- KPK melakukan operasi tangkap tangan di Jakarta dan Bogor.
- Pejabat Kantor Pertanahan dan beberapa pihak lain sedang menjalani pemeriksaan awal.
- Operasi senyap tersebut tercatat sebagai operasi tangkap tangan ke 20 yang dilaksanakan oleh KPK sepanjang tahun 2026.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jakarta dan Kabupaten Bogor, Senin (14/9/2026).
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan sejumlah pihak telah diamankan dalam operasi senyap tersebut. Salah satunya dari Kantor Pertanahan (Kantah).
“Benar. Masih proses pemeriksaan awal,” kata Setyo kepada wartawan, Senin (14/9/2026).
Setyo belum mengungkap identitas pihak yang diamankan maupun perkara yang menjadi sasaran OTT tersebut.
“(Diamankan) Kantah dan beberapa pihak lain,” ujar Setyo.
OTT kali ini menjadi operasi tangkap tangan ke-20 yang dilakukan KPK sepanjang 2026.
Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT dalam sejumlah kasus, di antaranya dugaan korupsi pemeriksaan pajak di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, pemerasan dan gratifikasi di pemerintah daerah, dugaan suap pengurusan sengketa lahan, hingga kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Dalam OTT Unsoed, KPK menetapkan Rektor Unsoed Ahmad Sodiq, Wakil Rektor III Norman Arie Prayoga, Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto, serta tiga pihak swasta sebagai tersangka.