan dewa Brahma, hitam adalah Dewa Wisnu dan Putih Dewa Siwa.

Makna Simbolik

·         Saput poleng rwa bhineda

Dalam budaya Bali, saput Poleng merupakan ekspresi penghayatan konsep Rwa Bhineda, yaitu keseimbangan antara baik dan buruk yang menjadi intisari ajaran tantrik (tantrayana). Harapannya, dengan menjaga keseimbangan antara kebaikan dan keburukan, maka tercipta kesejahteraan dalam kehidupan.

·         Saput poleng sudhamala

Saput poleng Sudhalama adalah cerminan Rwa Bhineda yang ditengahi oleh perantara, sebagai penyelaras perbedaan dalam Rwa Bhineda.

·         Saput poleng tridatu

Saput poleng Tridatu melambangkan ajaran Triguna, yaitu satwam, rajah dan taman. Putih identik dengan kesadaran atau kebijaksanaan (satwam), merah adalah energi atau gerak (rajah) dan hitam melambangkan penghambat (tamah).

Saput poleng yang dikenakan oleh pecalang atau petugas keamanan desa adat juga memiliki maksud tersendiri, yaitu dimana seseorang dipercayai menjadi pengaman dan mampu dengan tegas memilah yang baik dan buruk.

Pecalang diharapkan bercermin pada saput poleng yang dikenakan, yaitu mengetahui adanya rwabhineda (keadaan baik ataupun buruk). Selanjutnya, melalui kedewasaan intelektual dan kesigapannya mampu mengendalikan situasi.

Fungsi Saput Poleng

Menurut makalah Makna dan Filosofi Kain Poleng, Saput Poleng memiliki beberapa fungsi, berikut di antaranya:

·         Sebagai tedung (payung) di Pura.

·         Sebagai umbul-umbul.

·         Penghias patung-patung.

·         Penghias sanggah-sanggah (tempat suci di pekarangan rumah)

·         Sebagai pertanda bahwa benda, tempat atau pohon yang dihiasi saput poleng mempunyai kekuatan magis yang harus dihormati dan dilindungi.

·         Sebagai pengingat untuk menjaga lingkungan. Mengutip jurnal Ideologi Pelestarian Lingkungan Hidup di Balik Pemakaian Saput Poleng Pada Pohon Besar di Bali, pemakaian saput poleng merupakan salah satu cerminan ajaran tri Hita Karana yang berisi kearifan logis dalam pengelolaan sumber daya alam. Pemakaian saput poleng pada pohon-pohon besar secara ideal mempunyai dampak terhadap upaya konservasi lingkungan. Artinya, kalau ada pohon besar yang dililit saput poleng, masyarakat Bali tidak berani sembarang memetik daun dan ranting ata menebangnya. Secara normatif, pemakaian saput poleng pada pohon besar di Bali bermakna sebagai salah satu upaya untuk mengendalikan perilaku masyarakat untuk tidak semena-mena terhadap lingkungannya.

·         Penghias benda-benda di perkantoran maupun hotel.

·         Sebagai atribut di dramatari ataupun pedalangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarah Rumah Adat Bali, Ada Aturan Khusus Mirip Fengshui

Sejarah Rumah Adat Bali, Ada Aturan Khusus Mirip Fengshui

| Rabu, 02 Agustus 2023 | 16:46 WIB

Arti Kosala-kosali, Patokan Wajib Arsitek Saat Desain Rumah Adat Bali

Arti Kosala-kosali, Patokan Wajib Arsitek Saat Desain Rumah Adat Bali

| Rabu, 02 Agustus 2023 | 15:18 WIB

Filosofi Rumah Adat Bali Bale Manten, Ada Hubungannya Dengan Kesucian Gadis

Filosofi Rumah Adat Bali Bale Manten, Ada Hubungannya Dengan Kesucian Gadis

| Rabu, 02 Agustus 2023 | 14:41 WIB

Terkini

Sungsang

Sungsang

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 21:05 WIB

Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi

Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi

Jogja | Senin, 01 Juni 2026 | 21:04 WIB

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB

Sinopsis Film Backrooms, Teror Labirin Misterius yang Siap Menghantui Bioskop Indonesia

Sinopsis Film Backrooms, Teror Labirin Misterius yang Siap Menghantui Bioskop Indonesia

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 21:00 WIB

Buntut Pelayanan Buruk, DPRD Kabupaten Bogor Desak Dinkes Evaluasi Puskesmas Cisarua

Buntut Pelayanan Buruk, DPRD Kabupaten Bogor Desak Dinkes Evaluasi Puskesmas Cisarua

Bogor | Senin, 01 Juni 2026 | 20:56 WIB

ART di Kota Wisata Bogor Tewas Disiksa Rekan Kerja, Disiram Air Panas Gara-Gara Charger Jam Tangan

ART di Kota Wisata Bogor Tewas Disiksa Rekan Kerja, Disiram Air Panas Gara-Gara Charger Jam Tangan

Bogor | Senin, 01 Juni 2026 | 20:48 WIB

Amazon MGM Studios Pakai AI, Industri Kreatif Sedang Masuk Fase Kritis

Amazon MGM Studios Pakai AI, Industri Kreatif Sedang Masuk Fase Kritis

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 20:45 WIB

Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 20:40 WIB

BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi

BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi

Jogja | Senin, 01 Juni 2026 | 20:38 WIB

TPAS Cilowong Membludak! Puluhan Truk Sampah Antre Akibat Jadwal Buang Sampah Bentrok

TPAS Cilowong Membludak! Puluhan Truk Sampah Antre Akibat Jadwal Buang Sampah Bentrok

Banten | Senin, 01 Juni 2026 | 20:33 WIB