Tiga Bulan, Laba PT Astra International Mencapai Rp4,7 Triliun

Doddy Rosadi

Senin, 28 April 2014 | 18:05 WIB
Tiga Bulan, Laba PT Astra International Mencapai Rp4,7 Triliun
Gedung PT Astra International. (Humas Astra)

Suara.com - Pendapatan bersih PT Astra International Tbk dan anak perusahaannya (Astra atau Perseroan) per Maret 2014 mencapai Rp 49,8 triliun, naik 7% dibandingkan periode yang sama tahun 2013.

Sementara laba bersih mencapai Rp 4,7 triliun, mengalami kenaikan sebesar 10% dari Rp 4,3 triliun. Laba bersih per saham naik sebesar 10% menjadi Rp 117 per saham. Nilai bersih aset Astra Rp 2.197 per saham pada 31 Maret 2014, mengalami peningkatan sebesar 6% dibandingkan periode akhir tahun 2013 sebesar Rp 2.073.

“Persaingan harga di pasar mobil telah mengurangi penghasilan di sektor otomotif Astra, meskipun volume penjualan meningkat. Sementara itu kinerja dari sektor agribisnis mengalami peningkatan terutama disebabkan oleh naiknya harga CPO, sedangkan sektor kontraktor pertambangan berhasil meningkatkan volume produksi batubara. Kami memperkirakan peningkatan kompetisi di pasar mobil dan lemahnya harga batu bara akan terus berlanjut pada tahun 2014,” ungkap Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto, dalam siaran pers yang diterima suara.com, Senin (28/4/2014).

Laba bersih Divisi Otomotif turun sebesar 5% menjadi Rp 2 triliun. Walaupun permintaan otomotif masih baik sepanjang kuartal pertama tahun 2014, terjadinya perang diskon pada pasar mobil masih memberikan pengaruh pada laba bersih Astra. Kontribusi laba bersih dari bisnis grup komponen juga mengalami penurunan, menyusul turunnya kepemilikan saham Perseroan di Astra Otoparts dari 95,7% menjadi 80% pada kuartal kedua tahun 2013.

Laba bersih Divisi Jasa Keuangan mengalami penurunan 5% menjadi Rp 981 miliar. Pertumbuhan yang kuat dari portofolio jasa keuangan termasuk di dalamnya Federal International Finance, PermataBank dan Astra Credit Companies sedikit berkurang akibat penurunan kontribusi Asuransi Astra Buana.

Laba bersih Divisi Alat Berat dan Pertambangan naik 39% menjadi Rp 959 miliar. PT United Tractors Tbk (UT), yang 59,5% sahamnya dimiliki oleh Perseroan, melaporkan peningkatan pendapatan bersih sebesar 12% dan peningkatan laba bersih sebesar 40% menjadi Rp 1,6 triliun.

Laba bersih Divisi Agribisnis naik 120% menjadi Rp 625 miliar. PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL), yang 79,7% sahamnya dimiliki oleh Perseroan, melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 120% menjadi Rp 785 miliar.

Laba bersih Divisi Infrastruktur dan Logistik turun sebesar 30% menjadi Rp 87 miliar. PT Marga Mandala Sakti (MMS), operator jalan tol yang mengoperasikan jalur Tangerang – Merak sepanjang 72,5 km, yang 79,3% sahamnya dimiliki oleh Perseroan, mencatat peningkatan volume trafik kendaraan sebesar 4% menjadi 10 juta kendaraan dengan tarif rata-rata meningkat 14%.

Laba bersih Divisi Teknologi dan Informasi naik 26% menjadi Rp 26 miliar. PT Astra Graphia Tbk (AG), sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan agen tunggal Fuji Xerox di Indonesia, yang 76,9% sahamnya dimiliki oleh Perseroan, mencatat laba bersih sebesar Rp 33 miliar, naik 26%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Chandra Asri Caplok Saham Otomotif Pengendali Astra International di Singapura dan Malaysia

Chandra Asri Caplok Saham Otomotif Pengendali Astra International di Singapura dan Malaysia

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:14 WIB

RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar

RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:06 WIB

Pemerintah Diminta Jelaskan Status Tambang Emas Martabe

Pemerintah Diminta Jelaskan Status Tambang Emas Martabe

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 09:01 WIB

KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh

KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 15:00 WIB

Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil

Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 19:05 WIB

RUPSLB Astra: Tiga Petinggi Mundur, Ini Daftar Direktur dan Komisaris Terbaru

RUPSLB Astra: Tiga Petinggi Mundur, Ini Daftar Direktur dan Komisaris Terbaru

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 16:15 WIB

Dua Komisaris dan Satu Direksi Astra International (ASII) Tiba-tiba Mundur

Dua Komisaris dan Satu Direksi Astra International (ASII) Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:40 WIB

Penjualan Mobil di Semester Pertama Anjlok, Daihatsu: Lebih Parah dari Era Covid-19

Penjualan Mobil di Semester Pertama Anjlok, Daihatsu: Lebih Parah dari Era Covid-19

Otomotif | Kamis, 10 Juli 2025 | 18:56 WIB

Kumpul Sahabat Daihatsu 2025 di Palembang Gandeng Komunitas Otomotif dan Promosikan UMKM Lokal

Kumpul Sahabat Daihatsu 2025 di Palembang Gandeng Komunitas Otomotif dan Promosikan UMKM Lokal

Otomotif | Minggu, 06 Juli 2025 | 13:21 WIB

Astra Kuasai 56 Persen Pasar Otomotif Nasional, Catatkan Penjualan 482.964 Unit pada 2024

Astra Kuasai 56 Persen Pasar Otomotif Nasional, Catatkan Penjualan 482.964 Unit pada 2024

Bisnis | Selasa, 14 Januari 2025 | 13:39 WIB

Terkini

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

×