Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:50 WIB
Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi
Foto Arsip: Mahasiswa meluber hingga ke kubah Grahasabha Paripurna ketika menggelar unjuk rasa yang menuntut reformasi menyeluruh, Selasa (19/5/1998). [ANTARA FOTO/SAPTONO]
  • Ekonom UGM Yudistira Hendra Permana menyatakan ekonomi Indonesia saat ini sedang menunjukkan gejala krisis namun belum multidimensi.
  • Krisis ekonomi saat ini ditandai pelemahan rupiah, penurunan daya beli, serta tertahannya investasi yang memicu keresahan sosial.
  • Situasi terkini belum menyerupai krisis 1998 karena absennya akumulasi masalah politik, hukum, dan ketiadaan figur pengganti pemimpin.

Suara.com - Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Yudistira Hendra Permana menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini memang menunjukkan gejala krisis. Namun, ia menyebut situasi tersebut belum sepenuhnya menyerupai krisis multidimensi yang terjadi pada 1998.

Menurut Yudistira, krisis 1998 bukan hanya dipicu persoalan ekonomi. Melainkan akumulasi masalah sosial, politik, dan hukum yang berlangsung dalam waktu lama pada era Orde Baru. Sementara saat ini tekanan terbesar masih berada di sektor ekonomi.

"Kalau '98 itu ya, krisisnya itu tidak hanya krisis ekonomi ya sebetulnya ya, tetapi juga krisis multidimensi, sosial, terus politik dan hukum itu jadi satu," kata Yudistira, kepada Suara.com, Jumat (5/6/2026).

Ditambah lagi saat ini masyarakat masih memiliki ruang lebih terbuka untuk menyampaikan kritik dibanding masa Orde Baru.

Oleh karena itu kondisi sosial-politik sekarang ini, kata Yudistira yang dinilai belum mencapai titik ledakan seperti menjelang Reformasi 1998.

"Nah, sehingga kalau mau diarahkan untuk tercipta sebuah reformasi ya seperti '98 ini memang butuh prakondisi yang cukup lain," ujarnya.

Kendati demikian, Yudistira menegaskan bahwa gejala krisis ekonomi sebenarnya sudah mulai tampak jelas.

Pelemahan rupiah, penurunan daya beli, hingga tertahannya investasi disebut menjadi indikator yang tidak bisa diabaikan.

"Kalau untuk sekarang krisis ekonominya itu sudah terlihat," tegasnya.

Keresahan sosial akibat tekanan ekonomi sebenarnya bisa muncul sewaktu-waktu. Terlebih jika inflasi pangan dan harga kebutuhan pokok terus meningkat.

Namun, kondisi tersebut belum cukup untuk memicu situasi seperti 1998 tanpa adanya faktor politik atau prakondisi lain yang mengikuti.

Ia mencontohkan pada masa menjelang Reformasi 1998 terdapat berbagai rangkaian peristiwa yang memperbesar tekanan terhadap pemerintahan saat itu, mulai dari kasus Kudatuli hingga situasi DOM Aceh.

Rangkaian peristiwa tersebut menjadi bagian dari prakondisi yang mendorong perubahan politik secara masif.

"Itu kan adalah situasi-situasi yang boleh dibilang ada upaya-upaya untuk melakukan kudeta pada saat itu," ujarnya.

Yudistira menyebut kondisi serupa belum terlihat saat ini. Ditambah lagi masyarakat juga dinilai masih gamang terhadap arah suksesi kepemimpinan apabila terjadi pergantian kekuasaan secara tiba-tiba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!

Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:05 WIB

Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?

Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:50 WIB

Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni

Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:52 WIB

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:02 WIB

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme

Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:26 WIB

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB

Terkini

Sering Dipingpong Antarinstansi, Banyak Korban Kekerasan Akhirnya Pilih Stop Mengadu

Sering Dipingpong Antarinstansi, Banyak Korban Kekerasan Akhirnya Pilih Stop Mengadu

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:47 WIB

Sony Sonjaya Bakal Bongkar Nama-Nama Besar 'Pemain' MBG, LPSK Siap Beri Perlindungan

Sony Sonjaya Bakal Bongkar Nama-Nama Besar 'Pemain' MBG, LPSK Siap Beri Perlindungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:45 WIB

BGN Alihkan Jatah MBG dari Sekolah Elite ke Wilayah 3T, Nanik: Fokus Perbaiki Kualitas

BGN Alihkan Jatah MBG dari Sekolah Elite ke Wilayah 3T, Nanik: Fokus Perbaiki Kualitas

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:25 WIB

Sony Sanjaya Ajukan JC: Klaim Ditekan Nama Besar, Bukan Otak di Balik Korupsi MBG!

Sony Sanjaya Ajukan JC: Klaim Ditekan Nama Besar, Bukan Otak di Balik Korupsi MBG!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:24 WIB

Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!

Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:05 WIB

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Dukuh Atas Usai Picu Kemacetan dan Viral di Medsos

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Dukuh Atas Usai Picu Kemacetan dan Viral di Medsos

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:23 WIB

Rupiah Melemah dan Daya Beli Turun, Indonesia Berpotensi Mengarah ke Krisis Ekonomi

Rupiah Melemah dan Daya Beli Turun, Indonesia Berpotensi Mengarah ke Krisis Ekonomi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:18 WIB

Sony Sonjaya Ajukan JC, Siap Ungkap Nama-nama Besar di Balik Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ajukan JC, Siap Ungkap Nama-nama Besar di Balik Korupsi MBG

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:06 WIB

Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim

Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:43 WIB

Tragedi di Lampu Merah Cengkareng, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Kontainer saat Dibonceng Ayah

Tragedi di Lampu Merah Cengkareng, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Kontainer saat Dibonceng Ayah

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:31 WIB