Korban Erupsi Merapi Tambah Penghasilan Lewat Kerajinan Rajut

Doddy Rosadi

Selasa, 08 April 2014 | 08:44 WIB
Korban Erupsi Merapi Tambah Penghasilan Lewat Kerajinan Rajut
Warga mengungsi pascahembusan Gunung Merapi di Tlogowatu, Kemalang, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Suara.com - Kaum perempuan di lereng Gunung Merapi, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil mengembangkan usaha kreatif kerajinan rajut sehingga dapat menambah pendapatan ekonomi warga setempat.

"Sejumlah ibu-ibu yang menjadi korban erupsi Merapi tergabung dalam kelompok membuat tas rajut Merapi," kata Ketua Kelompok Rajut Merapi Tuti Harjanti di Sleman, Selasa (8/4/2014).

Ia menjelaskan usaha toko kelontongnya terpaksa harus tutup selama tiga bulan karena erupsi Merapi pada 2010. Kondisi selama kurun waktu tersebut, memberatkan ekonomi rumah tangga.

"Karena tidak ada pemasukan, sedangkan pengeluaran sehari-hari berjalan terus," katanya.

Ia mengatakan berbekal keahlian merajut yang didapat dari pelatihan yang diberikan Disperindagkop Kabupaten Sleman pada 2012 di Desa Wukirsari, 17 ibu mulai membuat usaha aksesoris rajutan yang kemudian dikembangkan menjadi berbagai kreasi rajut, antara lain berupa tas, dompet, dan taplak meja.

"Produk-produk yang dihasilkan pertama dipamerkan pada Pasar Lebaran yang diselenggarakan Disperindagkop Sleman pada 2012 di Desa Wukirsari dan Kepuharjo," katanya.

Pameran itu, mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat sehingga kelompok rajut tersebut mulai kebanjiran pesanan. Kelompok pelatihan itu, kemudian membentuk Kelompok Rajut Merapi dan rutin bertemu setiap seminggu.

"Varian produk Rajut Merapi saat ini adalah tas, dompet, tempat botol air mineral, bros, penjepit rambut, bandana, dan lain-lain. Produksi saat ini dikonsentrasikan pada produk aksesoris wanita, karena varian tersebut paling laku di pasaran," katanya.

Tuti mengatakan harga produk Rajut Merapi bervariasi, untuk tas mulai dari harga Rp80 ribu hingga Rp400 ribu, tergantung dari tingkat kerumitan dan bahan lain yang menjadi komponen pendukung produk tersebut.

"Produk dompet berkisar Rp10 ribu hingga Rp100 ribu, dan untuk produk aksesoris rajut dari harga Rp1.000 hingga Rp5.000," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik

Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:49 WIB

5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior

5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:49 WIB

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:48 WIB

298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim

298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim

Sumbar | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Program 25 Juta Rekening Bansos Rawan Potongan Liar hingga Politisasi

Program 25 Juta Rekening Bansos Rawan Potongan Liar hingga Politisasi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:45 WIB

OJK Respons Pernyataan Wail Ketua DPR Dasco soal Indonesia Bikin Lembaga Rating Sendiri

OJK Respons Pernyataan Wail Ketua DPR Dasco soal Indonesia Bikin Lembaga Rating Sendiri

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Asal Bangun, Viral Kopdes di Sini Hampir Tenggelam karena Banjir

Asal Bangun, Viral Kopdes di Sini Hampir Tenggelam karena Banjir

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kaiju No. 8 Tutup Cerita Anime Lewat Film The Final Mission, Tayang 2027

Kaiju No. 8 Tutup Cerita Anime Lewat Film The Final Mission, Tayang 2027

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Bukan Sekadar Ajang Berebut Medali, Ini Target Besar di Balik Porprov Jateng 2026

Bukan Sekadar Ajang Berebut Medali, Ini Target Besar di Balik Porprov Jateng 2026

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:37 WIB

37 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pencurian Kabel Modus Gali Jalan di Samarinda

37 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pencurian Kabel Modus Gali Jalan di Samarinda

Kaltim | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:35 WIB

×