Sejarah Kesultanan Bulungan di Kalimantan Utara

Suara Bestie

Sabtu, 30 September 2023 | 06:30 WIB
Sejarah Kesultanan Bulungan di Kalimantan Utara
kesultanan bulungan di Kalimantan Utara (Laman Kemendikbud)

Jauh sebelum Indonesia merdeka, wilayah nusantara dikenal dengan berbagai kerajaan dan kesultanan yang ada.

Kesultanan ini bahkan berdiri dan menyatu dengan pemerintah Indonesia, seperti di Yogyakarta dan Surakarta.

Sementara, salah satu sejarah kesultanan yang berada di Kalimantan adalah kesultanan Bulungan.

Kesultanan ini berada di Kalimantan Utara yang kini masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, Kota Tarakan, hingga Sabah Malaysia.

Dikutip dari laman Kemendikbud, Kerajaan Bulungan diperkirakan muncul pada pertengahan abad ke-16 M.

Kerajaan ini hadir dengan legenda masyarakat Dayak Kayan yang menyebut ada penguasa dari Brunei Darussalam bernama Datuk Mencang yang tersesat di Wilayah Bulungan, tempat tinggal orang suku Dayak Kayan.

Kedatangan Datuk Mencang ke Bulungan berawal dari tersesatnya ia saat melakukan pelayaran di lautan luas. 

Datuk Mencang tersesat dan tiba di perkampungan suku Dayak Kayan dan kemudian menikah dengan seorang perempuan Dayak Kayan bernama Asung Luwan. 

Ia kemudian mendirikan sebuah pemerintahan di daerah Bulungan dan Datuk Mencang menjadi penguasa pertama sejak tahun 1555 sampai 1594. 

baca juga

Tidak diketahui pasti apakah Datuk Mencang telah memeluk agama Islam atau belum, tetapi beberapa penguasa Bulungan setelahnya memakai nama cenderung bernuansa Hindu. 

Baru pada abad ke-18, para penguasa Bulungan menggunakan gelar sultan, yang menandakan Bulungan telah berubah menjadi kerajaan bercorak Islam.

Raja pertama yang memeluk agama Islam adalah Wira Amir dan memerintah sejak 1731, tetapi baru masuk Islam pada 1777 dan mengganti namanya menjadi Aji Muhammad. 

Sejak saat itu, Bulungan berubah menjadi Kesultanan dan Aji Muhammad mendapat gelar Sultan Amiril Mukminin. 

Ia memerintah Kesultanan Bulungan hingga tahun 1817, pada usia mencapai 86 tahun. 

Kesultanan Bulungan tidak memiliki kekuatan militer yang kuat, sehingga beberapa kali dikuasai oleh kerajaan lain.

Contohnya seperti Kesultanan Berau di Kalimantan Timur, Kesultanan Sulu di Filipina, hingga Belanda ketika datang ke Kalimantan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tari Burung Enggang, Tarian Kecantikan dan Kelembutan Wanita Dayak Kaltim

Tari Burung Enggang, Tarian Kecantikan dan Kelembutan Wanita Dayak Kaltim

Bestie | Selasa, 26 September 2023 | 16:30 WIB

Pengawal Pribadi Kapolda Kaltara Tewas, Anggota DPR RI: Jangan Ada Ditutup-tutupi

Pengawal Pribadi Kapolda Kaltara Tewas, Anggota DPR RI: Jangan Ada Ditutup-tutupi

Bestie | Senin, 25 September 2023 | 16:30 WIB

Mengenal Ijame, Ritual Adat Kematian Tertinggi Suku Dayak

Mengenal Ijame, Ritual Adat Kematian Tertinggi Suku Dayak

Bestie | Sabtu, 16 September 2023 | 16:41 WIB

Terkini

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:57 WIB

Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?

Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:45 WIB

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:41 WIB

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:37 WIB

QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong

QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:35 WIB

Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!

Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:34 WIB

Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya

Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional

Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:30 WIB

Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas

Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas

Lampung | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:29 WIB

Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan

Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:27 WIB

×