Legenda Danau Lipan, Cerita Rakyat Asal Kaltim

Suara Bestie

Senin, 14 Agustus 2023 | 19:50 WIB
Legenda Danau Lipan, Cerita Rakyat Asal Kaltim
Danau 10 Nusa di Desa Muara Wis, Kecamatan Muara Wis, Kukar. [kaltimtoday.co] (kaltimtoday.co)

Salah satu cerita rakyat asal Kalimantan Timur yang melegenda adalah cerita tentang Danau Lipan yang berada di daerah Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kaltim.

Dikutip dari Jurnal Stekom, cerita itu bermula dari zaman dahulu saat daerah Muara Kaman adalah laut dengan kerajaan kuno yang berkuasa. Kerajaan itu membangun pelabuhan dan mengirim kapal ke dalam dan luar negeri.

Kerajaan tersebut terkenal dengan Putri cantiknya bernama Putri Aji Berdarah Putih yang diberi nama panggilan "Darah Putih".

Nama itu berdasarkan kulitnya yang sangat putih hingga warna merah dari air sirih yang ia minum bisa terlihat turun ke tenggorokannya.

Kecantikan Putri Aji yang terdengar kemana-mana ini membuat Raja Tiongkok memutuskan untuk melamar sang Putri. 

Ia kemudian berangkat ke Muara Kaman dengan mengumpulkan tentaranya di kapal-kapal besar.

Putri Aji yang mendengar Raja Tiongkok akan datang ke negaranya pun bersiap-siap menyelenggarakan pesta penyambutan yang besar.

Awalnya Putri Aji menyambutnya dengan hangat tetapi dia terkejut ketika melihat perilaku Sang Raja Tiongkok karena memakan makanan di piring langsung dari mangkoknya, tanpa menggunakan tangannya. 

"Raja Tiongkok berperilaku seperti binatang! Sayang sekali, saya sudah menyapa dia seperti itu," ungkap Putri Aji kala itu.

baca juga

Setelah makan, Raja Tiongkok melamar Putri Aji tetapi, Putri Aji menolak dan berkata "Saya tidak ingin menjadi permaisuri raja yang kotor dan tidak mengetahui sopan santun,". Akhirnya Raja tersebut marah dan kembali ke Tiongkok.

Merasa dihina, sang Raja pun dendam dan mengumpulkan pasukannya untuk menginvasi kerajaan Putri Aji dan mengambil takhta secara paksa.

Ketika tentara Tiongkok tiba, pertempuran pun terjadi, keduanya mengalami banyak korban jiwa, tetapi pasukan Putri Aji sisa jauh lebih sedikit hingga bisa dikalahkan.

Karena tidak ada pilihan lagi, Putri Aji memutuskan untuk menggunakan kekuatannya untuk mengalahkan Raja dengan mengambil sirih dari wadah dan mengunyahnya sambil mengucapkan mantra. 

"Jika kekuatan yang diwariskan oleh nenek moyang saya ini benar, maka ubahlah pinang saya menjadi lipan ganas yang akan menyerang pasukan Tiongkok," ujar Putri Aji. 

Setelah itu, dia memuntahkan sirih ke seluruh daerah yang kemudian potongannya menjadi lipan yang mulai menyerang tentara Tiongkok dengan jumlah lipan terus meningkat mencapai jutaan.

Akhirnya Raja Tiongkok dan tentaranya lari ke kapal mereka tetapi, para lipan tidak menghentikan serangan mereka hingga membuat kapal Raja tenggelam bersama tentaranya. 

Akhirnya nama daerah penenggalaman kapal itu berubah menjadi ladang, berlimpah dengan tanaman sementara air yang tersisa di daerah tersebut diberi nama "Danau Lipan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Singgasana Sultan, Kursi Peninggalan Raja Kutai yang Dihiasi Mahkota Emas

Mengenal Singgasana Sultan, Kursi Peninggalan Raja Kutai yang Dihiasi Mahkota Emas

Bestie | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 07:00 WIB

Ini 3 Oleh-oleh Khas Kaltim yang Murah Meriah dan Banyak Digemari

Ini 3 Oleh-oleh Khas Kaltim yang Murah Meriah dan Banyak Digemari

Bestie | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 20:00 WIB

Keunikan Baju Adat Sakai Asal Kaltim, Awalnya Dibuat Khusus Perempuan

Keunikan Baju Adat Sakai Asal Kaltim, Awalnya Dibuat Khusus Perempuan

Bestie | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 19:55 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

×