Wapres Bocorkan Rahasia Indonesia Keluar dari Krisis 1998

Doddy Rosadi

Kamis, 27 Maret 2014 | 06:36 WIB
Wapres Bocorkan Rahasia Indonesia Keluar dari Krisis 1998
Wapres Boediono (kanan). (Setkab.go.id)

Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Boediono membeberkan rahasia Indonesia keluar dari krisis yang menimpa pada 1998 saat saat bertemu dengan diaspora Indonesia yang ada di Belanda, di ruang aula Hotel Hilton, Den Haag, Rabu s(26/03) pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 24.00 WIB.

“Intinya, kita lakukan pendekatan secara inklusif sementara proses transisi demokrasi terus berlangsung,” kata Boediono, seperti dikutip dari laman Setkab.go.id, Kamis (27/3/2014).

Namun ia mengingatkan, salah satu yang harus diperhatikan bahwa proses konsolidasi yang berlangsung sekarang ini akan memperkuat pilar demokrasi di Indonesia.

Mengenai ketimpangan ekonomi, Boediono menyebutkan ada dua ukuran, Pertama, tingkat kemiskinan. Hal ini bisa diatasi dengan program kemiskinan.  Kedua, in equal quality yang tidak sama. Hal ini dikarenakan pihak yang mendapatkan peluang tidak banyak dan mayoritas masyarakat tidak mendapatkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

“Dinamika ini juga terjadi pada negara maju. Salah satu program yang dapat dilakukan adalah menaikkan pajak bagi yang mampu,” papar Boediono.

Mengenai perekonomian Indonesia, Wapres menyebutkan, sesuai Undang-Undang Dasar sifatnya adalah membangun sistem perekonomian kekeluargaan. Namun, di pasal yang lain, perekonomian Indonesia dibangun berdasarkan keadilan.

Pertemuan Wapres dengan diaspora Indonesia di Belanda yang dihadiri oleh  Dubes LBBP Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Retno LP Marsudi itu berlangsung selama 1,5 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stop Romantisasi Orde Baru: Membaca Ulang Krisis 1998

Stop Romantisasi Orde Baru: Membaca Ulang Krisis 1998

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:37 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi

Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:50 WIB

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

Rupiah Tembus Rp17.310, Sinyal Bahaya Ekonomi Lebih Buruk dari Krisis 1998?

Rupiah Tembus Rp17.310, Sinyal Bahaya Ekonomi Lebih Buruk dari Krisis 1998?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 16:52 WIB

Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998

Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 07:55 WIB

CSIS: Situasi Sekarang Mirip 1998, Ada Ketidakadilan dan Tekanan Ekonomi

CSIS: Situasi Sekarang Mirip 1998, Ada Ketidakadilan dan Tekanan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 15:18 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Krisis 1998, Tapi Pemerintah Masih Santai?

Rupiah Nyaris Tembus Krisis 1998, Tapi Pemerintah Masih Santai?

Your Say | Kamis, 27 Maret 2025 | 15:55 WIB

Indonesia Pernah Menjadi Pasien IMF Saat Krisis 1998, Jokowi: Kita Gak Mau Masuk Lagi

Indonesia Pernah Menjadi Pasien IMF Saat Krisis 1998, Jokowi: Kita Gak Mau Masuk Lagi

News | Jum'at, 17 Februari 2023 | 19:07 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×