Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Malaysia Airlines, Perusahaan Plat Merah yang Selalu Merugi

Doddy Rosadi | Doddy Rosadi | Suara.com

Minggu, 09 Maret 2014 | 06:50 WIB
Malaysia Airlines, Perusahaan Plat Merah yang Selalu Merugi
Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines yang hilang menangis. (Antara/Reuters/Kim Kyung-Hoon)

Suara.com - Hilangnya pesawat Maskapai Airlines dengan nomor penerbangan MH370 dari Kuala Lumpur menuju Beijing menjadi pukulan berat bagi perusahaan plat merah tersebut. Malaysia Airlines dikenal sebagai perusahaan penerbangan yang punya catatan baik dalam hal keamanan.

Malaysia Airlines menerbangkan 37.000 penumpang setiap harinya dengan 80 rute penerbangan di Asia, Eropa dan Amerika Serikat. Perusahaan itu mempunyai 250 pesawat yang beroperasi setiap hari.

Berdasarkan catatan, tidak banyak kecelakaan yang dialami Malaysia Airlines. Kecelakaan terakhir yang merupakan kejadian paling buruk terjadi pada 1977.  Ketika itu, pesawat Malaysia Airlines dibajak dan jatuh di bagian selatan Malaysia dan menewaskan 93 penumpang serta tujuh kru.

Maskapai milik pemerintah Malaysia itu memiliki 88 pesawat dengan tipe Boeing 747-400s, Boeing 777-200s dan Airbus A380-800s. Pesawat yang hilang Sabtu (8/3/2014) di wilayah udara Vietnam adalah Boeing 777-200 yang merupakan salah satu pesawat paling aman di industri penerbangan.

Ketika pertama kali dibentuk pada 1947, nama aslinya adalah Malaysia Airways. Baru pada 1972 berubah nama menjadi Malaysia Airlines setelah melakukan sejumlah perubahan struktur organisasi. Namun, krisis keuangan yang melanda Asia pada 1997  membuat kondisi keuangan maskapai tersebut memburuk dan harus memangkas rute yang tidak menguntungkan.

Kondisi keuangan Malaysia Airlines juga tidak stabil, terkadang untung dan tidak jarang rugi. Munculnya maskapai dengan biaya murah seperti AirAsia semakin memperketat persaingan di industri penerbangan.

“Insiden itu terjadi di saat yang tidak tepat bagi industri penerbangan yang tengah melakukan transformasi menuju jalan meraih keuntungan. Kejadian ini akan memberikan dampak besar terhadap pemasukan maskapai penerbangan,” kata Shukor Yusof, analis penerbangan dari Standard & Poor’s Equity Research.

Malaysia Airlines tengah melakukan recovery setelah menjalani masa-masa gelap dalam beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, belum ada satu pun rencana pemulihan itu yang sudah berhasil. Sejumlah analis menilai, pemerintah Malaysia bertanggung jawab atas kondisi perusahaan BUMN penerbangan tersebut.

Selain itu, buruknya manajemen, intervensi pemerintah dan terlalu banyaknya tenaga kerja  membuat Malaysia Airlines sulit untuk bersaing. Pada 2011, Malaysia Airlines merugi 767 juta dolar Amerika sebagai dampak melonjaknya harga avtur. Pada 2012, pihak manajemen mengungkapkan, perusahaan itu diambang krisis dan menerapkan kebijakan pengurangan biaya.

Tahun lalu, Malaysia Airlines kembali mencatat kerugian dalam empat tahun beruntung. Ketatnya persaingan di industri penerbangan semakin membuat Malaysia Airlines kesulitan untuk meraih keuntungan. Hilangnya pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 dari Kuala Lumpur menuju Beijing sudah pasti akan semakin memukul kondisi keuangan perusahaan. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Lifestyle | Kamis, 29 Agustus 2024 | 20:04 WIB

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 16:51 WIB

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

News | Kamis, 18 April 2024 | 19:11 WIB

Terkini

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:30 WIB