3 Tingkatan Pakaian Adat Bali Dan Ciri Khasnya

Suara Bestie

Kamis, 03 Agustus 2023 | 14:41 WIB
3 Tingkatan Pakaian Adat Bali Dan Ciri Khasnya
Payas Agung Bali ([Bali Makeup Artist])

Negara Indonesia kaya akan keragaman budaya. Salah satunya tentang pakaian adatnya. Setiap daerah memiliki pakaian adat masing-masing yang unik dan menarik.

Kali ini kita akan bahas soal pakaian adat Bali. Pulau yang sering disebut 1000 Pura ini memiliki pakaian adat yang tak kalah indahnya,lho.

Dikutip dari buku Tata Rias Pengantin Bali karya Dr. Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M. dan Ade Aprilia, pakaian adat Bali dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu: Payas Agung, Payas Madya, dan Payas Nista.

1.      Payas Agung

Payas Agung dikhususkan untuk digunakan oleh keluarga kerajaan di masa Kerajaan Badung. Tak heran jika tampilan pakaian adat Bali Payas Agung ini terlihat lebih menawan dan mewah dibandingkan dengan pakaian adat Bali lainnya. Biasanya, Payas Agung digunakan saat menghadiri acara adat, seperti pernikahan, ngaben, munggah deha, mesagih, dan acara adat lainnya.

Pakaian adat Bali Payas Agung yang dikenakan wanita memiliki warna dan corak khas Bali yang mewah. Pakaian ini terdiri dari atasan yang disebut angkin prada dilengkapi dengan selendang yang disampirkan di bahu, dan bawahannya adalah songket khas Bali yang memiliki panjang sampai mata kaki.

Sedangkan Payas Ageng untuk pria, menggunakan kamben, kampuh, serta umpal bermotif keemasan. Para pria Bali ini juga membawa sebilah keris yang dihiasi batu mulia.

2.      Payas Madya

Pakaian ini biasanya digunakan ketika melakukan upacara atau persembahyangan ke pura. Pakaian Adat Bali Payas Madya memiliki konsep Swastika atau tapak dara dengan penjabaran sebagai berikut:

baca juga

- Leher ke kepala disebut Dewa Angga.
- Pusar ke leher disebut Manusa Angga.
- Bawah pusar ke kaki disebut Butha Angga.

Payas Madya yang dikenakan pria terdiri dari udeng (kain penutup kepala), kemeja (putih yang melambangkan kesucian atau hitam yang melambangkan berkabung), dan kamben (bawahan kain panjang yang menutupi pinggang hingga sejengkal di atas telapak kaki.

Sedangkan untuk pakaian adat Bali Payas Madya yang digunakan wanita, terdiri dari kebaya, kamben yang dililit dari kanan ke kiri, bulang atau stagen, selendang. Khusus untuk gaya rambut akan dibedakan antara wanita yang sudah menikah dan belum menikah.

3.      Payas Nista

Pakaian adat Bali Payas Nista biasanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari, seperti gotong royong ataupun sembahyang harian. Pada zaman dahulu, pakaian ini digunakan oleh rakyat biasa dengan ciri khas busananya yang berwarna putih bersih.

Untuk pemakaiannya, para pria mengenakan udeng dan kamen, sedangkan para wanitanya mengenakan selendang serta kamen. Walaupun terkesan sederhana, pakaian adat Bali Payas Nista tetap terlihat anggun ketika dikenakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Filosofi Arsitektur 10 Bagian Rumah Adat Bali

Filosofi Arsitektur 10 Bagian Rumah Adat Bali

Bestie | Rabu, 02 Agustus 2023 | 17:30 WIB

Filosofi Rumah Adat Bali Bale Manten, Ada Hubungannya Dengan Kesucian Gadis

Filosofi Rumah Adat Bali Bale Manten, Ada Hubungannya Dengan Kesucian Gadis

Bestie | Rabu, 02 Agustus 2023 | 14:41 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×