Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Tiga Indikator yang Membuat KSSK Menyelamatkan Bank Century

Doddy Rosadi

Jum'at, 02 Mei 2014 | 14:55 WIB
Tiga Indikator yang Membuat KSSK Menyelamatkan Bank Century
Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani. (suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak pernah bertanya tentang manfaat dari kebijakan yang diambilnya sebagai Ketua KSSK ketika menetapkan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Menurut dia, keputusan tersebut diambil karena sudah ada indikator Indonesia akan mengalami krisis keuangan seperti yang terjadi pada 1998. Antara lain, nilai tukar rupiah turun dari Rp9.000 per dolar Amerika menjadi Rp12.000 per dolar Amerika. Selain itu, indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Jakarta anjlok dari level 2.000 ke level 1.100.

Selain itu, para pemegang Surat Utang Negara mulai menjual obligasinya dan membuat suku bunga naik dari 10 persen menjadi 20 persen.

“Setiap kenaikan 1 persen dari suku bunga SUN maka pemerintah harus mengeluarkan dana tambahan 1 triliun jadi totalnya 10 triliun. Penurunan IHSG ke level 1.100 membuat dana yang hilang mencapai Rp1.000 triliun, serta anjloknya rupiah membuat masyarakat kehilangan daya beli karena inflasi yang tinggi. Kebijakan yang saya ambil itu berarti telah membuat negara tak harus mengeluarkan Rp10 triliun untuk bunga SUN, dan modal asing bisa kembali lagi sekitar Rp1.000 triliun serta modal asing bisa kembali lagi ke Indonesia sehingga tercipta lapangan pekerjaan,” kata Sri Mulyani, saat menjadi saksi dalam kasus korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik di Pengadilan Tipikor, Jumat (2/5/2014).

Sri Mulyani menambahkan, keputusan untuk menetapkan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik bukan berdasarkan aset bank itu yang hanya sekira Rp11 triliun. Tetapi, karena adanya kekhawatiran di kalangan masyarakat ketika melihat nasabah Bank Century di Medan dan Surabaya tidak bisa mengambil dananya di bank itu.

“Ini persis seperti yang terjadi pada 1998. Masyarakat pasti akan berpikir apakah dananya yang disimpan di bank juga aman. Kalau mereka merasa tidak aman, maka otomatis akan terjadi penarikan dana secara besar-besaran seperti kasus yang terjadi pada 1998,” tambah Sri Mulyani.

Sri Mulyani menilai, krisis yang mengancam Indonesia jauh lebih besar dari yang dia bayangkan. Karena, ada 23 bank yang kesulitan likuiditas, termasuk Bank Century. Namun, dalam rapat KSSK pada November 2008, yang jadi pembahasan hanya nasib Bank Century.

Menurut dia, keputusan untuk menetapkan Bank Century sebagai bank berdampak sistemik didasarkan kepada jumlah dana nasabah yang dijamin pemerintah dan yang tidak dijamin serta hubungan transaksi interbank.

Pada rapat 21 November 2008, KSSK menetapkan Bank Century sebagai bank gagal dengan dampak sistemik. Pemerintah kemudian memberikan dana talangan sebesar Rp6,7 triliun untuk menyelamatkan Bank Century.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anas Juga Serang SBY Soal Kasus Century

Anas Juga Serang SBY Soal Kasus Century

News | Jum'at, 02 Mei 2014 | 14:04 WIB

Sri Mulyani: Keputusan Saya Membuat Indonesia Lolos dari Krisis

Sri Mulyani: Keputusan Saya Membuat Indonesia Lolos dari Krisis

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2014 | 13:57 WIB

Alasan Penyertaan Modal Century, Sri Mulyani Tidak Mau Krisis Moneter Terulang

Alasan Penyertaan Modal Century, Sri Mulyani Tidak Mau Krisis Moneter Terulang

News | Jum'at, 02 Mei 2014 | 13:46 WIB

Sri Mulyani Jadi Saksi di Tipikor, 300 Polisi Dikerahkan

Sri Mulyani Jadi Saksi di Tipikor, 300 Polisi Dikerahkan

News | Jum'at, 02 Mei 2014 | 13:44 WIB

Sri Mulyani: Ada Lima Bank yang Nasibnya Sama Seperti Bank Century

Sri Mulyani: Ada Lima Bank yang Nasibnya Sama Seperti Bank Century

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2014 | 11:16 WIB

Terkini

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:17 WIB

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:08 WIB

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:02 WIB

Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:57 WIB

DPR Dorong Buyback, Saham Bank Himbara Kompak Melesat, IHSG Ikut Terbang

DPR Dorong Buyback, Saham Bank Himbara Kompak Melesat, IHSG Ikut Terbang

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:53 WIB

CFX Luncurkan Indeks CFX10, Acuan Baru Pantau Pergerakan Pasar Kripto Indonesia

CFX Luncurkan Indeks CFX10, Acuan Baru Pantau Pergerakan Pasar Kripto Indonesia

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:40 WIB

DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?

DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:05 WIB

Telkom Gelar RUPST Tahun Buku 2025 dan Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun

Telkom Gelar RUPST Tahun Buku 2025 dan Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:55 WIB

Bahlil Ngebut Terapkan B50, Uji Coba Belum Tuntas

Bahlil Ngebut Terapkan B50, Uji Coba Belum Tuntas

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:49 WIB

DPR Kumpulkan Bos Himbara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN saat Harga Murah

DPR Kumpulkan Bos Himbara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN saat Harga Murah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:38 WIB