Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Laba Bersih Bank Danamon Rp 4 Triliun

admin, Doddy Rosadi

Kamis, 13 Februari 2014 | 09:25 WIB
Laba Bersih Bank Danamon Rp 4 Triliun
enry Ho, Direktur Utama Danamon (tengah) bersama Vera Eve Lim , Direktur Danamon (kanan).(Foto: Dok. Danamon)

Suara.com - Laba bersih Bank Danamon pada 2013 sebesar Rp 4.04 triliun serta rasio kredit terhadap dana pihak ketiga atau regulatory loan to deposit ratio (LDR) yang membaik menjadi 95,1%. Hal itu diungkapkan dalam pengumuman kinerja kuangan PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. kemarin di Jakarta.

Pendanaan Danamon, yang terdiri dari giro dan tabungan atau current accounts and savings accounts (CASA), deposito, dan pendanaan jangka panjang, tumbuh sebesar 21% menjadi Rp 140 triliun. Secara rinci, CASA tumbuh 23% menjadi Rp 53 triliun, dimana giro naik 33% menjadi Rp 21,1 triliun dan tabungan naik 18% menjadi Rp 32 triliun pada akhir Desember 2013. Sementara itu, deposito tumbuh 19% menjadi Rp 57,6 triliun.

Sampai dengan 31 Desember 2013, LDR regulatory Danamon mencapai 95,1% dibandingkan 100,7% pada periode yang sama tahun sebelumnya. LDR regulatory ini juga membaik dibandingkan pada semester pertama tahun 2013 dimana tercatat mencapai 105,4%.

Sementara itu, rasio kredit terhadap total pendanaan (loan to total funding ratio) konsolidasi berada pada posisi 87,4% pada akhir Desember 2013 dibandingkan 89,5% pada periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dengan demikian, rasio kecukupan modal Danamon atau capital adequacy ratio (CAR) konsolidasi berada pada posisi 17,9% dan CAR standalone berada pada posisi 17,5%. Selain itu, Return of Average Asset Danamon berada pada posisi 2,5% dan Return on Average Equity berada pada posisi 14,5% pada akhir tahun 2013.

“Pada tahun 2013, kondisi perekonomian global yang tidak stabil, tekanan inflasi serta kenaikan suku bunga acuan pada paruh kedua tahun ini menciptakan lingkungan bisnis yang menantang. Namun, melalui manajemen yang bersifat prudensial dan produk-produk berorientasi kepada nasabah, baik dari segmen mikro, UKM, korporasi, maupun pembiayaan syariah, otomotif, dan juga perabotan rumah tangga, Danamon dapat melanjuti pertumbuhannya di tahun 2013 dan siap untuk memaksimalkan kesempatan untuk tumbuh lebih lanjut di tahun 2014,” kata Henry Ho , Direktur Utama Danamon, dalam keterangan pers, Rabu (12/2/2014).

Total kredit Danamon mencapai Rp 135 triliun atau tumbuh sebesar 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan kredit ini didorong oleh pertumbuhan sebesar 12% pada kredit untuk sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berkontribusi sebesar 30% dari total portofolio kredit Danamon.

Untuk kredit ke sektor mikro melalui Danamon Simpan Pinjam, Danamon membukukan pertumbuhan sebesar 6% pada akhir tahun 2013 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp 19,9 triliun. Kredit kepada segmen usaha kecil dan menengah (UKM) tumbuh sebesar 18% menjadi Rp 21 triliun.

Sementara itu, kredit ke segmen komersial tumbuh 31% pada akhir tahun 2013 dibandingkan pada akhir tahun 2012 menjadi Rp 16,6 triliun, sedangkan kredit ke segmen korporasi tumbuh sebesar 49% menjadi Rp 18,8 triliun.

Ke depannya, Danamon akan memanfaatkan peluang yang muncul dengan berkembangnya segmen berpenghasilan menengah (middle-income), serta meneruskan momentum pertumbuhan pesat di mass market dan non-mass market, serta trade finance.

Pada tahun 2013, kredit kendaraan bermotor melalui Adira Finance tumbuh 6% dibandingkan pada tahun 2012 menjadi Rp 48,3 triliun. Pertumbuhan kredit ini mencerminkan pertumbuhan industri otomotif, yang terkena dampak dari regulasi Down Payment tahun lalu.

“Pertumbuhan kredit Danamon pada tahun 2013 disertai oleh kualitas aset yang membaik. Rasio Non-performing loans (NPL) yang berada pada posisi 1,9% pada akhir bulan Desember 2013, membaik secara signifikan dibandingkan 2,4% pada tahun sebelumnya,” kata Vera Eve Lim , Chief Financial Officer dan Direktur Danamon.

Danamon juga mencatatkan peningkatan fee income sebesar 11% pada akhir tahun 2013 menjadi Rp 4,9 triliun. Non-credit related fee naik 12% menjadi Rp 1,5 triliun yang didorong oleh asuransi umum, cash management dan bancassurance.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Laba Bank Danamon Melesat 35% Jadi Rp 1,1 T di Kuartal I-2026

Laba Bank Danamon Melesat 35% Jadi Rp 1,1 T di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:46 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Laba Bank Danamon Tumbuh 14 Persen Jadi Rp4 Triliun pada 2025

Laba Bank Danamon Tumbuh 14 Persen Jadi Rp4 Triliun pada 2025

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 07:34 WIB

Executive Talk: Cara Bank Danamon Bantu Anak Muda Berangkat Haji

Executive Talk: Cara Bank Danamon Bantu Anak Muda Berangkat Haji

Video | Jum'at, 07 November 2025 | 15:15 WIB

Antrean Haji Semakin Panjang, Perencanaan Keuangan Sejak Belia Kian Penting

Antrean Haji Semakin Panjang, Perencanaan Keuangan Sejak Belia Kian Penting

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 19:42 WIB

Ambisi Spin-off, Danamon Syariah Fokus Tambah Aset

Ambisi Spin-off, Danamon Syariah Fokus Tambah Aset

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 16:23 WIB

Bank Danamon Pastikan Tidak Ada Rekening Nasabah yang Diblokir PPATK

Bank Danamon Pastikan Tidak Ada Rekening Nasabah yang Diblokir PPATK

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 19:48 WIB

Bank Danamon Amankan Izin Jadi Induk Konglomerasi MUFG

Bank Danamon Amankan Izin Jadi Induk Konglomerasi MUFG

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 14:44 WIB

Viral Bank Danamon PHK Karyawan Tapi Tak Bayar Pesangon

Viral Bank Danamon PHK Karyawan Tapi Tak Bayar Pesangon

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB