Sudah Ada 3 Tersangka, Besok Giliran Cak Imin Diperiksa KPK

Suara Bestie | Suara.com

Senin, 04 September 2023 | 16:07 WIB
Sudah Ada 3 Tersangka, Besok Giliran Cak Imin Diperiksa KPK
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/1/2023). ((Suara.com/Bagaskara))

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (5/8) besok. Dia dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan sistem perlindungan TKI di Kementerian Ketenagakerjaan.

Menanggapi kabar itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri tidak menampik dan juga tak membenarkan.

"Besok ditunggu saja. Sekali lagi harapan kami hadir sesuai dengan surat panggilan yang sudah diberikan atau dikirimkan," kata Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/9/2023).

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan akan memeriksa mantan Menteri Tenaga Kerja periode 2009-2014 Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi tenaga kerja Indonesia di lingkungan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) tahun 2012.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan opsi pemanggilan tersebut muncul karena kasus dugaan korupsi terjadi di masa jabatan Muhaimin sebagai Menteri Tenaga Kerja.

"Jadi kita tentu melakukan pemeriksaan sesuai dengan tempus-nya (waktu kejadian, red), waktu kejadiannya kapan. Jadi kita dapat laporan dan laporan itu ditindaklanjuti kemudian disesuaikan dengan tempus-nya kapan. Kalau kejadiannya tahun itu ya siapa yang menjabat di tahun itu," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat pekan lalu.

Tiga Orang Tersangka Kasus Cak Imin

Asep juga menambahkan opsi pemanggilan tidak hanya dialamatkan kepada Muhaimin Iskandar, namun juga kepada semua pejabat di lingkungan Kemenaker di saat terjadinya dugaan tindak pidana korupsi terkait.

"Semua pejabat di tempus itu dimungkinkan kita minta keterangan. Kenapa? Karena kita harus mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya," ujarnya.

KPK hingga saat ini sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi TKI di Kemenaker tahun 2012.

"Sudah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, setidaknya ada tiga orang," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (21/8).

Ali juga membenarkan saat dikonfirmasi bahwa pihak yang ditetapkan sebagai tersangka terdiri dari dua aparatur sipil negara (ASN) dan satu pihak swasta. "Iya betul ASN dua dan swasta satu orang," ucapnya.

Meski demikian pengumuman profil para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru akan dilakukan setelah proses hukum rampung.

KPK Masih Kumpulkan Bukti

Ali mengungkapkan saat ini penyidik lembaga antirasuah masih melakukan pengumpulan alat bukti serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait perkara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cak Imin Diperiksa KPK Kasus Dugaan Korupsi di Kemenaker Besok

Cak Imin Diperiksa KPK Kasus Dugaan Korupsi di Kemenaker Besok

News | Senin, 04 September 2023 | 15:57 WIB

KPK Periksa Dua PNS Kemnaker Usut Dugaan Korupsi Sistem Perlindungan TKI

KPK Periksa Dua PNS Kemnaker Usut Dugaan Korupsi Sistem Perlindungan TKI

News | Senin, 04 September 2023 | 15:01 WIB

Cak Imin Jadi Cawapres Anies, Sahroni Sebut AHY Tak Angkat Telepon Sampai Jam 2 Pagi

Cak Imin Jadi Cawapres Anies, Sahroni Sebut AHY Tak Angkat Telepon Sampai Jam 2 Pagi

Kotak Suara | Senin, 04 September 2023 | 14:47 WIB

Terkini

Sinopsis Midnight Taxi, Drama Jepang yang Dibintangi Furukawa Kotone

Sinopsis Midnight Taxi, Drama Jepang yang Dibintangi Furukawa Kotone

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:10 WIB

Libur Sekolah: Ajak Anak Main ke Peternakan, Bisa Nonton Animal Show

Libur Sekolah: Ajak Anak Main ke Peternakan, Bisa Nonton Animal Show

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:08 WIB

Tinggalkan Kesan Jadul, Pesaing Honda Revo Ini Tembus 96 Km/Liter dan Bertabur Fitur Skutik Premium

Tinggalkan Kesan Jadul, Pesaing Honda Revo Ini Tembus 96 Km/Liter dan Bertabur Fitur Skutik Premium

Otomotif | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:00 WIB

Taka Menangis di Konser Jakarta, One Ok Rock Resmi Akhiri Detox Asia Tour 2026

Taka Menangis di Konser Jakarta, One Ok Rock Resmi Akhiri Detox Asia Tour 2026

Entertainment | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:46 WIB

Review The Square: Konfrontasi Dramatis antara Seni dan Realitas Primal!

Review The Square: Konfrontasi Dramatis antara Seni dan Realitas Primal!

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:45 WIB

5 HP Midrange Realme Terbaru 2026, Usung layar AMOLED hingga Baterai 8000 mAh

5 HP Midrange Realme Terbaru 2026, Usung layar AMOLED hingga Baterai 8000 mAh

Tekno | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:35 WIB

Ucap Perpisahan Robert Lewandowski: Misi Saya di Barcelona Sudah Selesai!

Ucap Perpisahan Robert Lewandowski: Misi Saya di Barcelona Sudah Selesai!

Bola | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:30 WIB

Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar

Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:25 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB