Kasus Bumi, Aga Bakrie "Ribut" dengan Pengusaha Inggris

Doddy Rosadi Suara.Com
Rabu, 26 Maret 2014 | 14:18 WIB
Kasus Bumi, Aga Bakrie "Ribut" dengan Pengusaha Inggris
Ilustrasi Twitter (Shutterstock)

Suara.com - Pengusaha Inggris Nathaniel Rothschild terlibat perang mulut dengan salah satu anggota keluarga Bakrie dalam kasus penjualan saham di perusahaan tambang baru bara, Asia Resource Minerals (ARMS).

Bakrie resmi keluar dari perusahaan yang dulunya bernama Bumi dan didirikan bersama dengan Rotschild pada 2001. Bakrie harus membayar 501 juta dolar Amerika atau sekitar Rp5,5 triliun kepada Rothschild untuk membatalkan kesepakatan investasi di sektor tambang yang berdurasi tiga tahun itu.

Rothschild mengucapkan terima kasih kepada keluarga Bakrie karena telah membeli kembali aset tambang yang dideskripsikannya sebagai sesuatu yang tidak berharga. Ucapan Rothschild itu dibalas Aga Bakrie, anak dari Nirwan Bakrie yang juga Wakil Presiden Bakrie Capital Indonesia.

Lewat akun Twitternya , Aga mengatakan, Indonesia adalah surga bagi investasi dan menyebut Rothschild sebagai orang bodoh. Rothschild kemudian membalas kicauan tersebut dengan menyebut Aga adalah orang yang bodoh.

Hubungan antara Rothschild dengan keluarga Bakrie memburuk pascaperjanjian investasi 3 miliar dolar Amerika yang ditandatangani pada 2010 dengan membentuk perusahaan Bumi Plc, yang kemudian berganti nama menjadi Asia Resource Minerals.

Kemarin, Bakrie resmi melepaskan kepemilikannya di ARM. CEO ARM Nick von Schirnding mengatakan, dengan kesepakatan yang sudah dilakukan tersebut maka Bakrie tidak lagi mempunyai peranan di perusahaan.

Kata Nick, uang yang didapat dari Bakrie tersebut akan diberikan kepada pemegang saham yang totalnya sekitar 400 juta dolar Amerika.

“Saya akan segera memilih Direktur independen untuk memperkuat perusahaan pada Desember nanti,” kata Rothschild.

Perpisahan antara Bakrie dengan Rothschild dipicu  anjloknya harga batu bara serta merosotnya saham Bumi Plc di Bursa Efek Indonesia. Bakrie merupakan pihak pertama yang mengajukan pemisahan diri pada Oktober 2012. Namun, proses tersebut memakan waktu lama karena keluarga Bakrie memerlukan waktu lama untuk mencari dana yang akan dibayarkan kepada Bumi Plc.

Salah satu langkah yang diambil antara lain pengusaha Samin Tan membeli saham Bakrie sebanyak 23,8% di ARMS dan menukarnya dengan investasi di Borneo Lumbung Energy & Metal Tbk. (Bloomberg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI