Malaysia Airlines, Perusahaan Plat Merah yang Selalu Merugi

Doddy Rosadi, Doddy Rosadi

Minggu, 09 Maret 2014 | 06:50 WIB
Malaysia Airlines, Perusahaan Plat Merah yang Selalu Merugi
Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines yang hilang menangis. (Antara/Reuters/Kim Kyung-Hoon)

Suara.com - Hilangnya pesawat Maskapai Airlines dengan nomor penerbangan MH370 dari Kuala Lumpur menuju Beijing menjadi pukulan berat bagi perusahaan plat merah tersebut. Malaysia Airlines dikenal sebagai perusahaan penerbangan yang punya catatan baik dalam hal keamanan.

Malaysia Airlines menerbangkan 37.000 penumpang setiap harinya dengan 80 rute penerbangan di Asia, Eropa dan Amerika Serikat. Perusahaan itu mempunyai 250 pesawat yang beroperasi setiap hari.

Berdasarkan catatan, tidak banyak kecelakaan yang dialami Malaysia Airlines. Kecelakaan terakhir yang merupakan kejadian paling buruk terjadi pada 1977.  Ketika itu, pesawat Malaysia Airlines dibajak dan jatuh di bagian selatan Malaysia dan menewaskan 93 penumpang serta tujuh kru.

Maskapai milik pemerintah Malaysia itu memiliki 88 pesawat dengan tipe Boeing 747-400s, Boeing 777-200s dan Airbus A380-800s. Pesawat yang hilang Sabtu (8/3/2014) di wilayah udara Vietnam adalah Boeing 777-200 yang merupakan salah satu pesawat paling aman di industri penerbangan.

Ketika pertama kali dibentuk pada 1947, nama aslinya adalah Malaysia Airways. Baru pada 1972 berubah nama menjadi Malaysia Airlines setelah melakukan sejumlah perubahan struktur organisasi. Namun, krisis keuangan yang melanda Asia pada 1997  membuat kondisi keuangan maskapai tersebut memburuk dan harus memangkas rute yang tidak menguntungkan.

Kondisi keuangan Malaysia Airlines juga tidak stabil, terkadang untung dan tidak jarang rugi. Munculnya maskapai dengan biaya murah seperti AirAsia semakin memperketat persaingan di industri penerbangan.

“Insiden itu terjadi di saat yang tidak tepat bagi industri penerbangan yang tengah melakukan transformasi menuju jalan meraih keuntungan. Kejadian ini akan memberikan dampak besar terhadap pemasukan maskapai penerbangan,” kata Shukor Yusof, analis penerbangan dari Standard & Poor’s Equity Research.

Malaysia Airlines tengah melakukan recovery setelah menjalani masa-masa gelap dalam beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, belum ada satu pun rencana pemulihan itu yang sudah berhasil. Sejumlah analis menilai, pemerintah Malaysia bertanggung jawab atas kondisi perusahaan BUMN penerbangan tersebut.

Selain itu, buruknya manajemen, intervensi pemerintah dan terlalu banyaknya tenaga kerja  membuat Malaysia Airlines sulit untuk bersaing. Pada 2011, Malaysia Airlines merugi 767 juta dolar Amerika sebagai dampak melonjaknya harga avtur. Pada 2012, pihak manajemen mengungkapkan, perusahaan itu diambang krisis dan menerapkan kebijakan pengurangan biaya.

Tahun lalu, Malaysia Airlines kembali mencatat kerugian dalam empat tahun beruntung. Ketatnya persaingan di industri penerbangan semakin membuat Malaysia Airlines kesulitan untuk meraih keuntungan. Hilangnya pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 dari Kuala Lumpur menuju Beijing sudah pasti akan semakin memukul kondisi keuangan perusahaan. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar

Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:22 WIB

Erupsi Anak Krakatau Bikin Maskapai Angkat Tangan, 20 Penerbangan Malaysia-Jakarta Batal Terbang

Erupsi Anak Krakatau Bikin Maskapai Angkat Tangan, 20 Penerbangan Malaysia-Jakarta Batal Terbang

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:20 WIB

Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara

Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia

Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36 WIB

Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat

Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta

Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Terkini

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:54 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Batam | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

News | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:51 WIB

Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut

Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:50 WIB

Siap-siap Amerika Boncos! Iran Mau Luncurkan Rudal Lagi Kalau Ini Terjadi

Siap-siap Amerika Boncos! Iran Mau Luncurkan Rudal Lagi Kalau Ini Terjadi

News | Senin, 21 September 2026 | 13:49 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor, Apa yang Dicari?

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor, Apa yang Dicari?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:46 WIB

5 Penyebab HP Cepat Panas, Ketahui untuk Mencegah Kerusakan Fatal

5 Penyebab HP Cepat Panas, Ketahui untuk Mencegah Kerusakan Fatal

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:42 WIB

Sempat Berkali-kali Hilang, Nusron Wahid Akhirnya Nongol di DPR Bahas RUU Reforma Agraria

Sempat Berkali-kali Hilang, Nusron Wahid Akhirnya Nongol di DPR Bahas RUU Reforma Agraria

News | Senin, 21 September 2026 | 13:41 WIB

×